Kisah 20 Tahun Lalu

Kisah 20 Tahun Lalu
Bab 66 - kelahiran triplet


__ADS_3

Sepeninggal gerald, harlene tak berpikir macam macam, ia tau suaminya sering menunjukkan wajah dingin pada patrick. harlene pun segera memulai meeting dan memperkenalkan program yang baru ia ciptakan dan menjelaskan fungsi pada teamnya. sebagian merekam acara meeting untuk mempelajari ulang bila mereka melupakan sesuatu.


Setelah meeting selesai, mereka makan siang karena tersedia lunch box. usai makan harlene mulai menjalankan training penggunakan dan sistem operasi program baru tersebut pada teamnya. tak terasa waktu menunjukkan pukul tujuh malam


harlene segera menghubungi gerald menyatakan sudah selesai. setengah jam kemudian gerald menjemputnya. tapi mereka langsung ke bandara


"Aku besok pagi ada pertemuan, besok siang ada perjalanan bisnis dadakan. kita harus segera kembali" ucap gerald dingin. harlene hanya mengangguk dan menaiki jet pribadi millano


Harlene tertidur di pesawat sampai pesawat tiba, gerald membangunkannya. harlene mengerjabkan matanya. biasa gerald tak tega membangunkannya dan langsung mengangkatnya ke mobil


"mungkin beratku bertambah sehingga ia tak kuat menggendongku atau takut aku jatuh" batin harlene, lalu segera turun menuju ke luar bandara ke arah mobil menunggu mereka


supir membawa mereka ke mansion gerald. "istirahat dan tidurlah, aku di ruang kerja menyiapkan bahan meeting. perusahaan cabangku ada masalah di quebec. besok pagi setelah meeting aku akan ke quebec sampai masalah perusahaan selesai. kamu mau disini atau di mansion opa hansel , sayang?" tanya gerald


"Berapa lama?" tanya harlene


"mungkin sebulan sampai tiga bulan" jawab gerald "kamu ikut?"


"tidak, pekerjaanku padat. aku pulang ke mansionku saja. aku siapkan pakaianmu"


"di quebec ada apartemen pribadiku lengkap dengan pakaian, tak perlu membawakan pakaian, cukup siapkan carger dan alat mandi saja" jawab gerald. harlene mengangguk . ia tak pernah tau aset dan penghasilan suaminya. bahkan dua black card pemberian suaminya tak pernah ia gunakan . kecuali satu kartu yang khusus kebutuhan bulanan mansion


malam itu gerald nerada di ruang kerja tak kembali ke kamar, besok pagi jam empat ia berangkat membawa koper mini yang disiapkan harlene lalu meninggalkan memo diatas nakas samping bantal istrinya


"aku pergi duluan, aku tak tega membangunkanmu, jaga kesehatan, Love you"


empat bulan gerald berada di quebec , sangat jarang memberi kabar pada harlene . sesekali dia meminta harlene menjaga kesehatan baik baik dan menyampaikan ia merindukan istrinya


harlene yang selalu positive thinking tidak memiliki pikiran apapun tentang gerald. sampai bulan keenam gerald di quebec, olline mengirimkan poto mesra gerald bersama seorang wanita di vancouver.

__ADS_1


harlene minta hal ini di rahasiakan pada keluarga mereka. olline menyanggupinya, ia tak mau keadaan menjadi rumit. ia pun hanya kebetulan saja melihat gerald karena dia ada acara perlombaan fashion show design buatan perusahaannya


Harlene sangat terpukul atas perbuatan gerald yang membohonginya di quebec ternyata di vancouver bersama wanita lain . seketika perutnya mulas. ia memanggil maid membantunya ke mobil , ia ke rumah sakit di antar supir dan maid


maid di rumah mengabari gerald secara diam diam, gerald langsung naik ke pesawat pribadi menuju torronto. maid yang menemani harlene segera menelpon aretham aretha dan keluarganya menuju ke rumah sakit


