
POV . Friska .
*******
hari ini hari pertama amori masuk sekolah taman kanak kanak ,wajah amori sangat ceria dan semangat ,setelah sarapan aku mengajak Rani pengasuh amori ikut menemani amori disekolah .
setelah mengantar amori aku mengendarai mobilku menuju toko ,di tengah jalan aku ingat Lina ,gimana kabar Lina sekarang ,mungkin dia senang jika aku bawakan kue bolu kesukaan nya .
aku berhenti di toko kue besar di pinggir jalan ,aku membeli kue bolu dan minuman varian buah untuk Lina ,mobil aku parkir di depan rumah kontrakan ,warung mie ayam sepertinya sudah lama tidak jualan .
tok....tok...
aku mengetuk pintu dan mengucap salam,mas Dany keluar sambil membawa ember berisi cucian pakaian bayi.
"fris ...sini masuk,duduk dulu ya aku mau jemur baju dulu ." mas Dany keluar menjemur baju .
aku duduk di atas karpet di ruang tamu ,aku mendengar suar tangisan bayi ,kenapa Lina diam saja bayinya menangis ,bathin ku.
mas Dany masuk tergesa desa mendengar tangisan bayi,dan keluar lagi menggendong bayi Lina ,menggoyang goyang tubuh mungil nya sambil memberinya susu .
kasian sekali aku melihat keadaan mas Dany dan Lina ,laki laki yang dulu gagah dan bersih saat menjadi suamiku ,kini tubuhnya kurus dan tidak terawat,rumah pun berantakan ,dia atas karpet tisu berserakan ,ada bekas tumpahan susu dan tumpahan kopi ,lantai nya banyak debu sepertinya sudah lama tidak di pel .
"mas ....Lina kemana ,ini aku bawain bolu kesukaan nya." tanya ku saat bayi sudah tenang di pangkuan mas Dany.
"Lina tidak perduli dengan bayinya fris ,aku yang mengurusnya andai ibu ada disini mungkin aku tidak terlalu kerepotan mengurus Lina dan bayi nya ,warung jarang buka karena gak ada yang jagain Angga ." ucap mas Dany sedih .
aku meminta Angga dari mas Dany dan memangku nya ,wajah Angga tampan dan kulitnya bersih ,tiba tiba Lina muncul dari kamar dan duduk bersama kami .
"bawa kue lagi ya,pasti enak kamu yang buat ," ujar Lina tersenyum ke arahku .
"iya kue nya enak ,aku potong potong dulu ya nanti aku bawa kesini lagi ."ujarku berlalu ke belakang .aku mengambil piring dan pisau di dapur ,memotong Bolu dan meletakan di atas piring .
"Ayuk Lina makan bolu nya ." aku menyodorkan piring berisi Bolu ke Lina ,Lina makan dengan lahap ,sudah enam potong dia habiskan ,mas Dany ijin kebelakang Mau masak nasi ,angga ada di pangkuan Ku.
"Lina ....ini anak kamu tampan dan lucu sekali ,coba deh kamu lihat ." aku duduk di samping Lina .
Lina hanya melirik sebentar dan mengambil minuman .
"dia masih bayi Lin ,kamu harus menyusui bayi mu biar dia tumbuh sehat ." ujarku membujuk Lina .
"aku janji jika kamu mau menyusui Angga ,aku setiap hari akan mengantar kue bolu untukmu ,gimana kamu mau kan .?" aku masih merayu Lina .
"Gimana cara menyusui .' tanya nya .
aku meletakan Angga di atas karpet lalu memberi tahu ke Lina bagaimana cara menyusui bayi,ada aroma tak sedap dari tubuh Lina ,apa dia jarang mandi ,aku tahan nafas saat membantu Lina membuka kancing baju dan bra miliknya .
"aduh ,,sakit..." kenapa dia menggigit ku ." tanya Lina menahan wajah Angga.
"Angga tidak menggigit atau melukai mu Lin ,dia menghisap air susu dari payudara mu ,supaya tubuhnya cepat besar dan sehat .aku senang sepertinya Lina sudah mulai mengerti .
lina diam matanya menatap Angga yang sudah mulai tertidur ,aku bangun berjalan ke belakang ingin melihat mas dany sekalian mau pamit .
mas Dany sedang membuat sambal ,di piring sudah ada tempe goreng dan ikan asin ,di panci sudah ada bening daun katuk .
"mas ,aku pamit ya ,mau jemput amori di sekolah ." ujarku ke mas Dany .
'makan dulu fris ....aku udah selesai masaknya nih ,tapi ya lauknya seperti ini fris ,gak tahu kamu doyan apa gak." ucap mas Dany .
