Love Me Again, My Husband!

Love Me Again, My Husband!
Permintaan Maaf


__ADS_3

Dira dan Alka sedikit mengerti apa yang Kiran rasakan setelah bertemu Reksa kembali setelah bertahun-tahun berpisah. Sebab secara tidak langsung mereka berdua ‘lah yang menjadi saksi bisu perjuangan Kiran selama ini.


Baik ketika Kiran berusaha memperjuangkan rumah tangganya maupun merawat dan membesarkan anaknya seorang diri.


“Kiran!” panggil Dira yang memilih duduk tepat di depan Kiran.


“Aku tahu bahwa kau yang telah membawa Reksa ke sini, bukan? Bahkan semua hadiah yang kau bawa kemarin juga darinya ‘kan?”


Kini Kiran bisa mengerti dari mana semua hadiah yang Dira bawa kemarin, bahkan kedatangan Reksa di hari ulang tahun Baby Queen kali ini juga karena perbuatan dari sahabatnya itu.


Walaupun Kiran merasa marah karena Dira merencanakan semua itu tanpa memberitahu kepadanya, tapi ada perasaan lega mellihat putrinya yang kembali tersenyum bahagia di haru ulang tahunnya setelah kehadiran Reksa.


“Maafkan aku, Kiran! Namun, kita bertiga sudah sama-sama berjanji untuk menghadirkan Papanya di hari ulang tahunnya. Aku hanya ingin menepati janji itu! Masalahmu dengan Reksa, aku tidak akan pernah ikut campur,” ucap Dira yang tidak akan menyesal telah mempertemukan Reksa dengan Baby Queen.


“Baik kau memutuskan untuk memaafkan Reksa dan mau menerimanya kembali atau tetap berpisah seperti ini. Aku akan menghargai semua keputusanmu itu, asal jangan pisahkan Baby Queen dengan Papanya lagi. Karena kau dapat melihatnya sendiri kebahagiaan yang ada di wajahnya sekarang berasal dari Reksa,” imbuh Dira yang hanya ingin Kiran tidak bersikap egois untuk putrinya sendiri.


“Aku memang akan menghargai apapun keputusanmu, Kiran! Tapi aku percaya putri kecilmu itu yang akan mempersatukan kalian kembali. Terlepas apapun kesalahan Reksa di masa lalu, aku yakin mau memaafkan dan menerima kembali demi kebahagiaan Baby Queen,” batin Dira yang menyerahkan sisanya pada Baby Queen seperti rencananya.


“Aku juga akan mengatakan yang sama, Kiran! Aku juga akan menghargai dan mendukung apapun keputusanmu, tapi tolong jangan sampai mempengaruhi kebahagiaan Baby Queen.”


Alka juga turut menambahkan tentang pendapatnya yang tidak jauh beda dari Dira.


Kiran hanya bisa diam, apa yang di katakan kedua sahabatnya memang ada benarnya.


Sebab semua ini terjadi memang berawal dari dirinya sendiri yang meminta Reksa untuk menyentuh wanita lain demi seorang anak.


Namun dengan egoisnya Kiran malah tidak ingin berbagi dengan wanita manapun ketika Reksa sudah melakukan sesuai dengan keinginannya itu.

__ADS_1


Pembicaraan itu pun harus terhenti ketika satu persatu para tamu mulai berpamitan untuk pulang. Hingga pestanya benar-benar sudah berakhir, Reksa pun akhirnya menghampiri Kiran sambil menggendong Baby Queen yang sudah tertidur di dalam pelukannya karena kelelahan bermain.


“Kiran, Queen sudah tertidur! Dimana aku harus membaringkannya?” tanya Reksa yang terlihat lebih bahagia di bandingkan saat datang ke pesta.


“Baringkan saja di kamarnya! Ayo, aku tunjukan kamar Queen,” jawab Kiran.


Kiran lalu menunjukan kamar putrinya selama ini yang di ikuti Reksa dengan patuh masuk ke dalam rumah kecil dengan halaman yang sangat luas itu.


Reksa hanya bisa menatap Kiran penuh kerinduan, karena bagaimana pun tidak mungkin secepat ini Kiran akan memaafkan semua perbuatannya.


“Aish, … Kau mau kemana? Kau tetap di sini membantu kami membereskan semua ini. biarkan mereka saling bicara secara empat mata.”


