Maduku Tuan Putri Dirumahku

Maduku Tuan Putri Dirumahku
bab. 23 mulai berubah


__ADS_3

POV. ( Siska )




aku masuk keruangan ku setelah istri mas Seno keluar dar showroom ku ,karyawan ku menyapaku penuh tanda tanya ,aku tak menghiraukan dan duduk di sofa ruangan ku ,aku mengambil ponsel di dalam tas dan segera menghubungi mas Seno .



{hallo mas,kamu dimana sih}



{dirumah kawan,ada apa }



{ kok ,ada apa ,emang kamu gak tau istrimu datang melabrak ku dan dia minta uang yang kamu pakai aku kembalikan }



{ah,,! jangan bahas itu sekarang ,aku lagi stres banyak masalah ,udah dulu ya aku mau jalan }



mas Seno mematikan ponsel nya ,aku geram sekali melihat tingkahnya ,sekarang mas Seno mulai menghindari ku ,aku harus segera bertemu dengannya untuk mengoleskan minyak dari Abah ke baju yang dia pakai



aku membawa mobil ku menembus gelapnya malam,tujuan ku adalah rumah darlis sahabat mas Seno yang letaknya di dekat pelabuhan kapal,tiga jam perjalanan akhirnya aku sampai di desa tempat tinggal mas Darlis.



sampai dirumah mas Darlis aku menghentikan mobil ku dihalaman rumah ,,aku lihat pintu depan tertutup rapat dan ruang tamu gelap ,aku berjalan ke samping rumah melihat kedalam lewat celah gorden jendela , ruang tengah ada penerangan lampu ,aku melihat seorang perempuan berjalan dari arah dapur .



tok...tok....



aku mengetuk pintu samping ,perempuan yang sedang berjalan ke arah dapur menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah pintu ,lalu melangkah mendekati pintu .



"cari siapa ," perempuan yang tubuhnya agak gemuk .



"saya cari mas Darlis apakah ada dirumah ." tanya ku .



"ada perlu apa cari suami saya ," wajah perempuan dihadapanku berubah masam.



"saya mau menanyakan keberadaan mas Seno ,apa saya boleh masuk ." tanyaku .



perempuan di hadapanku menatap ku tajam ,aku sampai bergidik , seperti ada kilat di bola mata nya ,dia membuka pintu dan menyuruhku masuk ,aku agak kesulitan waktu melewati badanya yang nyaris memenuhi ruangan pintu .



"duduk disini saja ." istri mas Darlis menyuruhku duduk di kursi dekat pintu yang menuju ke dapur,setelahnya dia masuk kedalam kamar .



tak lama mas Darlis keluarga dari kamar dan menghampiriku ,,aneh sekali penampilan mas Darlis ,dia mengenakan kain sarung memakai baju hitam yang warnanya lusuh dan dari badan nya mengeluarkan bau aneh seperti kemenyan .



"ada apa kamu mencari ku sis," tanya mas Darlis sambil duduk di hadapan ku .



"aku cari mas Seno ,dia sekarang susah aku temui ,ada apa sebenarnya mas." aku menatap mas Darlis .



mas Darlis mengambil rokok diatas meja dan menghidupkan nya ,asap mengepul dari mulut mas Darlis ,dia menatapku seolah ada keraguan di wajah nya untuk menjawab pertanyaan ku .



"kapan terakhir kamu ketemu seno ." suara berat mas Darlis mengusik lamunan Ku.



" seminggu yang lalu dia aku suruh datang kerumah ku dan menginap ,tapi pagi pagi sekali dia pulang ,dia bilang takut istrinya curiga ." jawabku .



'seno banyak masalah ,,biarkan dulu dia menyelesaikan masalahnya ,jangan di ganggu .' kembali suara berat mas Darlis membuyarkan konsentrasi ku .



"tolong beri tahu saya mas dimana mas Seno tinggal ." aku memohon ke mas Darlis .



"aku tidak tahu dimana dia tinggal ,dia hanya mengatakan sedang banyak masalah dan tidak mau bertemu dengan siapa pun ." sorot mata mas Darlis seperti menyimpan sesuatu.



"sebaiknya kamu pulang sekarang ,nanti jika ada kabar dari Seno aku hubungi kamu ." mas Darlis seperti nya tidak suka berlama lama disini .


__ADS_1


"ya sudah mas ini kartu nama ku ,tolong hubungi aku jika ada kabar tentang mas Seno ." pintaku .