"kamu makan sama Lina mas ,,suruh Lina makan yang banyak biar ASI nya lancar ,aku pulang dulu ya ." ucapku sambil berjalan ke arah pintu depan .
saat hendak membawa mobilku pergi ada telepon masuk .aku cek ponselku Winda yang telepon .
"mbak ...kamu dimana ."
__ADS_1
" lagi dijalan mau jemput amori ."
"langsung pulang kerumah ibu ya mbak ,ada tamu mau ketemu sama mbak ."
aku mematikan ponsel dan meletakan di kursi samping kemudi,siapa tamu yang datang ke rumah ibu ,aku segera kesekolah amori .
jam sebelas siang aku sampai dirumah ibu ,Rani dan amori aku bawa kerumah ibu .
dihalaman rumah ada mobil SUV warna hitam terparkir ,aku melangkah masuk dan mengucapkan salam .
"aduh cucu nenek pulang sekolah ya,,sana fris keruang tengah temui tamu dulu." ibu menyambut ku didepan pintu .
"hei fris apa kabar ." Hendri menyalami ku saat aku masuk ke rumah tengah .
"oh ,kamu to Hen ,aku kira siapa ." ujarku melempar senyum ke Hendri .
"mbak aku ke depan dulu ya ,mau main sama amori kangen ." Winda seperti sengaja membiarkan aku berdua sama Hendri .
"kamu makin sukses saja kayaknya fris...." ujar Hendri .
"kamu juga hen ,tuh mobilmu juga bagus ,gak ada apa apanya kayaknya sama punya ku ." ucapku sedikit mencandai nya .
setelah ngobrol beberapa lama akhirnya Hendri pulang ,dia bilang sebenarnya sudah tahu rumah baru ku tapi tidak enak jika main kesana karena takut jadi fitnah .
Hendri benar meskipun aku sudah resmi bercerai tapi aku tetap harus menjaga harga diri ,tidak serta Merta menerima tamu laki laki dirumah ku.
setelah Hendri pergi aku membawa amori pulang ke rumahku ,di sepanjang jalan amori bercerita tentang teman teman nya di sekolah ,senang rasanya melihat keceriaan amori .
malam hari setelah shalat isya aku mengecek ponselku ,pesanan skin care tidak pernah sepi ,malah semakin bertambah banyak ,daerah sumatra sebagian besar pesan ke aku dan luar pulau juga banyak memberku .
Alhamdulillah....aku tak hentinya bersyukur atas nikmat rejeki yang Allah berikan padaku ,Winda Minggu depan wisuda lengkap sudah kebahagiaanku .
drtt.....drrrrtr....
ada pesan masuk ,aku mengeceknya .
"iya , Alhamdulillah hen ,berkat kerja keras dan doa orang orang dekat aku bisa seperti ini ."
"besok bisa gak ketemu di rumah makan lesehan dekat taman kota ,aku mau mengenalkan seseorang yang mau join di bisnismu ."
'boleh hen,jam satu siang ya,aku kesana ."
"ok....."
Alhamdulillah ada member baru lagi ,semoga bisa bekerja sama dengan baik ,aku meletakan handphone diatas nakas ,lalu pergi ke kamar amori ,yah...amori sudah aku buatkan kamar sendiri dia sudah mulai sekolah harus belajar mandiri .
***
jam satu siang aku meluncur ke rumah makan lesehan dekat taman kota ,Hendri sudah memesan meja paling ujung ,aku segera menghampirinya .
"fris.....sini duduk ." ujar Hendri menyuruhku duduk di sampingnya .
"kenalin ,ini ameii kawanku ,dia orang Surabaya menikah sama orang Taiwan ,katanya kalau cocok mau jual skin care mu disana ." ujar Hendri .
"hei ,mbak Friska senang bisa bertemu ,benar kata Hendri aku tertarik memasarkan produk skin care yang kamu jual ditaiwan ."
"baik mbak ,nanti saya kasih list harga dan testimoni dari para pelanggan , insyaallah produk ini tidak akan mengecewakan ." ujarku sambil mengeluarkan catatan harga untuk produk skin care ku .
akhirnya terjadi kesepakatan ,amei men transfer uang DP ke rekeningku ,besok aku akan kirim barangnya ke Surabaya untuk di bawa ke Taiwan .
amei ramah sekali dan gampang akrab ,obrolan kami nyambung karena aku juga pernah kerja di Taiwan ,jam tiga sore kami berpisah .
saat ngobrol tadi aku sering mendapati Hendri menatapku ,tatapan nya sangat dalam ,jantungku berdebar saat mata kamu bertemu ,apalagi tak sengaja tangan kami bersentuhan saat mengambil sendok yang jatuh di lantai .