"Keluarga nona harlene"


"kami orangtuanya"


"Harus di lakukan tindakan sc sekarang tuan nyonya"


"lakukan yang terbaik dokter" pinta reinhard , reinhard segera mengurus prosedur rumah sakit


millano tak menghubungi hansel karena gerald belum tiba. mereka tak mau ada perselisihan. itu pun sesuai kemauan harlene


"kau kemana saja hah?" tanya reinhard


"gerald langsung pulang saat mendengar avina di bawa ke rumah sakit opa"


"sudah berdoa saja semoga semua selamat" potomg raymond. semua segera terdiam. satu jam berikutnya pintu ruang operasi terbuka. empat keluarga millano langsung memghampiri sang dokter


"Nona muda harlene baik baik saja. sekarang tidur karena efek anastesi dan sedang di tangani pihak medis. anda bisa menunggunya di ruang rawat inap" ucap dokter obgyn


"Terima kasih dokter" ucap gerald


"Dua putra anda sudah lahir dengan sehat dan lengkap, tapi si bungsu putri anda kekurangan berat badan dan harus di rawat dulu sampai berat badannya normal"


membuat semua khawatir kecuali gerald. "lakukan yang terbaik dokter" ucapnya

__ADS_1


dua bayi laki laki di gendong, di cium, didoakan oleh empat keluarga millano secara bergantian. gerald mengambil poto dua putranya. tak lama perawat membawa mereka ke ruangan bayi


gerald menggiring keluarganya ke ruangan rawat inap harlene sembari menunggu harlene tiba.


gerald menyelinap keluar ke ruang bayinya. ia mengambil sample rambut dua putranya lalu ke ruangan putrinya , gerald tak iba melihat banyak alat di tubuh putrinya. ia mengambil sampel rambut putrinya. dan sample rambutnya sendiri dan menyerahkan pada seseorang. tak lupa ia mengambil sample rambut putrinya


"enam jam lagi hasil dna akan keluar Tuan Muda" gerald mengangguk sambil melirik jam tangannya. "jam tujuh pagi ya" pria itu mengangguk


gerald meminta perawat menyuntikkan obat tidur dengan alasan agar istrinya bisa tidur pulas sampai pagi


jam lima pagi gerald mengirimkan poto tiga bayinya pada keluarga istrinya. ponselnya langsung bunyi tak berhenti. gerald mengabarkan keadaan di rumah sakit minta bantu doa buat putrinya


tepat jam tujuh pagi ponsel gerald berbunyi. gerald menyelinap keluar menemui seseorang yang memberinya tiga buah amplop.


gerald membuka tiga amplop itu semua tertulis 99.9% match dengan dna gerald. hatinya di hinggapi perasaan bersalah pada anak istrinya. ia segera membakar hasil test itu dan menyiram abunya kedalam kloset.


gerald langsung ke ruangan putrinya. ia gemetaran mendoakan putrinya, menangis tersedu sedu disana "maafin papa nak, cepatlah sembuh. papa mama menantimu"


dari jarak tak jauh, hansel melihat gerald menangisi putrinya, ia segera merekam dan mengambil poto gerald dan putrinya. hansel yang tadinya marah karena gerald tak ada di ruangan harlene dan mencari gerald karena harlene sudah bangun seketika iba melihat tangisan gerald. ia langsung ke ruangan harlene bergabung dengan ana dan harlene.


hansel menunjukkan poto dan video gerald sedang menangis pada harlene dan ana . keduanya pun terkejut.


saat gerald tiba. aretha menegurnya. "kemana saja kamu hah"


"opa oma.." sapa gerald sopan "sayang kamu sudah bangun? istirahatlah supaya lekas pulih" ucapnya sambil memgecup kening harlene dengan rasa bersalah


"momy tadi gerald membeli kopi" dustanya. hansel ana harlene hanya diam saja


__ADS_1


__ADS_2