Love Me Again, My Husband!

Love Me Again, My Husband!
Hadiah Dari Papa


__ADS_3

“Kalau begitu kirimkan gaun ini untuknya,” ujar Reksa yang akhirnya membeli gaun tersebut sebagai hadiahnya untuk Baby Queen.


“Baik, Tuan!” sahut Dani yang terus tersenyum melihat Reksa yang menikmati berbelanja dan membelikan berbagai hadiah untuk Baby Queen yang tanpa Reksa ketahui adalah putrinya sendiri.


Siapa sangka Reksa bukan hanya membelikan gaun saja untuk Baby Queen, semua barang yang ada kelincinya Reksa akan langsung membelinya dan menyuruh Dani untuk mengantarkan semua hadiah itu.


Bahkan Reksa juga membelikan sebuah kalung berlian murni berbentuk kelinci dengan harga yang sangat fantastis untuk Baby Queen.


“Tuan, sepertinya hadiah yang anda belikan sudah cukup banyak,” ujar Dani mengingatkan Reksa yang masih memilih banyak hadiah berbentuk kelinci untuk Baby Queen.


“Apa kau yakin sudah cukup?” tanya Reksa memastikan.


“Iya, Tuan! Sepertinya hadiah yang anda beli sudah hampir satun mobil penuh,” jawab Dani kembali mengingatkan Reksa betapa banyaknya hadiah yang sudah di beli.


“Baiklah, sepertinya memang suddah cukup! Ingat untuk mengirimkan hadiahnya tepat waktu,” ujar Reksa menekankan pada Dani.


“Iya, Tuan!” sahut Dani yang hanya bisa pasrah dengan kelakuan Tuannya itu yang katanya hanya terpaksa menemaninya memilih hadiah, malah dia sendiri yang asyik membelikan banyak hadiah untuk Baby Queen.


...****************...


Tanpa di sangka Reksa dan Dani menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memilih dan membeli hadiah. Selesai berbelanja, Dani akhirnya mengantarkan Reksa ke hotel tempat mereka biasa menginap setiap kali datang ke London. Setelah itu, Dani kembali pergi untuk mengantarkan semua hadiah pemberian Reksa kepada Baby Queen.


Namun, Dani tidak bisa mengantarkan semua hadiah itu kepada Baby Queen secara langsung. Karena tidak ingin Kiran menjadi waspada dengan kedatangan Reksa dan membuat rencana mereka menjadi berantakan.


Sehingga Dani memutuskan untuk bertemu dengan Dira saja di suatu tempat untuk menyampaikan semua hadiah tersebut.


“Kenapa kau membeli hadiah sebanyak ini?” tanya Dira yang terkejut melihat Dani membawa begitu banyak hadiah.


“Bukan aku yang membelikan semua hadiah ini, tapi Tuan Reksa!” jawab Dani sembari memindahkan semua hadiah yang ada di mobilnya ke mobil Dira.


“Reksa yang membeli semua ini?” tanya Dira tak percaya.


“Emm, … Mungkin jika aku tidak mengingatkannya, Tuan akan membeli semua barang yang ada kelincinya di Mall itu sampai tak tersisa,” jawab Dani yang terlihat kesal jika mengingat hal itu, dimana dia menghabiskan waktu berjam-jam untuk menemani Tuannya berbelanja.


“Belum mengetahui bahwa Queen adalah anaknya saja dia sudah seperti ini. Apalagi kalau nanti kebenarannya terungkap, sudah pasti Reksa tidak akan ragu untuk memberikan dunianya untuk orang yang dia cintai,” ujar Dira yang memang tidak salah mengambil keputusan untuk mempertemukan Reksa dengan Kiran dan Baby Queen lagi.

__ADS_1


“Semoga saja besok semuanya berjalan lancar,” sahut Dani yang kini sudah selesai memindahkan semua hadiahnya.


“Emm, … Semoga saja semuanya bisa berbahagia kali ini! Baik Kiran maupun Reksa, terutama Baby Queen.” Dira hanya bisa mengharapkan yang terbaik untuk semuanya.


“Kita hanya bisa berusaha menyatukan mereka kembali, tapi kita juga harus menghargai keputusan mereka pada akhirnya. Apakah tetap memilih jalan masing-masing atau kembali bersama dengan kebahagiaan anak mereka,” ujar Dani yang sejak awal memang tidak mau terlalu terlibat dengan masalah dari Tuanya itu.


