Love Me Again, My Husband!

Love Me Again, My Husband!
Pamer Putri Tercinta


__ADS_3

Kiran tentunya tidak akan menolak perlakuan manis dari putrinya. Sedangkan Baby Queen sendiri terlihat sangat bahagia menyuapi Mama.


Sementara di sisi lain, Dira kembali mendekati Reksa dan mengajak mengobrol sebentar. Dira teringat dengan permintaan Dani sebelumnya yang meminta list segala tentang Baby Queen.


“Aku dengar kau memerintahkan Dani untuk mencari tahu segala hal tentang Baby Queen?” tanya Dira yang memilih duduk berhadapan dengan Reksa di ruang tamu.


“Emm, … Aku tidak mengetahui apapun tentang putriku. Jadi, aku harus mencari tahunya,” jawab Reksa membenarkan.


“Sebaiknya kau langsung menanyakan saja pada Baby Queen. Dia tipe anak yang sangat terbuka, berbeda jauh dengan ibunya yang selalu menyimpan perasaannya untuk dirinya sendiri,” ujar Dira memberikan saran.


“Baby Queen akan lebih senang dan bahagia, bila kau langsung menanyakan tentang kesukaannya dan apa yang dia takuti. Dengan begitu kau juga akan lebih dekat lagi dengan putri kecilmu itu,” imbuh Dira yang membuat Reksa menjadi berpikir ulang.


“Benar juga apa yang kau katakan! Terima kasih atas sarannya,” ucap Reksa yang menerima saran tersebut.


“Boleh aku bertanya sesuatu padamu?” lanjut Reksa meminta ijin lebih dulu untuk bertanya.


“Tentu, tanyakan saja!” sahut Dira mengijinkan.


“Mengapa kau dan Alka mau membantuku untuk bersama dengan Kiran lagi! Dulu kau bahkan menghajar aku sampai benda pusaka yang menjadi masa depanku hampir terancam, tapi sekarang kau malah mau membantuku mendapatkan Kiran kembali?” tanya Reksa yang penasaran dengan perubahan sikap Dira padanya.


“Asal kau tahu sampai sekarang aku pun masih sangat membencimu dan berharap Kiran tidak akan pernah memaafkan mu,” tukas Dira yang langsung menunjukan taringnya.


“Namun aku juga menyadari selama beberapa tahun ini Kiran bersembunyi darimu, dia tidak sedikitpun bisa melupakan dan membencimu setelah apa yang kau lakukan padanya,"


"Hari-harinya selalu di isi dengan kerinduannya padamu. Bahkan ketika Baby Queen lahir, dia juga membiarkanmu menggendong dan memberikan nama, bukan?”


“Dari situlah aku sadar bahwa sebenarnya Kiran dan Baby Queen tidak akan bisa jauh darimu! Maka dari itu, tolong jangan sakiti Kiran lagi. Jika kau berani menyakitinya lagi, saat itu juga aku benar-benar akan membawa Kiran dan Baby Queen pergi sejauh mungkin tanpa bisa di temukan olehmu,” ancam Dira.

__ADS_1


“Percayalah padaku! Kali ini aku tidak akan melakukan kesalahan apapun lagi yang bisa membuat Kiran pergi dari hidupku. Cukup satu kali aku melakukan kebodohan dengan melepaskannya dengan harapan dia bahagia dan mewujudkan keinginannya bersama orang lain,” ujar Reksa yang membuat Dira menjadi kebingungan.


“Aku tidak tahu apa yang sedang kau maksud, tapi semua itu sudah berlalu. Yang perlu kau lakukan sekarang adalah memperbaiki kesalahanmu dan menepati janji yang baru saja kau ucapkan.”


Dira tidak ingin membahas kesalahan masa lalu yang tentunya tidak bisa di putar kembali. Dira hanya akan memegang janji yang Reksa katakan untuk tidak menyakiti Kiran lagi maupun meninggalkannya dengan alasan apapun.


“Iya, kau benar! Aku harus focus dengan keluarga kecilku sekarang,” gumam Reksa yang membenarkan apa yang Dira katakan.


Pembicaraan itu terhenti ketika Baby Queen berlari dalam pelukan Reksa dan mengatakan bahwa Kiran sudah setuju untuk mengijinkan dia menginap. Meski tetap saja Kiran menjaga jarak dan mendiamkan Reksa sepanjang waktu.


