
Terima kasih untuk readers yang masih setia mengikuti kisah ini. Author memang sengaja membuat konflik tajam pada cerita ini. Mungkin sebagian orang tidak menyukainya. Meski ada juga yang dengan bijak masih menunggu endingnya seperti apa.
__ADS_1
Sejujurnya, author hanya ingin mengungkapkan sebuah cerita yang terlihat masuk akal. Tentang tokoh Janu yang bisa tergoda, author rasa itu wajar. Janu lelaki dalam kondisi amnesia, tidak ingat apa pun bahkan informasi mengenai dirinya sendiri. Janu dalam posisi kebingungan dan hanya ada Bidadari Hitam yang mendampingi dan menolongnya. Ada kedekatan emosional yang kemudian terjalin antara mereka, terlepas dari memori Janu yang hilang.
__ADS_1
Dan sekali lagi, Janu lelaki. Jika readers seorang lelaki atau perempuan yang sudah punya suami, setidaknya akan maklum ketika Janu menjadi tak bisa menahan hasrat. Apalagi secara spiritual, Janu juga lupa cara beribadah dan tak ada yang membimbingnya.
__ADS_1
Dan untuk readers yang masih setia, Alhamdulillah ... author akan berusaha memberikan yang terbaik bagi kalian.
__ADS_1
Terima kasih...🙏🙏🙏🙏
__ADS_1