
Rencana pun segera Dira jalankan tanpa sepengetahuan siapapun terutama Kiran. Karena dia tidak mungkin menyuruh langsung Reksa untuk datang dan memberitahu keberadaan Kiran, Dira akhirnya meminta bantuan kepada Dani.
Orang yang selama ini saling bertukar informasi, dimana Dira akan selalu memberitahu kondisi Baby Queen. Sedangkan Dani memberitahu tentang apa saja yang Reksa lakukan. Karena informasi dari Dani inilah yang membuat Dira tidak tega memisahkan Ayah dan anak lebih lama lagi.
Seperti cara biasa, Dira dan Dani akan saling mengirimkan pesan untuk mendapatkan informasi yang mereka inginkan. Karena saat ini Dira yang membutuhkan informasi serta bantuan dari Dani, maka Dira yang lebih dulu mengirimkan pesannya.
Nona Dira:
“Dan, apakah dalam minggu ini Reksa akan mengunjungi London lagi?”
Sebelum meminta bantuan, Dira harus memastikan terlebih dahulu. Apakah Reksa akan kembali mengunjungi kota London lagi untuk melanjutkan pencariannya mencari keberadaan Kiran atau tidak.
Dengan begitu Dira bisa memikirkan langkah selanjutnya untuk mempertemukan Reksa dengan Baby Queen.
^^^Danial:^^^
^^^“Yaa, … Dua hari lagi, kami akan kesana!”^^^
^^^“Sepertinya kali ini Tuan Reksa akan lebih lama tinggal di London dari biasanya,”^^^
^^^“Ouhya, … Bukankan sebentar lagi ulang tahun Baby Queen? Kalau boleh tahu sekarang dia sedang menyukai apa?”^^^
^^^“Aku ingin memberikannya sebagai kado ulang tahunnya nanti.”^^^
Siapa sangka Dani membalas satu pesannya dengan beberapa pesan sekaligus. Meskipun semua pesan itu hanya menanyakan tentang Baby Queen, bukan tentang dirinya.
Jujur saja, sepertinya diam-diam Dira menaruh perasaan kepada Dani. Rasa nyaman yang di berikan Dani melalu pertukaran pesan mereka selama ini membuat Dira menjadi berharap lebih akan hubungan mereka.
Nona Dira:
“Iya, … Tapi kau hanya ingin menanyakan tentang Baby Queen saja? Kau tidak mau menanyakan tentang apa yang aku sukai?”
Dira kembali membalas pesan Dani yang terkesan ketus dan penuh kekesalan. Dani tidak sebodoh itusampai tidak merasakan akan makna pesan yang Dira kirimkan, hingga membuat dia tersenyum tipis dan kembali membalas pesannya.
^^^Danial:^^^
^^^“Apa kau di bawakan sesuatu dari sini?” ^^^
^^^“Katakan saja apa yang kau inginkan! Aku pasti akan membawakannya untukmu,”^^^
^^^“Dan juga jangan lupa beritahu aku tentang apa yang sedang di sukai Baby Queen, karena kau tengah bingung memikirkan hadiah ulang tahunnya,”^^^
Membaca balasan pesan dari Dani, Dira pun ikut tersenyum bahagia. Ada juga perasaan sedikit kesal juga karena Baby Queen masih menjadi yang utama di mata Dani.
Sampai akhirnya Dira merasa konyol sendiri, karena merasa bersaing dan cemburu dengan bocah mungil yang dia besarkan sendiri.
Nona Dira:
“Tidak perlu! Aku sudah tidak menginginkan apapun lagi”
“Baby Queen hanya menginginkan Papanya datang ke acara ulang tahunnya nanti,”
__ADS_1
“Jadi, bisakah kau membantuku untuk mencari cara bagaimana membawa Reksa datang di acara ulang tahun Baby Queen nantinya?”
^^^Danial:^^^
^^^“Apakah Nyonya Kiran sudah tidak masalah bertemu dengan Tuan Reksa lagi?”^^^
Nona Dira:
“Tentu saja kita harus melakukannya tanpa sepengetahuan siapapun”
“Ini rencana rahasia kita bertiga!”
^^^Danial:^^^
^^^“Bertiga?”^^^
^^^“Siapa satu lagi?”^^^
Nona Dira:
“Baby Queen juga termasuk dalam rencana rahasia ini,”
“Kau pikirkan caranya agar Reksa bisa datang di acara ulang tahun Baby Queen, seolah hanya sebuah kebetulan atau takdir.”
“Lalu sisanya kita serahkan pada Baby Queen.”
