
Hari kelulusan
Kali ini ana datang menemani rere mengambil hasil akhir pendidikannya. rere dan ana naik ke pentas karena rere meraih juara umum sekaligus siswi terbaik dikota tersebut dengan NEM dan nilai tertinggi
Rere juga lolos ujian beasiswa fakultas kedokteran ke negara lain dengan nilai tinggi
Rere mendapat hadiah amplop coklat, piala dan penghargaan dari pihak dinas pendidikan, juga mendapat sertifikat penghargaan, piala, hadiah amplop coklat dari pihak sekolah. tepuk tangan meriah dipersembahkan untuk rere . murid dan guru menyelamati ana dan rere
akhirnya ruangan mulai kosong. seperti biasa onty kumala, onty farah, chloe, hurie menghampiri rere.
"selamat ya, siswi terbaik kota ini, selamat juga dapat beasiswa ke amerika" ucap keempatnya mereka memeluk rere
saat memeluk rere, kumala berbisik "kami transfer angpao ke rekeningmu" rere tersenyum dan mengangguk
dua ibu yang sangat sayang pada rere menyemangatinya "kuliah dengan baik ya nak, kamu harus berjuang supaya bisa sukses" nasehat mereka . kumala dan farah memberi angpao pada rere
"ini angpao untuk kamu, kali ini ga sebanyak sebelumnya karena kamu sudah lulus sekolah , lagian kamu dapat beasiswa dan ditanggung pemerintah"
"Terima kasih banyak onty" jawab rere tulus. ana yang mendengar ucapan farah dan kumala langsung tersenyum getir
ini uang jajan kalian, habis ini kalian bisa makan di cafe RV merayakan juara kalian. farah dan kumala masing masing memberi selembar uang merah pada tiga gadis didepan mereka
"Jam 12 kita kumpul di rv cafe ya" ajak chloe. rere tersenyum dan mengangguk. mereka pun berpisah.
"temui miss satu jam lagi di kantor" pesan masuk dari miss linda
"Ok miss" balas rere dan menghapus riwayat chat
ana langsung mengajak rere ke warung bakso seberang sekolah. rere membonceng ibunya menuju warung bakso dengan motor scooternya.
sampai di warung bakso , ana memesan dua mangkuk bakso . ana pun meminta amplop coklat pemberian dinas pendidikan dan pihak sekolah . wajahnya langsung merah padam menahan marah. kalau tak sedang diwarung pasti rere langsung di tamparnya
"Dasar tak berguna, apa apaan ini?" sentak ana menunjukkan isi amplop . rere menerima dan membacanya. ia merasa senang
__ADS_1
di amplop pertama dari dinas pendidikan tertulis di selembar kertas "hadiah 50 juta berbentuk 10 lembar emoney card yang akan di terima bertahap tiap bulannya ditahun pertama saat tiba di amerika"
di amplop kedua daei pihak sekolah tertulis di selembar kertas "hadiah 100 juta berbentuk 20 lembar emoney card yang di terima bertahap tiap bulannya ditahun kedua dan ketuga saat tiba di amerika"
tercantum disana, fungsi emoney card bisa buat bayar makan, bayar buku, bayar transportasi, bayar belanjaan
"Puji Tuhan" ucap rere bahagia
"Apa kamu bilang? bagaimana biaya kuliah kak rara hah? apa kamu pernah memikirkannya? justru mami menunggu hadiahmu makanya mami pagi pagi kesekolahmu" pekik ana mengundang perhatian pengunjung . ana segera menenangkan diri dengan memejamkan mata sesaat
"mana angpao tadi?" tanya ana gusar , rere menyerahkan angpao tadi, ana membukanya dengan cepat "pelit sekali kenapa hanya dua ratus ribu isinya, total hanya empat ratus ribu"
"tadi kan onty bilang karena sudah lulus dan ga perlu biaya lagi jadi dikurangi dari tahun sebelumnya mih" jawab rere lirih
"mana dua ratus ribu tadi?" tanya ana menjulurkan tangannya
"tapi mih mereka menunggu rere dicafe, nanti rere bayar pakai apa?"