“Sudahlah, aku harus kembali sekarang! Aku juga lelah mengikuti terus Tuan Reksa sejak mendarat di negara ini,” pamit Dani.


“Tunggu! Bawa boneka kelinci super besar ini dan suruh Reksa membawanya secara langsung besok,” ujar Dira yang kembali menyerahkan boneka kelincinya untuk di bawa Dani lagi.


“Ingat, jangan sampai rencana kita gagal! Karena ini kesempatan terbaik untuk kita mempertemukan mereka kembali,” imbuh Dira menekankan pada Dani.


“Yayayaa, … Percayakan saja padaku!” sahut Dani sambil berjalan masuk ke dalam mobilnya.


...****************...


Setibanya di rumah, Dira langsung menurunkan semua hadiah yang di berikan Reksa untuk Baby Queen. Karena saking banyaknya, Dira akhirnya meminta bantuan pada Kiran dan Alka untuk memindahkan semua hadiah itu.


“Dira, darimana kau mendapatkan semua hadiah ini?” tanya Kiran dengan tatapan penuh menyelidik.


“Siapa yang kau maksud?” Kali ini Alka yang bertanya.


“Kalian akan tahu besok! Dia akan datang ke pesta ulang tahun Baby Queen, jadi sekarang kalian tidak perlu banyak bertanya,” ujar Dira yang berjalan masuk ke dalam mencari keberadaan Baby Queen sembari membawa gaun dan kalung pemberian Reksa.


Betapa bahagianya Baby Queen malam itu mendapatkan banyak hadiah dari Papanya. Tentunya Dira meminta Baby Queen untuk merahasiakan tentang dari mana asal semua hadiah itu.


Baby Queen pun tidur sambil memeluk beberapa hadiah dari Papanya berharap hari esok cepat datang dan dia bisa segera bertemu dengan Papanya secara langsung.


ilustrasi setumpuk kado dari Reksa, ....



...****************...


Hari yang di tunggu Baby Queen akhirnya tiba juga. Pada akhirnya Baby Queen memilih untuk mengenakan gaun biru yang di belikan oleh Reksa.

__ADS_1


Tidak lupa dengan kalung berlian berbentuk kelincinya. Rambutnya dia sanggul dengan pita hitam sebagai hiasan rambutnya.


“Selamat ulang tahun, Sayang!” ucap Kiran begitu selesai mengubah penampilan putri kesayangan menjadi seorang putri yang cantik serta menawan.


“Makasih, Mama!” balas Baby Queen dengan pelukan hangat serta ciuman manis di wajah Mamanya.


“Kenapa Queen malah memakai gaun ini? Kenapa Queen tidak memakai gaun dari Om Alka saja?” tanya Kiran yang penasaran mengapa putrinya lebih memilih mengenakan gaun pemberian dari orang yang tidak mereka kenal.


“Sebab gaun ini lebih cantik. Queen ingin terlihat cantik saat bertemu Papa pertama kali! Queen ingin Papa menyukai Queen dan tidak pergi lagi,” jawab Queen dengan wajah polosnya yang menampakkan kesedihan.


“Ya Tuhan, … Bagaimana ini? Queen pasti akan sangat kecewa di hari ulang tahunnya ini, karena Mas Reksa tidak akan mungkin bisa datang?” batin Kiran yang merasa bersalah pada putrinya.


“Apakah aku Ibu yang sangat egois? Queen sangat merindukan Papanya, tapi aku malah bersikeras untuk tetap menyembunyikan keberadaan Queen dari Mas Reksa. Bagaimana caranya aku menjelaskan pada Queen bahwa Papanya tidak akan pernah datang,” sambung Kiran masih bertarung dengan pikirannya sendiri.


“Mama! Papa hari ini benar-benar datang sambil membawa boneka kelinci besar ‘kan?”


Pertanyaan Baby Queen seketika menyadarkan Kiran pada kenyataan yang ada. Namun sepertinya Kiran masih bisa mengelak dari pertanyaan tersebut, ketika Alka datang untuk memberitahu bahwa teman-teman Baby Queen sudah mulai berdatangan.


“Baby Queen, teman-temanmu sudah datang! Bukankah kau harus keluar sekarang untuk menyambut mereka,” ujar Alka.


“Hehehee, … Iya, Om Alka!” sahut Baby Queen yang langsung berlari keluar menuju tempat pestanya.


Ilustrasi gaun dan kalung pemberian Reksa, ......




Bersambung, .....




__ADS_1


__ADS_2