Love Me Again, My Husband!

Love Me Again, My Husband!
Kembalinya Kiran Bersama Baby Queen


__ADS_3

Reksa ingin segera membacanya, tetapi sebentar lagi mobil yang dia kendarai akan segera tiba di rumah kecil yang di tinggali Kiran dan Baby Queen. Belum sempat Kiran turun dari mobilnya, Reksa langsung membuka link yang Dani kirimkan karena sangat penasaran.


“Apa ini?” seru Reksa tanpa sadar dengan raut wajah terkejutnya.


Betapa terkejutnya Reksa melihat beberapa berita yang membicarakan tentang penawanan dan siksaan yang terjadi pada Anya selama hampir lima tahun ini.


Dan yang membuat Reksa semakin terkejut adalah dirinya di nyatakan sebagai dalang utama di balik nasib tragis mantan kekasihnya itu.


Kiran yang berniat turun dari mobil tersebut, akhirnya mengurungkan niatnya melihat Reksa yang tampak sangat terkejut sambil menatap layar ponselnya. Sedangkan Baby Queen sudah tertidur pulas di kursi belakang.


“Mas, ada apa?” tanya Kiran yang mulai khawatir.


“Aah, … Tidak ada apa-apa!” jawab Reksa yang tidak mau melibatkan Kiran lagi dalam masalah Anya.


“Kiran, maaf! Sepertinya aku harus kembali sekarang! Tolong beritahu Queen bahwa aku sedang memiliki banyak pekerjaan sehingga tidak bisa menemaninya lagi,” ujar Reksa menatap mata indah Kiran dengan lekat.


“Aku tahu kau belum bisa memaafkan aku, apalagi bersedia untuk ikut kembali denganku. Maka dari itu aku ingin meminta tolong padamu agar menjelaskan kepergianku pada Queen,”


“Dia pasti akan terus menanyakan keberadaan ku, karena aku sudah berjanji akan membuatkan makanan kesukaannya begitu dia bangun nanti.”


Reksa berusaha untuk menutupi masalah Anya yang melibatkan dirinya. Cukup sekali Kiran terlibat dengan Anya dan hal itu hampir saja membuat putrinya tiada di dunia ini.


Sebaiknya Kiran dan Baby Queen memang tetap berada di London agar tidak ada bahaya yang menimpanya.


“Jelaskan dulu padaku, apa yang telah terjadi di sana? Aku tahu ini bukan masalah pekerjaan ‘kan?” cecar Kiran yang tidak bisa menyembunyikan perasaan khawatirnya lagi pada Reksa.


“Ini masalah perusahaan, Kiran! Jangan khawatir,” ucap Reksa menyakinkan Kiran.


“Aku akan membawa Queen ke kamarnya dulu sebelum pergi,” imbuhnya yang turun lebih dulu dari mobilnya. Lalu menggendong tubuh mungin Baby Queen dan berjalan masuk ke kamarnya.


“Apalagi yang kau sembunyikan dariku, Mas?”

__ADS_1


Kiran sangat tahu bahwa Reksa sedang menyembunyikan sesuatu darinya. Kiran langsung saja mengambil ponselnya untuk menanyakan langsung pada Dani.


Tak menunggu waktu lama, panggilan telepon itu langsung terhubung dengan Dani. Dari cara bicaranya, sepertinya Dani tengah panik akan sesuatu.


“Halo, Nyonya! Apakah ada yang anda butuhkan?” tanya Dani.


“Apa yang terjadi? Kenapa Mas Reksa tiba-tiba saja memutuskan untuk kembali, bukankah kalian akan tetap berada di London selama satu bulan?”


Kiran mengabaikan pertanyaan Dani langsung saja menanyakan apa yang mengganggu pikirannya sejak tadi.


Dani tampak termenung beberapa saat, lalu kembali berkata, “ Sebaiknya anda melihat membacanya sendiri, Nyonya! Saya akan mengirimkan linknya.”


“Baiklah!” sahut Kiran yang langsung memutuskan sambungan telepon mereka.


Dan tak lama kemudian, link yang Dani kirimkan langsung Kiran buka. Betapa terkejutnya Kiran setelah mendengar beberapa berita tentang kemunculan Anya kembali dalam keadaan yang sangat memprihatinkan.


