
Sudah dua hari regan diijinkan pulang ke rumah , ana merawatnya dengan telaten. agar ana bisa sepenuhnya mengurus regan, hansel meletakkan dua staffnya mengurus usaha ana dan keuangannya
Sore ini harisno dan hansel datang ke villa ana, saat keduanya memasuki kamar regan. ana langsung keluar kamar dan meminta maid menghidangkan makanan minuman
ana sendiri kembali ke kamarnya membersihkan diri lalu keluar rumah dengan mobilnya. ia menuju ruko. saat ia mendapat pesan dari maid bahwa hansel sudah pulang. ia memeriksa cctv untuk memastikan baru ia kembali ke villanya
beginilah cara yang ana ambil untuk membiarkan hansel harisno nyaman berinteraksi dengan regan. setiap kali mereka tiba maka ana akan keluar
♡♡♡♡♡♡
Tiga bulan berlalu
Regan sudah kembali bekerja ke kantor, ana pun kembali bekerja ke RV Park . rutinitas mereka berjalan seperti dulu. sore pulang mengurua regan, menjelang tutup ia kembali ke rv park menggabungkan uang di brankas baru pulang
Menjelang tutup, ana kembali ke rv park mengumpulkan uang ke brankas untuk disetor besok saat petugas bank tiba
setelah urusan uang beres ana segera keluar rukonya tapi seseorang datang menemuinya . ana mendongak sesaat lalu bertanya
"Ada apa hansel?" tanya ana "kamu sudah makan?"
"Apa kesini hanya buat makan?" tanya hansen merajuk "aku ke villa kamu menghindar, aku kesini kamu tanya makan"
"Maaf aku tak menghindar hanya memberi ruang pada kalian sekeluarga agar merasa nyaman dan punya waktu lebih dekat" jawab ana seadanya
"Bisa ngobrol sebentar?" tanya hansel
"Datanglah ke ruang kerjaku di rumah" ucap ana. hansel mengangguk lalu masuk ke mobil ana, pengawal mengiringi mereka sampai ke villa
"Ada apa?" tanya ana
"mengenai regan, mungkin aku tak punya banyak yang bisa kuberi. dia laki laki. harus berjuang sendiri beda dengan regine, dia perempuan tapi aku janji akan membantunya sampai ke puncak"
"Terserah, kamu bisa memutuskan apapun untuk regan, dia anakmu" jawab ana seadanya "sebagai laki laki memang harusnya dia berjuang dari nol"
"Terima kasih sudah mengerti pemikiranku" kata hansel, ana mengangguk "aku sudah menyetujuinya. kembalilah beristirahat hari sudah malam"
"Ana.. kita mulai dari awal lagi ya, demi anak anak kita" pinta hansel memeluk ana. ana melepaskan pelukan hansel
"Hansel. maafkan aku. aku sudah nyaman dengan kehidupanku saat ini. aku sudah terbiasa dan sungguh menikmati hidupku. kita sama sama sudah tua. cukuplah melihat anak anak kita bahagia dan merawat cucu cucu kita. jadi biarlah seperti biasa" jawab ana pelan sambil tersenyum
"Ana.. maafkan aku"
"semua sudah berlalu, mari berdamai dengan masa lalu kita" jawab ana . hansel mengangguk lesu
♡♡♡♡♡
Dua tahun berlalu
Regan sudah merajai pasar amerika eropah, hansel mendidiknya dengan keras dan disiplin. Rere memang selalu di urutan pertama karena ia didikan hansel langsung sejak usia 15 tahun, hansen urutan kedua. tapi regan pelan pelan merangkak naik dan masuk nominasi crazy rich dunia
__ADS_1
Donny yang dibantu dan dibimbing hansel juga merajai pasar asia. dia raja bisnis asia saat ini. mulai melebar ke australia apalagi sejak menjadi pewaris keluarganya, ia semakin merajai bisnis
"Dad tak niat menikahi mami lagi?" goda regan
"buat apa dinikahi kalau kami tak pernah bercerai?" tanya hansel . regan terkejut
"Loh dad pernah menikah dengan mami? kak rere dan regan bukan anak haram?" tanya regan
"Pernikahan farid dan ibumu hanya sekali lalu bercerai, setelah dua tahun kami menikah hanya pemberkatan tanpa resepsi tapi resmi di mata hukum dan agama. Dad punya kak rere mana mungkin melepas mamimu, semua suratnya dengan farid hanya drama" jelas hansel
"lahan RV park setengah hektar itu 4 triliun, dad jual 40 milliar ke mami sekalian mengurus usaha dan managemennya"
"lahan tiga hektar disampung rv park itu 30 Triliun , dad menjual pada mami 300 milliar"
"kalau bukan istri daddy untuk apa dad membantu mami? dulu dad memang kecewa atas perbuatan mami pada kak rere, tapi dad tetap punya rasa bersalah meninggalkannya dalam keadaan hamil. itu sebabnya dad selalu membantu mami dan kalian sejak dulu. kadang dad takut lose control maka dad memilih lebih banyak tinggal di amerika membantu kakakmu"
regan terbahak bahak "dad bucin akut" hansel tertawa
"tak niat berdamai dengan mami? temen regan punya papa mama, hanya regan yang tak pernah punya keluarga utuh"
"Mami lebih nyaman hidup sendiri" kata hansel tersenyum getir. meski hatinya berdenyut mendengar ucapan regan tak pernah punya keluarga lengkap
"Main drama harus sampai tuntas dad, istilahnya totalitas" ucap regan, hansel tersenyum mengangguk
"Mari papi opname karena kecelakaan, sediakan mobil buat kita bakar dad, opa oma kita kirim jalan jalan ke bali bersama triplet. kalau terlalu totalitas nanti malah opa oma yang opname. tiga hari lagi kita beraksi"
regan menemui opanya dan mengajak meeting ke kantor rere dan hansen. setelah membicarakan rencananya semua setuju membantu regan. bahkan ikut menyusun rencana dengan rapi
esok hari empat opa oma, triplet, harlene, 4 perawat, 2 maid, 8 pengawal berangkat dengan jet pribadi Wijaya Corp ke bali. mereka menempati villa mewah milik rere ditepi pantai.