...****************...


Hingga waktu tidur pun tiba, dimana kini Reksa sudah berbaring di ranjang kecil sambil memeluk putrinya.


Baby Queen meminta Reksa membacakan sebuah cerita dongeng kesukaannya, setelah bercerita cukup lama tentang tema-teman yang Baby Queen miliki di sekolahnya.


“Jangan buat Queen tidur terlalu malam, karena dia harus kembali bersekolah besok!” Kiran memberi peringatan yang di tunjukan oleh untuk Reksa.


“Yaa, … Aku mengerti!” jawab Reksa yang tersenyum lembut membuat Kiran sesaat terpesona dengan senyuman yang selalu membuatnya jatuh cinta itu.


“Mama!” Panggilan Baby Queen seketika menyadarkan Kiran dari lamunannya.


“Iya, sayang!” sahut Kiran yang masih berdiri di ambang pintu.


“Mama, bolehkah malam ini Queen tidur bersama Papa dan Mama? Anggap saja permintaan Queen ini sebagai hadiah ulang tahun dari Mama! Queen juga ingin merasakan seperti teman-teman yang tidur dengan Papa dan Mamanya.”


Siapa sangka Baby Queen masih banyak keinginan yang dia tahan begitu bersama dengan Papa dan Mamanya. Dengan sedikit menyembunyikan wajahnya di balik selimut, sepertinya gadis kecil itu ingi mengetahui bagaimana rasanya tidur di antara dua orang yang membuatnya hadir di dunia ini.

__ADS_1


“Baiklah! Ayo tidur di kamar Mama saja yang lebih luas.”


Dan siapa sangka Kiran menyetujui permintaan itu dengan mudah. Bahkan Kiran langsung menggendong tubuh kecil putrinya untuk pindah ke kamarnya, meninggalkan Reksa yang masih mematung tak percaya. Sampai bayangan Kiran dan Baby Queen sudah tidak terlihat, Reksa baru tersadar dan menyusul keduanya.


Kiran lalu membaringkan Baby Queen di tengah kasurnya. Kemudian dia sendiri berbaring di sisi kiri Baby Queen tanpa berniat mengunci pintu kamarnya. Sementara Reksa sendiri memberanikan diri untuk masuk ke dalam kamar yang tidak terkunci itu.


“Kunci pintunya dan segera tidur! Karena Baby Queen harus segera tidur sekarang agar besok bisa bangun pagi untuk sekolah,” ujar Kiran memberikan perintah serta arahan.


“Papa, cepat tidur disini!” seru Baby Queen sembari menepuk sisi kasur yang kosong di sisi kanannya.


Tanpa membuang kesempatan yang ada, Reksa langsung mengunci pintu kamar dan bergegas berbaring di sebelah putri kecilnya. Untuk kesekian lamanya, akhirnya Reksa bisa merasakan hangatnya seranjang lagi dengan Kiran, meski ada Baby Queen yang menjadi sekat di antara keduanya.


...****************...


Tak perlu waktu lama, Baby Queen dan Kiran sudah terlelap di dalam alam mimpi mereka. Mungkin Kiran merasa lelah telah mempersiapkan pesta ulang tahun putri mereka dan Baby Queen sendiri lelah bermain.


Reksa diam-diam memfoto Kiran dan Baby Queen yang tengah tertidur pulas dan langsung menjadikannya sebagai foto profil di setiap media sosialnya.


“Cantiknya istri dan putri kecilku! Mimpi yang indah, sayangku dan cintaku! Jangan khawatir, karena Papa akan menjaga kalian berdua mulai sekarang,” ucap Reksa sembari mengecup kening Baby Queen dan Kiran secara bergantian.


Seketika ponselnya miliknya tidak berhenti mendapat pesan dan panggilan dari beberapa orang yang mengenali foto Kiran bersama anak kecil itu. Siapa lagi kalau bukan Papah Ibnu, Mamah Syifa, Seno, Dr. Aiden, Leo dan bahkan dani masih saja pura-pura terkejut padahal sejak awal dia sudah tahu segalanya.


Papah Ibnu:


“Reksa, Kau sudah menemukan Kiran?”


Bersambung, .....

__ADS_1



__ADS_2