"ma,tamu nya mau pulang ,dia mau pamit ." ujar mas Darlis memanggil istri nya .



perempuan gemuk keluar dari kamar ,wajah nya masih masam seperti tadi .



aku menyalami mas Darlis dan istrinya ,tidak ada ucapan apapun dari istri mas Darlis saat aku berpamitan ,,segera aku menuju ke mobilku dan membawanya membelah malam yang semakin larut .



saat melewati jalan yang kanan kirinya kebun pisang ,dari tikungan Deket gardu ronda muncul mobil SUV warna hitam ,,mobil berhenti di tikungan memberiku sinyal supaya aku jalan duluan,aku mempercepat laju mobilku ,ku lihat jam di ponselku sudah pukul 23.45 menit .



mobil hitam tadi berada di belakang ku ,saat aku memperlambat jalan mobil,mobil di belakangku pun melambat begitupun saat aku mempercepat,mobil dibelakangku juga berjalan cepat,hatiku dipenuhi kekhawatiran .



aku terus mempercepat mobilku ,saat sudah mendekati jalan utama mobil di belakangku bergerak cepat dan memotong jalan didepan ku ,aku menginjak rem dengan cepat dan sangat kuat ,mobil ku memutar dan mengeluarkan suara berderit sangat keras dan berhenti ketika menabrak tembok warung yang tidak ada lampu penerangan di depannya .



blum...



pandangan mataku gelap dan aku gak ingat apa apa lagi ,aku pingsan .



••••••••



sayup sayup telingaku mendengar suara dengkuran nafas ,aku membuka mataku melihat sekeliling ruangan ,aku tidur di sebuah kamar bercat hijau muda ,di bawah jendela ada sofa panjang disana diatas sofa seorang pria sedang tidur mendengkur ,suara dengkurannya sangat keras ,di samping tempat tidurku ada meja kecil ,sepiring nasi putih ,ayam goreng ,semangkuk mie rebus diletakan diatas meja ,satu teko air minum dan gelas plastik .



aku memeriksa tubuhku ,baju ku masih tetap sama saat aku dapat musibah ,aku mengangkat kepalaku mencari di mana tas ku ,tapi aku jatuh lagi ke kasur ,kepalaku sakit sekali,aku meraba kepalaku keningku di perban,tangan kanan ku juga sakit sekali terlihat lebam dan bengkak .



krek..


Pintu dibuka dan masuk lah seorang pria tinggi besar ,pria ini berjalan menghampiri lelaki yang tidur di atas sofa ,dalam satu gerakan pria ini menampar lalu menyumpal mulut pria bertubuh subur menggunakan kain .


pria berbadan gemuk terbangun dan gelagapan,tangan pria bertubuh tinggi masih menekan mulutnya .



"gak ada kerjaan kamu selain tidur ya .!"



le..paas..kaann ampun ...



terdengar pelan suara lelaki gemuk memohon ,, pria bertubuh tinggi menarik tanganya kasar dan lelaki bertubuh gemuk langsung ter batuk batuk ,nafasnya tersengal sengal dan wajahnya pucat .



"maaf bos saya ketiduran,subuh tadi kita baru masuk markas ." ucap lelaki bertubuh gemuk ,badanya gemetar .



"sekali lagi aku lihat kamu tidur aku habisi kamu ." bentak pria bertubuh tinggi .



tak ada jawaban dari lelaki bertubuh gemuk ,pria bertubuh tinggi menoleh ke arahku dan berjalan mendekati ranjang tempatku berbaring .



tubuh pria ini tinggi dan kekar ,di lengan tangan sebelah kiri penuh gambar tato ,wajahnya tampan dengan hidung mancung dan mata menyorot tajam ,ada cambang halus di kedua pipinya, siapa pria ini dan apa maksudnya membawaku kesini ." fikiranku dipenuhi kekhawatiran .



"bangun dan makan lah ,diatas meja ada makanan untukmu ," suaranya serak dan menurutku terdengar sangat menggetarkan hati ,pria ini sangat tampan tapi wajahnya begitu dingin .



aku diam saja , bagaimana aku mau makan tanganku yang sebelah kanan jika digerakan rasa nya sakit sekali dan kepalaku Pun sakit di bagian pelipis .



"heh..! kamu punya telinga kan ,kamu bisa dengar apa yang aku ucapkan barusan ." pria dihadapanku mendekatkan wajahnya ke telinga ku ,,aroma tubuhnya mengeluarkan bau khas laki laki .



"tangan kananku sakit sekali jika di gerakan ,bagaimana aku bisa makan ." ujarku .



"baiklah aku akan menyuapi mu,sekarang bangunlah ,,pria dihadapanku membantuku bangun dan menaruh kepalaku di atas tumpukan bantal.



dia mengambil nasi di piring dan meletakan ayam goreng serta mie rebus diatasnya ,lalu menyuapi ku,hatiku bertanya siapa sebenarnya pria berbadan tinggi kekar ini ,kenapa sikap nya begitu manis kepadaku .



aku ingin bertanya tentang kejadian yang menimpaku semalam,aku juga ingin menanyakan di mana mobil ku ,tapi aku tahan dulu siapa tahu nanti dia yang memberitahu kan kepadaku .

__ADS_1



selesai menyuapi Ku ,dia menyuruh pria bertubuh gemuk membawa piring dan mangkuk ke luar dari kamar ,setelah lelaki gemuk keluar dari kamar pria ini mengambil kursi dan duduk di samping ranjang .



