Love Me Again, My Husband!

Love Me Again, My Husband!
Pelindung Kiran


__ADS_3

“Tidak perlu! Aku sudah ada disini, maka mulai saja pertemuannya!”


Alka tiba-tiba masuk ke dalam ruang pertemuan begitu Kiran selesai memberikan keputusannya untuk menunggunya sedikit lebih lama lagi.


Kiran pun tersenyum melihat kedatangan Alka yang tentu saja akan di balas oleh Alka dengan senang hati.


“Silahkan duduk di tempat yuang sudah kami sediakan untuk anda, Tuan Alka!” ucap Kiran meminta Alka untuk segera menempati tempat yang masih kosong.


Sebisa mungkin Kiran memimpin pertemuan itu tanpa terpengaruh dengan segala macam muslihat Anya yang berniat mempermalukan. Awalnya pertemuan berjalan lancar, tetapi Anya kembali berbuat ulah dengan menolak perjanjian kontrak kerjasamanya yang baru.


“Apa-apaan dengan kontrak tidak masuk akal ini, Hah?” seru Anya yang langsung melempar kontrak baru yang seharusnya memang sudah dia baca sebelum pertemuan di berlangsung.


“Nona Anya, apakah anda sebelum menghadiri pertemuan ini tidak membaca kontrak baru yang suda sekretaris saya kirimkan beberapa hari yang lalu?” tanya Kiran yang masih dengan sikap tenangnya.


“Atau kau yang lupa mengirimkan kontrak barunya, Dan?” Tidak lupa Kiran juga menanyakan tentang tugas yang telah dia percayakan pada Dani.


“Saya sudah menyampaikan dan memastikan bahwa manager Nona Anya sendiri yang telah menerima kontrak barunya, Nyonya!” jawab Dani dengan sejujurnya.


“Jadi, kesalahan sejak awal memang berada di pihak anda Nona Anya. Jika memang anda tidak menyetujui akan kontrak baru itu, maka silahkan saja batalkan kontraknya,” ujar Kiran yang tentunya akan lebih mempercayai penjelasan Dani di bandingkan omong kosong wanita yang telah merebut suaminya itu.


“Sudah cukup aku mendengar semua keluhanmu sejak awal pertemuan. Lagi pula sekarang sudah ada Tuan Leon yang bisa menggantikan mu kapan saja,” lanjut Kiran yang sekaligus memperkenalkan model dan actor yang dia pilih untuk mempromosikan produk baru perusahaan.


“Kalian tenang saja! Untuk denda pembatalan kontraknya aku sendiri yang akan menanggungnya, tapi Nona Anya harus melalui jalur hukum terlebih dahulu jika ingin mendapatkan. Karena anda juga sudah meremehkan kami sebagai pebisnis di sini,” sambung Kiran yang tidak akan mempermudah Anya mendapatkan yang dia inginkan.


“Kiran kau, _....”


“Sepertinya kau tidak perlu berbuat sejauh itu, Nyonya Kiran! Setidaknya kau harus menjelaskan terlebih dahulu mengenai kontrak terbaru yang kau ajukan. Itulah sikap yang benar yang seharusnya kau lakukan sebagai pemimpin dalam pertemuan ini,” ujar Reksa yang angkat bicara untuk membantu Anya.

__ADS_1


Degh, …


Sakit itulah yang Kiran rasakan ketika Reksa membela selingkuhannya di depan semua orang dan menjatuhkan harga diri Kiran sebagai istri sahnya.


Jauh berbeda dengan sikap Anya yang tersenyum penuh kemenangan karena Reksa membelanya di hadapan semua orang penting yang hadir dan mendesak Kiran.


“Saya mengerti maksud Tuan Reksa, tetapi di satu sisi saya lebih sependapat dengan Nyonya Kiran,"


"Bagaimanapun sikap Nona Anya sejak awal sangatlah mengganggu setiap pertemuan dan itu tidak akan menjamin bahwa Nona Anya tidak akan membuat masalah selama pemasaran produknya sedang berlangsung,” ujar Seno.


Dia akan selalu menjadi garda terdepan untuk membantu dan melindungi Kiran dari siapapun, meski dia harus berhadapan dengan kakak kandungnya sendiri.


