
pagi itu harlene mau berangkat kerja ke rv park. ia bertemu penghuni rumah itu ternyata aretha dan raymond
"Selamat pagi pih mih" sapa harlene sopan "papi mami tinggal disini?"
"iya sudah dua hari sayang. kamu mau kemana?" tanya raymond
"Avina mau kerja pih" jawab harlene sopan "Kalau papi mami mau bertemu dengan triple G mereka ada di cafe mini. tapi sekarang masih sekolah didalam. jam 12 nanti mereka selesai.. mereka cucu kalian juga"
"Sekolah di dalam?" tanya aretha "kenapa tak sekolah di sekolahan supaya bisa interaksi dengan teman"
"Ehmm.. itu" harlene bingung mau menjawab apa
"Mereka sudah pindah puluhan sekolah, tapi akhirnya minta keluar karena mereka selalu berkelahi, karena dimanapun mereka sekolah mereka selalu di hujat anak haram oleh temannya" regine yang menjawab karena ia baru keluar rumah membawakan bekal sarapan harlene yang ketinggalan
"Harlene duluan pih mih mah" pamit harlene setelah menerima bekalnya meninggalkan kedua mertuanya yang sangat terpukul mendengar ucapan regine.
*****
Seminggu berlalu rumah raymond bertambah dua penghuni. hansen yang mau menjemput cucunya di rumah raymond terkejut melihat sepasang pasutri di rumah raymond. wanita itu adalah wanita yang dipoto olline dulu
raymond mengajak hansen duduk dan menceritakan siapa mereka
"Sebelum menikah dengan aretha, saya sudah menikah dengan wanita lain, agatha kakak aretha. karena tak memiliki anak kami mengadopsi reinald. sampai istri pertama saya berpulang karena sakit saya menikahi aretha. reinald menjadi anak sambung kami berdua"
"Dulu reinald sangat nakal, ia berandalan, pecandu, penjudi, pemabuk. daddy reinhard sudah mengusirnya dari rumah. sekeluarga dilarang menyebut nama rrinald lagi. akhirnya ia menikahi Yemima tapi masih tak berubah. saat gerald sudah memiliki perusahaan sendiri ia membelikan apartemen dan membuka mini market franchaise untuk reinald dan yemima agar bisa melangsungkan hidup dua kakaknya. sayang sekali reinald masih tak berubah"
"Sampai empat tahun lalu, ia sedang bersenang senang pesta narkoba dengan temannya. yemima mau melahirkan. tapi reinald tak bisa di hubungi. akhirnya bayi mereka berpulang saat masih dalam perut. mereka hampir bercerai. gerald datang ke vancouver mendamaikan mereka. akhirnya reinald bertobat karena kehilangan anaknya dan mereka bersama kembali" tutup raymond
"gerald memang berhasil membuat kakaknya tak bercerai tapi akhirnya ia yang harus berpisah dengan anak istrinya karena salah paham. dan anaknya dihujat oleh orang orang" imbuh aretha "bahkan dady rein meninggal dunia kena serangan jantung saat ia tau gerald berpisah dengan harlene membawa triple G"
ada perasaan bersalah dihati hansen karena saat itu ia bahkan tak memberi kesempatan pada gerald menjelaskan. ia sedih sekali karena egonya menjadikan cucunya sebagai korban egonya
"Minta Gerald hubungi saya Ray" pinta hansen , raymond tersenyum dan mengangguk
♡♡♡♡♡♡
Ulang tahun triple G yang ke empat
Hansen, regine, aretha, raymond, donny, rara, reinald, yemina datang ke cafe mini menemani harlene merayakan ulang tahun triple G kecil kecilan
Sebelum acara tiup lilin di mulai, suara klakson terdengar kencang sekali di luar, maid mereka mbok parsi membukakan pintu
__ADS_1
seorang pria tampan bertubuh tegap dan kekar dengan tinggi 195 cm, hidung mancung, mata elang, bibir tipis masuk dengan tiga pengawal membawa tiga kardus berukuran sangat besar dan meletakkannya di ruang tamu
"Bagaimana anak papa bisa ulang tahun tanpa papa?" ucap pria itu sambil tersenyum merentangkan tangannya . tiga iblis kecil itu berlari memeluk gerald. gerald memeluk dan menciumi mereka . terakhir gerald menggendong tubuh kecil gladys ke arah keluarganya berada
"Make a wish.. tiup" ucap gerald. semua meniup lilin bersama sama. photografer mengabadikan moment itu
acara selesai dan anak anak itu mengelilingi gerald mau membuka hadiah yang di bawa papa mereka. gerald memberi motor trail mini buat putranya dan membeli mobil aki berukuran besar untuk putrinya
harlene yang merasa dirinya kurang sehat segera naik kekamar meninggalkan keramaian dan membersihkan diri. usai mandi ia segera berbaring dan memejamkan mata
♡♡♡♡♡
"Hubby.. sudah satu jam di ketuk tak dibuka" lapor regine pada hansen
"Mama mana kunci cadangan?" tanya gerald . hansen ke kamarnya mengambil kunci cadangan. sampai mereka berhasil masuk
"Demam tinggi sekali" ucap aretha dan regine bersamaan
hansen menelpon sherly meminta mengirimkan dokter untuk memeriksa harlene. gerald menatap dalam pada tubuh kecil istrinya yang tengah meringkuk.