Dira langsung menahan Dani yang masih saja mengikuti Reksa dan Baby Queen kemana pun keduanya pergi. Dira melakukan itu agar Reksa dan Kiran bisa saling bicara secara baik-baik supaya masalah keduanya juga cepat terselesaikan.


“Hay, apa menurut kalian Tuan Reksa dan Nyonya Kiran akan bersama lagi seperti dulu?” tanya Dani yang diam-diam malah membicarakan tentang Tuannya.


“Tuanmu itu harus berusaha keras untuk mendapatkan kepercayaan Kiran kembali. Bagaimana -pun juga yang benar-benar menjadi korban dari masalah di masa lalu adalah Kiran,"


“Benar, Reksa pastinya akan sangat kesulitan mendapatkan kepercayaan Kiran lagi,” imbuh Dira yang sependapat dengan perkataan Alka.


“Eeeh, … Bukankah Tuan Alka dulu berusaha mengejar Nyonya Kiran ‘yah?” tanya Dani yang terlihat bingung melihat Alka yang seperti tidak menginginkan persaingan mendapatkan Kiran lagi.


“Itu dulu sebelum aku mengetahui ada Queen di antara Reksa dan Kiran! Aku masih merasa bisa memiliki Kiran, tapi setelah mengetahui ada Queen dan apa yang Reksa sembunyikan perlahan aku menyerah. Sebagai seorang sahabat yang selalu ada di sampingnya saja sepertinya sudah cukup sekarang,” terang Alka yang mengakui kekalahannya.


“Wow, … Kau memang pria sejati, Alka! Wanita yang akan menjadi istrimu kelak pasti akan sangat beruntung memiliki suami sepertimu,” puji Dira begitu mendengar penuturan Alka yang memiliki pemikiran lebih dewasa berbanding terbalik dengan wajahnya.


“Kau mau menjadi wanita beruntung itu?” tanya Alka dengan tatapan serius.

__ADS_1


“Dihh, … Maaf, tapi Dira lebih cocok dengan Dani! Iya, enggak?”


Dira langsung memeluk lengan Dani posesif. Dani pun akhirnya tertawa, karena menganggap Alka dan Dira hanya bercanda saja.


Namun, siapa sangka baik Alka maupun Dira sama-sama mengatakannya dengan serius, tapi Dani malah menganggapnya sebagai candaan seorang teman saja.


...****************...


Sedangkan di dalam kamar Queen, Reksa secara perlahan membaringkan tubuh putri mungilnya itu di atas kasurnya yang serba berwarna merah muda dan biru.


Sekilas Reksa mengecup kening wajah putrinya yang tengah tertidur lelap itu, begitu juga dengan Kiran sambil menyelimuti putrinya.


Sampai Reksa memecah keheningan dengan berkata, “Aku sungguh sangat minta maaf untuk semuanya, Kiran!”


Kiran masih terdiam dan menatap mata Reksa masih dengan sorot mata yang penuh dengan kekecewaan. Reksa berusaha meraih tangan Kiran dan menggenggamnya, tapi Kiran menepis tangan itu lalu mengalihkan pandangan kearah lain.


“Aku tahu kesalahanku tidak bisa mendapatkan maafmu dengan mudah, Kiran! Tapi aku mohon beri aku kesempatan, _....”


“Apa kau ingat waktu itu aku juga meminta kesempatan padamu berulang kali untuk mempertahankan rumah tangga kita, tapi apa jawabanmu?” potong Kiran yang sudah berlinang air mata, tapi masih bisa dia tahan agar tidak jatuh.


“Kau tetap mendorongku untuk pergi menjauh dari hidupmu! Dan aku bisa melakukannya sekarang, aku menjauh darimu hidupmu selama hampir lima tahun ini,"


"Lalu kenapa kau yang malah dengan tidak tahu malunya datang kembali ke dalam hidupku dan Queen,” cecar Kiran yang seketika membuat Reksa terdiam tak berkutik.


“Sebaiknya kau tidak perlu datang lagi! Kau tidak perlu mencariku ataupun membuat Queen berharap dengan sesuatu yang mustahil. Kami baik-baik saja tanpa dirimu selama ini,” imbuh Kiran yang secara tidak langsung menyatakan bahwa dia tidak bisa memaafkan Reksa maupun memberinya kesempatan lagi.


Bersambung, ......

__ADS_1




__ADS_2