“Saya juga sependapat dengan Tuan Seno! Model yang kita pilih saat ini kelak akan menjadi wajah dari produk yang akan kita pasarkan. Apabila nama baik model itu rusak, maka secara otomatis juga akan merusak produk kita.”


Tidak hanya Seno, Alka pun turut membela Kiran tanpa ragu. Namun bukan karena dia menyukai Kiran saja, tetapi dia juga sebagai pebisnis dia bisa memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan jika mempercayakan pemasaran produk pada model yang salah sejak awal.


"Lebih baik saya mengeluarkan uang di awal daripada mengalami kerugian besar di kemudian hari hanya karena mempertahankan model yang tidak bisa di percaya dan bertanggung jawab akan pekerjaannya,” lanjutnya yang membuat semua para pemegang saham mulai sependapat untuk melakukan pembatalan kontrak saja.


“Maaf, Nyonya Kiran! Ini kesalahan saya karena tidak memberitahukan tentang isi kontrak yang baru yang anda kirimkan sebelumnya,"


"Saya mohon pada anda untuk tidak membatalkan kontrak ini, kami tidak akan mengeluhkan apapun lagi jika anda semua mau memberikan Anya satu kesempatan lagi,” ujar Lisa yang tidak bisa membiarkan Anya terdepak begitu saja.


Anya cukup terkejut melihat managernya yang bahkan rela membungkuk dan meminta maaf atas namanya di hadapan semua orang, terutama di hadapan Kiran.


Ketika Anya ingin melakukan protes Lisa segera memberikan kode untuk tetap diam dan seharusnya ikut meminta maaf.


“Anya, cepat minta maaf pada Nyonya Kiran dan yang lainnya!” ujar Lisa memberikan arahan pada Anya untuk ikut membungkuk dan meminta maaf seperti dirinya.

__ADS_1


“Apa kau sudah gila!” geram Anya yang tidak akan sudi membungkuk pada Kiran, apalagi untuk meminta maaf.


“Cepat lakukan saja!”


Akan tetapi, Lisa semakin mendesaknya hingga dengan sangat terpaksa Anya membungkuk dan meminta maaf kepada Kiran dan semua orang yang ada di sana.


“Maafkan akan sikapku yang tidak sopan,” ucap Anya dengan nada penuh paksaan.


“Nyonya Kiran, bukankah sebaiknya anda memberikan Nona Anya kesempatan seperti yang anda lakukan pada Tuan Alka sebelum pertemuan ini di mulai,” ujar Reksa yang lagi-lagi mencoba melindungi Anya.


“Tuan Reksa, bukankah itu dua konteks yang sangat berbeda? Dan tidak seharusnya anda tidak membandingkannya seperti itu,” sela Alka yang tidak terima Kiran terus di desak.


“Benar! Seorang pebisnis sudah terbiasa jika menghadiri pertemuan, tetapi sikap tidak sopan itu sudah karakter dari orangnya sendiri dan merupakan dua hal yang sangat jauh berbeda jika di bandingkan,” imbuh Seno yang membenarkan ucapan Alka.


“Sudah cukup! Aku akan memberikan kesempatan kepada Nona Anya, tetapi dengan tambahan syarat pada kontraknya!” seru Kiran menghentikan perdebatan mereka.


“Selama masa kontrak masih berlaku Nona Anya tidak boleh memiliki skandal apapun. Jika syarat ini dilanggar, maka pihak Nona Anya harus mengganti semua kerugian yang ada akibat skandal tersebut,” sambung Kiran penuh penekanan.


Dengan sigap Dani membuat kontrak yang baru untuk Anya. Kemudian, menyerahkan kembali pada Anya dan managernya.


Kiran pun mendapatkan kontrak yang sama seperti milik Leo maupun Anya, dia juga ikut membaca untuk memastikan bahwa isi kontraknya sudah sesuai dengan pertimbangannya.


“Setuju maupun tidak, kita putuskan sekarang juga! Silahkan Tuan Leo dan Nona Anya tanda tangani kontrak yang ada, jika anda sudah menyetujui dengan semua yang tertulis didalamnya. Namun, jika tidak maka aku akan memilih model lainnya,” ujar Kiran yang hanya memberi dua pilihannya.


Bersambung, .....


__ADS_1



__ADS_2