tak lama dokter tiba. "Nona muda lagi" setelah memeriksa keadaan harlene. dokter menyuntikkan dua macam suntikan di lengan harlene. sejam kemudian harlene bangun.
"Papa.. aku tak mau melihatnya" pinta harlene
"Papa tinggalkan kami disini, avina istri gerald" tegas gerald
"Kalau kamu ingin aku mati, tetaplah disini gerald millano" tegas harlene.
"Keluarlah dulu" pinta aretha. akhirnya gerald keluar juga
♡♡♡♡♡
Dua hari kemudian
Gerald membawa anak anaknya ke halaman belakang villanya untuk bermain motor trail dan mobil aki
gladys belum bisa mengemudikan mobilnya. gerald dengan telaten mengajarinya . tapi kalau gallen dan gabriel langsung bisa setelah diajari sebentar saja oleh gerald
"papa papa.. mobilnya tak bisa mundur" pekik gladys
"baby.. tuasnya di dorong ke belakang ya" ucap gerald dengan sabar sampai gladys mampu memundurkan mobilnya
__ADS_1
"boy jangan mengarah ke kolam renang. kalau motornya kecebur akan rusak" gerald mengingatkan .
hansen menghampiri gerald "Pa.. bisa minta kunci gerbang lahan disamping Dapur RV Catering?" hansen mengangguk.
"Tunggulah sebentar" hansen pulang ke villanya. setelah menemukan kuncinya ia menyerahkan pada gerald. gerald memanggil asistennya
"Sergio ubah lahan empat hektar ini menjadi rumput jepang, aku mau menjadikan arena trail anakku. cari di map dapur rv catering. ini kunci gerbang di sampingnya" gerald menyerahkan kunci pada asistennya
"Baik Tuan Muda"
hansen tersenyum melihat interaksi gerald dengan anaknya.
"Mama mana opa?" tanya gladys pada hansen.
"Mama kerja sayang" jawab hansen
"papa sudah pulang, kenapa mama masih kerja?" tanya gladys "kenapa papa tak meminta mama berhenti kerja, apa uang papa sudah habis? teman gladys mamanya di rumah , papanya yang kerja"
hansen bingung harus menjawab apa. dia menatap gerald. gerald berpikir sesaat . pasalnya sejak tadi pagi. harlene memutuskan tinggal di ruko rv park. di kamar lama ana.
"Kemarin waktu papa pergi, mama kan bekerja. sekarang mama sedang menyelesaikan pekerjaannya supaya bisa segera berhenti kerja" jawab gerald "uang papa tak akan habis habis karena papa tetap bekerja untuk kalian"
malam jam delapan gladys demam, ia mengigau dan menangis mencari harlene. setelah dokter memeriksa gladys, dokter memberikan obat penurun demam melalui anus dan memberikan obat berbentuk syrup. demam gladys mulai turun. tapi ia masih mengigau memanggil mamanya
"Avina pulanglah, gladys demam tinggi" perintah hansen tegas. harlene langsung pulang.
"Mana gladys pah? bagaimana keadaannya?"
"Gladys di rumah omanya. dokter sudah memberi penurun demam. ia mencarimu"
harlene segera ke rumah aretha "Mami dimana gladys?" tanya harlene sopan
"Naiklah. gladys di kamar gerald"
"ehmm bisakah minta maid membawanya turun. avina akan membawanya pulang ke ruko"
"Naik" perintah gerald tiba tiba lalu menarik tangan harlene naik ke lantai dua memasuki kamarnya
harlene memeluk dan menciumi gladys yang mengigau memanggil namanya "baby.. mama disini nak. kita pulang ya" harlene yang kurang sehat berusaha menggendong gladys
"Istirahatlah. kamu demam" gerald mengangkat tubuh mungil yang semakin ringan itu ke samping gladys
__ADS_1