“Dia yang akan menjadi jembatan penghubung untuk Reksa dan Kiran bisa bersatu kembali, meski sepertinya tidak akan mudah!”
^^^Danial:^^^
^^^“Kau serahkan saja tugas ini padaku, karena aku adalah ahlinya untuk membuat seseorang mengalami sebuah kebetulan.”^^^
^^^Nona Dira:^^^
“Ouhya, … Suruh Reksa datang ke acara ulang tahun itu dengan membawa boneka kelinci besar ‘yah!”
“Karena Baby Queen sangat mengharapkan hadiah itu dari Papanya,”
^^^Danial:^^^
^^^“Okay!”^^^
^^^“Siap laksanakan!”^^^
...****************...
Rencana pun di jalankan, dua hari kemudian Reksa dan Dani benar-benar terbang kembali ke kota London. Seakan semuanya sudah terjadwal dengan pasti bahwa setiap satu bulan sekali Reksa akan mencari sendiri keberadaan Kiran.
Dan seperti biasa Reksa akan langsung meminta laporan dari orang suruhannya tentang perkembangan dari pencarian Kiran selam ini.
Sampai Reksa tidak tahu sudah berapa banyak uang uang telah dia keluarkan hanya untuk mencari keberadaan dan jejak Kiran di kota tersebut.
__ADS_1
“Kalian tidak berhasil menemukannya juga?” tanya Reksa yang terlihat pasrah mendengar kegagalan lagi.
“Maafkan kami, Tuan! Mungkin saja orang yang anda cari selama ini sudah pindah ke kota lain atau negara lain,” jelas salah satu orang tersebut.
“Lalu kenapa kalian tidak mencari tahunya? Apa kerja kalian selama ini, Hah?” bentak Reksa yang kini terlihat semakin frustasi.
“Kami sudah mencoba melakukannya, Tuan! Dan alasannya masih sama seperti sebelumnya, bahkan ada pihak lain yang berusaha keras untuk menyembunyikan identitas mereka,” ujar orang tersebut yang juga merasa bersalah karena tidak bisa melakukan pekerjaan mereka dengan hasil yang memuaskan.
“Alka? Kenapa sampai sekarang dia bersikeras menyembunyikan Kiran dariku,” gumam Reksa tidak bisa menyalahkan pada orang suruhannya saja mengingat ada Alka yang mampun untuk menjamin kerahasiaan keberadaan Kiran selama ini.
“Tuan, mungkin saja Nyonya Kiran sendiri yang meminta hal itu pada Tuan Alka,” ujar Dani.
“Itu sudah pasti, Dan! Mengingat betapa buruknya perlakuanku sebelumnya, bahkan aku pernah hampir membuat Kiran dan anakku sendiri mati tenggelam,” sahut Reksa yang hanya bisa mengakui kesalahannya. Mau marah pun percuma, karena kebencian Kiran semua berawal darinya sendiri.
“Sudahlah, kalian tetap cari keberadaan mereka seperti biasanya!” perintah Reksa pada orang suruhannya itu.
“Baik, Tuan!” sahut mereka semua.
“Kita pergi, Dan!”
Lalu Reksa kembali melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu dengan perasaan sedih dan kecewa. Dani hanya mengikutinya Tuannya itu dengan perasaan kasihan dan bersalah, karena dia sebenarnya mengetahui keberadaan Kiran.
Akan tetapi, dia tidak bisa memberitahukan kepada siapapun terutama pada Reksa yang seperti orang gila mencari keberadaan Kiran
...****************...
Sedangkan di sisi lain, Kiran dan yang lainnya tengah sibuk menyiapkan pesta ulang tahun Baby Queen yang akan di laksanakan besok. Pesta ulang tahun Baby Queen akan di langsungkan dengan tema outdoor mengingat di London masih musim panas.
“Mama!"
"Tante Dira!"
"Om Alka!”
Panggilan manis dari Baby Queen langsung mengalihkan tiga orang yang tengah sibuk memasang dekorasi pesta ulang tahun.
Gadis mungil yang cantik dan menggemaskan itu berlari kecil menghampiri ketiganya untuk menunjukan gaun yang akan dia kenakan saat ulang tahunnya.
“Bagaimana penampilan Queen?” tanya Baby Queen sambil melenggak lenggokkan tubuhnya yang berhasil membuat semua orang gemas sendiri melihatnya.
“Cantik tidak?” lanjut Baby Queen lagi yang membuat Alka dan Dira hampir saja jatuh pingsan saking imut dan menggemaskannya.
Ilustrasi Baby Queen memamerkan gaunnya, .....
Bersambung, .....
__ADS_1