"siapa nama mu ." tanya nya dingin .



"Siska." jawabku menoleh ke arahnya .



"nama yang bagus ,panggil aku Jodi ,aku bos mafia \*black dragon\* anak buah ku menyelamatkanmu dari perampokan ." ucapnya dengan suara berat ,matanya menyorot tajam menatap wajahku .



"aku sekarang ada di mana ." tanya ku sambil menatap mata tajam nya .



"di rumahku ,,jauh dari tempat kamu dirampok ,,aku akan manggil dokter kemari supaya kamu cepat sembuh ."



"sekarang kamu istirahat ,jika perlu apa apa panggil si dungu Parto ,dan jika kamu melihat Parto tidur kamu boleh menampar mulutnya yang bau kemenyan ." ujar Jodi terkekeh.



aku tersenyum mendengar ucapan Jodi ,memang benar Parto tidur mendengkur dan bunyinya bikin telinga sakit .



••••••



tiga hari dirawat dokter yang didatangkan Jodi ke kamarku kondisiku semakin membaik ,perban di pelipis ku sudah di lapas dan tanganku tidak teras sakit lagi ,obat obatan dan vitamin dari dokter aku rutin minum tiap hari .



"mbak Siska ,ini baju gantinya ,silahkan ganti sekarang bos Jodi sudah menunggu di rumah induk ." Parto melemparkan kantong plastik ke atas sofa dan pergi setelah menutup pintu kamar .



aku meraih kantong plastik dan membawanya ke kamar mandi ,gaun warna oranye dan sepatu pantofel warna cream sudah melekat di tubuhku,aku melihat penampilan ku di cermin ,wajahku masih terlihat pucat dan tirus ,tapi aku sudah meras sehat dan kuat .



aku keluar dari kamar ,Parto berdiri disamping pintu kamar ,melihatku keluar dia segera mengajak ku menemui bos Jodi di rumah induk ,aku berjalan di belakang Parto melewati halaman yang ditumbuhi rumput Jepang dan beraneka macam bunga ,melewati kolam renang dan berhenti didepan pintu kaca yang berukuran besar dan tinggi menjulang .



Parto menekan bel yang ada di tembok samping pintu ,tak lama keluar seorang wanita berusia sekitar lima puluh tahunan dan mempersilahkan aku masuk ,Parto tidak ikut masuk kedalam rumah ,perempuan berbaju putih putih membawaku ke sebuah ruangan dan mempersilahkan aku duduk .



mataku menelusuri setiap sudut ruangan ,ada sofa besar dan sangat bagus ditengahnya ada meja kayu berukir gambar naga ,didinding ruangan ada rak kayu dan berjejer botol minuman berbagai jenis .



pintu berwarna biru gelap terbuka,Jodi berjalan ke arahku ,Jodi memakai kemeja warna hitam kancing baju bagian atas terbuka menampakan bili halus di dadanya ,di padu dengan celana jeans ketat membungkus kaki panjangnya .



dia mengambil satu botol minuman dan duduk di sampingku,menuangnya di gelas dan memberikan kepadaku .



"chears ...



dia mengangkat gelasnya dan mengadu dengan gelas yang aku pegang,



"kamu cantik sekali ,tetaplah disini bersamaku ." ujar Jodi .tersenyum manis ke arahku ,aku diam tak merespon pujian nya .



"Jodi ,,dimana tas ku apakah anak buahnya menemukan tas dan handphone ku ." tanyaku .



"anak buah ku hanya membawa mobil mu ,aku tidak tahu tentang tas dan handphone mu ,kamu tenang saja aku bisa memberimu tas dan handphone mahal dari yang kamu miliki,tetaplah bersamaku ." ujar Jodi ,matanya menatapku dingin .



aku setengah mabuk saat Jodi menggendongku ke kamar ,badanku dilempar diatas tempat tidur yang sangat mewah penuh ukiran naga dari lapisan emas ,aku hampir terjatuh karena kasur yang aku tiduri sangat empuk dan membuat tubuhku terpental saat dilempar Jodi .



Jodi membuka bajunya ,ku lihat Dada bidangnya yang penuh otot ,matanya menatapku nyalang ,tubuhku yang mungil diangkatnya Jodi melepas gaun ku ,dan membawaku ke kamar mandi .



auwwwww.....panas ...Jodi ...tolong jangan lakukan ini .



Jodi memasukan tubuhku di bath tub yang berisi air panas ,aku meloncat keluar dan kulihat tubuh polos ku merah seperti udang rebus ,,,Jodi tertawa melihat ekspresi ku ,tubuh polos Ku kembali diangkat dan di baringkan ditempat tidur ,kali ini tidak dilempar olehnya .



dan ....semalam penuh aku harus melayani Jodi ,,badanku berdarah darah digigit nya dan pangkal paha ku sakit sekali ,,,,Jodi laki laki hiper \*\*\* .


__ADS_1


bersambung .


__ADS_2