Di tambah nama Reksa di cap sebagai tersangka utama atas penyekapan dan penganiayaan yang di alami Anya.


Namun Kiran sama sekali tidak menggubris perkataan Reksa dan masih membaca setiap judul artikel yang dia dapatkan dengan ajah syoknya.


Lalu Kiran langsung bertanya, “Apa benar, Mas Reksa yang melakukan semua ini pada Anya?”


“Tidak sama sekali, Kiran! Setelah kau pergi aku bahkan tidak pernah melihatnya sekalipun, aku hanya focus mencari keberadaanmu selama ini. Tanyakan saja pada Dani, Seno dan Leo yang menjadi saksi bagaimana gilanya aku hanya untuk menemukannya,” jelas Reksa yang tidak mau Kiran salah paham dan meninggalkan dirinya lagi seperti sebelumnya.


“Lalu kenapa Anya mengatakan bahwa kau yang memerintahkan beberapa orang untuk melakukan semua itu padanya?” Tampak jelas dari sorot wajah Kiran yang masih ragu dengan penjelasan Reksa.


“Aku juga tidak tahu mengapa dia berpikir bahwa aku ‘lah yang melakukan itu! Maka dari itu aku harus segera kembali agar masalah ini juga secepatnya di selesaikan,”


“Tolong, percayalah padaku! Aku sungguh tidak tahu apapun lagi tentang Anya setelah kau memutuskan untuk meninggalkan aku saat itu,” ujar Reksa yang sangat takut Kiran akan membawa Queen pergi meninggalkan dirinya tanpa jejak.


“Aku percaya padamu, Mas! Aku sangat tahu kau bukan orang yang seperti itu. Sebenci apapun kau pada seseorang, kau tidak akan pernah lakukan hal sekejam itu,” ucap Kiran yang tentunya sangat mengenal bagaimana sifat suaminya.

__ADS_1


“Terima kasih, Kiran! Tetaplah di sini, aku akan segera kembali untuk menjemput kalian berdua!”


Tanpa permisi Reksa langsung mendekap erat tubuh Kiran yang sangat dia rindukan selama ini. Kiran tidak menolak maupun membalas pelukan tersebut. Jujur saja, Kiran juga sangat merindukan Reksa tetapi hatinya belum sepenuhnya ingin memaafkan pria yang masih dia cintai itu.


Hari itu juga, Reksa dan Dani segera kembali untuk mengurus masalah yang di perbuat oleh Anya yang ternyata juga menjerat Steven dan beberapa pejabat penting lainnya.


Semua orang sudah mengetahui tentang artikel yang menjerat Reksa itu. Seno pun ikut kembali bersama dengan Reksa dan Dani untuk membantu menyelesaikan.


Sedangkan Papah Ibnu, Mamah Syifa dan Zara di paksa untuk tetap berada di London. Karena membuat mereka akan tetap aman dari kejaran para wartawan dan pihak yang membenci keluarga mereka.


Alhasil, Papah Ibnu dan Mamah Syifa akhirnya menginap di rumah milik Zara yang ada di London bukan tinggal di hotel lagi demi keamanan.


...****************...


Beberapa jam setelah kepergian Reksa, Dani dan Seno meninggalkan kota London. Baby Queen bangun dari tidurnya, dia langsung menangis memaksa ingin bertemu dengan Papanya.


Segala cara sudah Kiran, Alka dan Dira lakukan untuk membujuk Baby Queen. Namun sayangnya gadis kecil itu tetap saja dengan keinginannya yaitu bertemu dengan Papanya.


“Kita kembali saja!” Kiran memutuskan.


“Apa kau yakin akan membawa Baby Queen kembali dalam situasi seperti ini?” tanya Alka memastikan keputusan Kiran lagi.


“Lihatlah, di antara kita semua tidak ada yang bisa membujuknya! Lalu aku harus bagaimana sekarang?” ujar Kiran yang terlihat putus asa.


Sebenarnya dia lebih mengkhawatirkan keadaan Reksa yang harus menghadapi banyak cacian dan hinaan dari semua orang. Padahal semua itu belum tentu perbuatannya.


“Mungkin sudah waktunya untuk kita semua kembali, Alka!” imbuh Dira yang bergabung dengan mereka sambil menggendong Baby Queen yang akhirnya tertidur, karena kelelahan menangis.


Bersambung, .....


__ADS_1


__ADS_2