
"Regan hati hati mengemudi" pesan ana "rere rara kalian jangan lupa minta ijin pada hansen dan donny"
"beres mih" jawab mereka serempak, regan merangkul dua kakaknya masuk ke bugatti la voiture noire merah dengan plat R 361 NE
setelah mobil itu menghilang ana masuk kembali ke rumah makan mengambil tas nya di lemari bawah meja kasir lalu menghampiri teman temannya dan masuk ke alphard mereka
"Tadi ketiga orang itu siapa ana?" tanya sherin "Putra putriku" jawab ana singkat saat mobil menuju villa ana
"Wow itu tadi Ralline Viona Thompson istri Donny Thompson, CEO DR Corp kan? salah satu perusahaan pentolan di Indonesia" tanya stefani ana mengangguk dengan memasang wajah datar
"Satunya Regine Viona Westin kan? CEO RVW Corp.. Crazy rich nomor dua dunia setelah hansel Wijaya" tanya viona , ana kembali mengangguk datar
"Dan yang pamitan sama kita yang cowo itu Regan Vincentzo Halim yang baru menyelesaikan S2 di amerika langsung kembali menjadi CEO RV Corp. perusahaan pentolan indonesia juga dalam beberapa bulan kan?" Tanya Pauline antusias. Ana hanya mengangguk datar
Alphard hitam itu tiba tepat didepan villa ana bersamaan dengan 1 alphard putih juga berhenti di belakang mereka. lima orang turun dari alphard putih itu
Ana menekan bell, Bik onah membukakan pintu. 11 orang itu sangat takjub dengan villa mewah milik ana. karena selama kenal mereka taunya ana tinggal di rukonya
"Mbok onah tolong sediakan minuman dan camilan buat tamu ya" perintah ana halus "Siap nyah"
"Wah rumahmu sungguh luar biasa mewah dan besar. tampaknya rumahmu paling besar disini" puji dewi
"Tidak juga. deretan ini ada 9 villa, B1 sampai B3 punya Regine, B4 sampai B6 punya regan, B7 sampai B9 punya Ralline. sementara ralline tinggal di B4 sampai villanya selesai di renov dan di gandeng kalau sudah selesai baru B4 di gandeng regan dengan villa ini katanya" jawab ana
"Anakmu bener bener awesome, bantu ajukan proposal kerjasama putraku pada regan donk" pinta vania
"ehmm... teman teman, aku sudah tua, usiaku juga sudah waktunya hidup tenang. aku menjalani usahaku supaya aku tak kesepian sendirian. aku tak pernah berniat ikut campur dalam pekerjaan anak anakku. Sesuaikan saja SOP kerjasama dengan RV Corp. Kalau memenuhi persyaratan pasti mereka akan diterima" saran ana
"Putriku sangat cantik dan modis, bagaimana kalau kita jodohkan dengan regan . satu cantik satu tampan pasti serasi" saran paulina
__ADS_1
"Aku tak akan mengatur jodoh anakku pauline. biarlah regan memilih sesuai apa yang dia mau. kita bantu doakan yang terbaik buat anak anak saja" potong ana. pauline langsung memasang wajah masam
ana tau sifat anak pauline sangat hedonis, bahkan perusahaan suami dan putra pauline di ambang kebangkrutan karena gaya hidup pauline dan putrinya. bagaimana mungkin ana menjodohkan regan dengan putrinya. sama saja mendorong regan ke neraka
"Kumohon jangan membahas anak anakku lagi ya, mereka semua bekerja keras atas pencapaian mereka hari ini tanpa bantuanku sama sekali. bahkan aku yang dibantu mereka. biarlah mereka menjalani hidup mereka. begitipun kita. ayo kita bahas arisan atau hal hal bahagia ya" ucap ana pelan tapi sangat tegas membuat semua berhenti
"Ya ayo kita mulai undi" ajak yolla. brenda mengocok gelas lalu keluar sebuah gulungan kertas. yolla membukanya ternyata ada nama anastasya sebagai nama yang muncul. ana senang sekali
"Asyik. aku mau beli kalung buat cucuku yang bafu lahir itu. usianya masih dua bulan" ucap ana riang. semua bertepuk tangan
"Ayo kita makan camilan, aku menyediakan puding dan salad buah di meja makan" ajak ana
"Ini poto cucumu ana?" tanya dewi