sejak saat itu hansel tak kelihatan dua hari dan tak ada kabarnya. ana merasa penasaran dan bertanya pada regan
"Kamu bertengkar dengan daddy mu nak?"
"Ngga mih.. kenapa? mami berharap kami bertengkar?" ana menatap wajah regan datar. regan terbahak bahak.
"Daddy sudah tua, biarkan sajalah dia mau kemana, toh mami juga tak peduli dan tak ada urusan. mana tau daddy menikah lagi ya mami doakan saja dad bahagia" jawab regan cuek. ana hanya diam meremas tangannya
"Regan.. bisakah kamu meneruskan usaha mami untuk kedepannya?" tanya ana pelan, regan menaikkan alisnya
"Mami mau kemana?"
"Mami sudah tua, ingin melewatkan hidup mami dengan tenang di kalimantan, dengan pemandangan alam" ucap ana membuat regan terkejut
"Akan regan pikirkan"
♡♡♡♡♡
Malam jam tujuh
__ADS_1
Regan makan malam dengan ana, ponsel regan berdering saat ia mencuci tangan di wastafel
"Angkat saja mih"
"Halo.... ya benar ini ponsel Tuan Regan"
"..... "
"Apa??? kecelakaan"
"....."
"Baik saya kesana sekarang"
"....."
"Regan.. daddy kamu kecelakaan tunggal, kita ke rumah sakit"
"Hah.. kok bisa?" tanya regan panik "kita ke rumah sakit" regan lari ke kamar mengambil tas dan kunci mobil "ayo mih cepat"
regan mengemudi dengan kecepatan penuh. mereka pun segera tiba di IGD
"pasien kehabisan banyak darah butuh transfusi. golongan darah RH NULL. stock kosong"
"ambil darah saya dokter "
"kurang Tuan Muda"
"Proses saya , saya hadirkan lebih banyak orang" pinta regan , ia menghadirkan hansen rere terry zerah dan sejumlah orang
"Hansel, kamu harus kuat dan sembuh. kalau kamu pergi. aku akan bersamamu" bisik ana. ia tak menangis. dan terus mengusap kepala hansel "kamu cinta pertama dan terakhirku. kamu hidup aku hidup. kamu mati aku mati. andai ada waktu aku akan memaafkanmu dan memperbaiki semua"
"Kita bisa lakukan tindakan sekarang" perintah dokter "lakukan yang terbaik dokter" pinta ana. ia hanya tersenyum
senyumnya membuat semua orang bergidik. dia hanya diam dan tersenyum "Mih.. mami tak khawatir?" tanya rere menangis
"Buat apa mami khawatir? kalau dad pergi maka mami bersamany" sontak semua menatap tajam pada ana "Mami jangan nekat"
"kalian sudah besar, tak ada yang mami beratkan lagi" jawab ana tenang. tak ada semangat hidup lagi . regan memeluknya
"kalau mau menangis, menangislah mi" akhirnya ana meraung histeris dalam pelukan regan "kalau mami pergi harus jaga kakakmu dengan baik regan" pesannya
"Mami ga bisa pergi"
"Daddy pergi mami pasti pergi" tegas ana dengan wajah tenang.
jam enam pagi ruangan operasi terbuka. "Pasien sudah melewati masa kritisnya" ucap dokter "Terima kasih dokter" ucap regan rere rara hansen bersamaan. ana langsung pingsan
__ADS_1