"Kamu makan sendiri, mami pulang dulu" ucap ana ketus "mih ini belum dibayar baksonya, rere ga ada uang"
"bayar pake uang lima puluh ribu barusan, jangan lupa cari uang untuk kuliah kakakmu, atau jual motormu"
"tapi belum lunas cicilannya mih"
"sedapat sisa uang saja" jawab ana lalu berlalu. airmata rere menetes. ia segera menghabiskan baksonya dan membayar lalu kembali ke sekolah menemui miss linda
****
TOK TOK TOK
"Masuk dan duduklah sayang, miss mau bicara sebentar"
"iya miss" rere segera duduk di hadapan gurunya
__ADS_1
"ini titipan kamu enam juta untuk cadangan pembelian buku tapi tidak kamu gunakan, hitunglah uangnya , kalau pas silahkan tanda tangani bukti penerimaan kembali uang tersebut"
rere menghitung uangnya, lalu membaca surat tanda terima kembali uang titipan . rere pun menandatanganinya lalu mengembalikan kertas pada miss linda
"ini hadiah kumpulan dari para guru SD, SMP, SMA ada lima puluh juta , buat bekal kamu sebagai murid berprestasi selama 12 tahun di sekolah ini.. hitung dan baca surat tanda terima. kalau sudah pas silahkan tanda tangan nak" miss linda menyodorkan amplop coklat tebal dan selembar kertas print hvs
rere membaca surat tanda terima, mulai menghitung uang sambil menangis, lalu menandatangani surat tanda terima dan mengembalikan pada miss linda
"ini dua cek tunai, yang pertama 50 juta dari dinas pendidikan, 100 juta dari pihak yayasan sekolah atas prestasi kamu. tolong baca surat tanda terima, periksa cek nya. dan tanda tangani. jangan lupa kembalikan amplop hadiah palsu tadi" miss linda kembali menyerahkan amplop dan kertas tanda terima.
rere membaca surat tanda terima dan menyesuaikan dengan cek tunai di tangannya, lalu menandatangani surat tanda terima. tak lupa mengembalikan amplop hadiah palsu yang membuat ana mengamuk tadi pada miss linda
"dan ini terakhir, hadiah pribadi dari miss dan suami. sepuluh juta sebagai uang saku kamu selama di london. hitung dan tandatangani surat penerimaan uang supaya miss bisa menjelaskan pada suami"
rere kembali menghitung uang, membaca dan menandatangani surat penerimaan lalu mengembalikan tanda terima pada miss linda
"Ini tas ransel, isilah uang kamu ke dalam, pergilah ke bank. tabung uang kamu supaya aman sampai di london" miss linda menyerahkan sebuah ransel sedang pada rere yang sedang menangis tersedu sedu. dan mengisi ransel dengan hadiah yang ia dapatkan
"Terima kasih banyak miss" miss linda memeluk muridnya yang hebat itu dengan pelukan hangat lalu menyeka airmatanya
"tunjukkan terima kasihmu dengan prestasimu agar miss bangga nak" bisiknya . rere mengangguk dan sudah mulai tenang kembali
"Ibumu di gerbang menunggumu" kata miss linda menunjukkan cctv di ruangannya. rere langsung pucat
"Tenanglah, ada yang mendampingimu" kata miss linda lalu mengambil ponsel menghubungi seseorang. "masuklah kalian"
hurie dan chloe sudah di hadapan rere dalam semenit, mereka pun berpelukan. "kalian bawakan ransel rere. bertemulah di bank AAB" pesan miss linda, keduanya mengangguk "ok miss"
" kamu pegang hadiah ini , tadi mama memberi tas untuk kamu sebagai hadiah, jadi mamimu tak curiga kenapa kamu kembali ke sekolah" pesan hurie
"ini juga bingkisan mama, thermos dan syal" kata chloe. mereka segera berpisah setelah pamitan pada miss linda
__ADS_1