"Ah iya itu anak ralline dan donny. yang perempuan namanya carolline kami panggil olline usianya 11 tahun. kalau disampingnya Oriel usianya 9 tahun" terang ana sambil tersenyum
"Ini anak regine putriku. yang laki laki usianya 7 tahunan mereka triplet kembar tiba. yang dipangku itulah yang bayi perempuan usia dua bulan yang mau aku belikan kalung salib" terang ana sambil tertawa
"Beruntungnya dapat anak kembar tiga" puji sherin
"Dulu mereka sangat nakal sekali, bener bener iblis kecil yang tiap hari berkelahi. regine sampai stress tapi tak berdaya sebab ketiganya selalu di bela opa oma hansen. tapi sejak regine hamil si bungsu, ketiganya langsung berubah menjadi anak baik. mungkin perasaan dan wibawa mau jadi kakak" kata ana tertawa kencang
"anak anak kalau di jaga orangtua pasti nakal karena dimanja" imbuh kelly yang sejak tadi diam . "setuju, apalagi cucunya cuma itu saja. pasti makin dimanja" kata yuri. ana tertawa
"Regan suka mengambil poto anak anak itu lalu mencuci ukuran besar dan dipajang sana sini. tiap sabtu minggu dia selalu mengajak anak anak itu ke RV Park" ucap ana.
"Ayo kita makan" ajak ana berjalan keruang makan
"tapi semua cucumu gembul. kalau cucuku kurus karena susah makan" ujar kelly "cucuku juga susah makan" imbuh yuri
__ADS_1
"Anak anak itu juga susah makan dan pilih makanan, biasa aku siasati. tadi sebelum anakku pergi, lima cucuku sempat makan siang di RV Park. Harvey, Olline suka ayam goreng kering, Harion suka nasi horeng pedas, oriel dan haekal pemakan segalanya"
" jadi aku menggoreng kering seekor ayam kampung presto. sepiring nasi goreng aku selipin daging ikan kukus . regan mengatakan makan ikan bisa kuat dan pintar, kelimanya menghabiskan seekor ikan dan empat mangkuk bubur. kalau ayam gorengnya habis di lahap mereka berlima" ana menjelaskan
"boleh juga idemu, aku akan mencobanya untuk cucuku" kata yuri semangat. ana mengangguk
"Tiap pagi olline dan oriel selalu sarapan disini. aku alan mengukus brokoli, kentang, wortel, tomat dan sepotong daging.. apakah paha ayam , hati ayam, ikan, kedalam campuran sayuran kukus itu. dan aku mewajibkan apapun sarapannya mereka harus minum sup itu supaya nutrisi mereka terpenuhi. bahkan regan , ralline, donny juga harus minum kuah kukusan" temannya mengangguk semua tanda paham
Tin Tin Tin
mbok septi membuka pintu utama, regan segera masuk ke rumah.
ya septi dan onah kerja di villa ana sejak asisten hansen rere pindah semua ke block c yang berhadapan dengan villa mereka
"Mbok, mami mana?" tanya regan "Di ruang makan den" jawab septi "Regan masuk dulu bi, nitip kopi ke ruang kerja please bibi cantik" pinta regan. septi mengangguk tertawa cekikikan
"Mami.. regan pulang" sapa regan sambil memgecup pipi ana "Hallo semua onty selamat datang di gubuk kami" sapa regan. semua mengangguk sambil tersenyum
"mana kak rara dan kak rere" tanya ana
"mobil kak rara kan tinggal di rv park mih, tadi regan turunin kak rara dan kak rere di rv park, kak rara yang antar kak rere seklian jemput olline oriel less di triplet mini cafe. mungkin bentar lagi mereka pulang" ana mengangguk
"Jam empat Regan ada virtual meeting dengan uncle hansel, regan naik dulu mih" pamit regan sambil melirik jam baja di lengannya
"Waktunya hampir tiba, cepatlah naik. jangan sampai telat, sisa sepuluh menit lagi nak" perintah ana panik setelah melirik jam tangannya juga. ia langsung mendorong punggung regan ke arah tangga. karena ia tau putranya akan meeting dengan siapa.
"semua onty regan duluan ya, bye" pamit regan meninggalkan kecupan dipipi ana dan lari menaiki tangga
__ADS_1