
Hope u Like it
Ini hanyalah sebuah karya fiksi. Nama, tokoh, cerita/peristiwa merupakan unsur fiktif belaka, yang diciptakan oleh "saya" selaku penulis cerita.
Warning! Cerita ini dibuat hanya sebagai sarana hiburan, tidak untuk dipraktikkan atau pun dicontoh beberapa unsur di dalamnya.
Noted: Berdasarkan banyak alasan saya mengubah seluruh isi cerita dari yang pernah diterbitkan sebelumnya. Terima kasih.
...
...
🌸 GADIS BERJUBAH MERAH
Khusus ini, remake dari cerita dongeng Rusia The Red Riding Hood, ya. Tapi dengan gaya bahasa penulis. Cerita ini udah dibuat sejak lama... lamaaa banget
_____
"Cinta itu tidak buta tapi menulikan. Kau nyata, melihat bahagia bersama orang yang kau cinta tanpa menghiraukan apa kata orang tentang dia."
______
🍁
__ADS_1
"Taehyung ... kau sungguh mencintaiku, 'kan?" Gadis bertudung merah itu menatap sendu wajah milik kekasihnya, tak dapat dipungkiri jika kepercayaan yang ia punya telah goyah dalam sekejap mata kala mendapati sang kekasih dengan begitu teganya menghabisi keluarga yang ia cinta, ayah, ibu, dan saudaranya. Yang menentang hubungan mereka. Ya, hubungan mereka.
Bahkan noda merah masih terjejak basah pada tubuh dan rambut makhluk itu.
Kisah terlarang, perasaan terlarang yang seharusnya tidak dimiliki oleh gadis sepertinya. Namun tampaknya, Red terlalu dibutakan oleh cinta. Oleh hati dan perasaannya.
Paras rupawan daripada sang iblis yang menjadi kekasihnya telah membutakkan hati, menulikkan telinga pada keadaan sekitar yang sungguh sangat menolak kisah mereka.
Menentangnya.
Bahkan beberapa mengutuk saking buruknya.
Mengukir senyum, pria setengah telanjang yang dipanggil Taehyung itu meraih wajah sang gadis, membelainya penuh kehati-hatian seolah ia adalah benda rapuh yang mudah pecah kala tersentuh oleh tangan besarnya. Tatapan penuh kasih sayang membius si gadis, meraih kembali kepercayaan dan meniadakan keraguan yang sempat terciptakan.
Suaranya parau kala membisikkan sebait kalimat yang menghantarkan getaran pada jiwa. "Dan aku sangat menginginkanmu, Dear...."
Menjauhkan wajah dari ceruk leher Red, Taehyung membingkai wajah kekasihnya, melayangkan tatapan penuh minat dengan senyum meyakinkan terukir di bibir.
"Kau mau, 'kan?" bisiknya lagi. Menggoda. Menghanyutkan. Menyesatkan.
Terhipnotis, Red menganggukkan kepala membuat Taehyung tersenyum lega.
Tanpa ragu, perlahan dilepaskannya jubah merah yang membalut tubuh kekasihnya, melucuti kain yang tersisa dengan penuh kelembutan.
__ADS_1
Kemudian ia mendorong Red ke tempat tidur, menindihnya ... lalu menyeringai lebar menampakkan giginya yang memanjang dan tajam.
Wajah Red berubah pias. Memucat, pasi.
Namun, gadis itu hanya mampu diam dengan tanpa mengalihkan pandangan dari wajah menyeramkan kekasihnya. Yang kini telah berubah wujud sepenuhnya.
Menjadi monster yang sebenarnya.
Serigala raksasa yang menakutkan dengan gigi runcing yang siap mencabik, mengoyak dagingnya kapan saja.
Seketika penyesalan merenggut jiwa. Bayangan tentang bagaimana sang ibu mati-matian berusaha melindunginya dari sang pujaan, dan bagaimana tubuh ringkih itu terkoyak cukup dalam tepat dalam pandangan, membuat persendiannya melemah.
Ibu, Red sangat merasa bersalah.
Pun saat sang ayah dicakar habis oleh gerombolan iblis lainnya, serta saudara tersayangnya.
Sungguh kesadaran yang sangat terlambat.
"Kau bodoh karena menyerahkan diri pada iblis sepertiku, Dear...."
FIN.
"Kekasih yang kau cintai adalah makhluk yang paling menginginkan kau mati."
__ADS_1