__ADS_1
ah...aku menepis rasa yang tumbuh ,tapi semakin aku menolak kata hatiku, semakin aku merasa bahwa aku senang dekat dengan Hendri .
saat tiba dirumah hari sudah menjelang sore ,amori sedang bermain bersama Rani ,kembali ada pesan masuk di ponselku ,Hendri mengirim fotoku yang sedang menyimak obrolan amei .
"kamu cantik sekali fris....semoga aku bisa punya kesempatan memiliki mu ."
emot love ..
aku tersenyum membacanya ,apa maksud Hendri ...'? apa mungkin dia memilki perasaan terhadapku .
tapi apa iya ,Hendri tertarik padaku ,Hendri laki laki tampan,badanya tinggi atletis dan kulit nya putih bersih ,sedangkan aku perempuan bertubuh mungil dan penampilan biasa saja .
"lagi bayangin aku ya fris...."
Hendri mengirimkan pesan lagi di ponselku ,,kenapa hati ini merasa hangat membaca pesan nya ,apa aku juga jatuh cinta dengan Hendri .
entahlah.....
*****
POV . Siska .
sudah seminggu aku tinggal di rumah Dito ,pernah ada dua laki laki datang kerumah Dito dan Dito bilang itu paman dan sepupunya,,mereka menyarankan agar Dito segera menikahi ku agar tidak menimbulkan fitnah .
aku setuju saat Dito mengutarakan akan menikahi ku secepatnya ,dan hari ini adalah hari pernikahanku ,aku menunggu kedatangan bapak ,ibu dan mas Andre karena kemauan Dito dia akan menikahi ku secara resmi .
aku sedang di rias dikamar ,di depan keluarga Dito sedang mempersiapkan acara ijab kabul ku setelah itu ada resepsi kecil kecilan yang semuanya sudah diurus oleh keluarga Dito .
aku mendengar suara mobil berhenti di halaman rumah ,dan kudengar suara bapak dan ibu diruang tamu ,aku segera keluar dan menemui mereka .
"ibu..." aku memeluk ibu yang sudah lama tidak bertemu ,begitupun bapak memeluk ku erat.
"kamu baik baik saja kan sis ...." sapa bapak .
"iya pak aku baik baik saja ,mudah mudahan ini jadi pernikahan terakhir buatku .' mataku berkaca saat bapak melepas pelukan ku.
mas Andre masuk bersama Dito ,sepertinya tadi mas Andre ngobrol diluar dengan Dito .
"maafin mas ya dek ,gak bisa jagain kamu ,tapi mas percaya sama Dito dia bisa melindungi kamu ,mas sudah tahu semuanya dari Dito ." ujar mas Andre sambil memeluk ku .
"gak papa mas ,aku tetep sayang sama mas Andre ,malam ini jangan pulang ya mas kita ngobrol dulu ." pintaku .
mas Andre mengangguk dan kami duduk di lantai beralas karpet ,acara ijab kabul akan segera dimulai .
dito mencium keningku setelah penghulu dan saksi mengatakan pernikahan kami sah ,aku dan Dito sudah berjanji akan menjalani hidup dengan baik ,meninggalkan semua masa lalu kelam yang pernah ada ,aku menangis di pelukan Dito .
selanjutnya acara makan makan yang dihadiri sanak keluarga Dito dan tetangga ,bapak dan ibu pulang selepas magrib ,ibu banyak memberiku nasihat agar menjadi istri yang baik ,patuh dengan suami dan cepat dapat momongan ,mataku basah melepas kepergian bapak dan ibu.
kini yang tertinggal hanya aku Dito dan mas Andre ,kami ngobrol diruang tamu ,aku membuatkan kopi dan sepiring kue sisa acara tadi .
"jadi Seno ikut terlibat dalam penjualan ginjal anak anak keluar negri ." tanya mas Andre ke Dito .
"iya mas,aku membaca semua pesan yang dikirim Jodi ke Seno ,jadi setelah seno ketahuan istrinya mencuri uang di atmnya ,istrinya murka dan mengancam akan melapor ke polisi ,Seno kabur dan masuk ke jaringan Jodi ."
seno ditugaskan keluar negri mencari orang yang mau membeli ginjal dengan harga mahal ,mungkin Siska tidak tahu jika di markas Dito banyak anak anak dan dokter yang di sekap , yando di utus bos Mardian untuk menyelusup kesana ." ujar Dito.
"aku sudah tahu dit,sebelum aku ke hotel Jodi dan Parto membuang mayat anak kecil ke jurang dekat pegunungan ,tapi aku tidak tahu detail tentang anak anak di markas karena aku tidak pernah diijinkan keluar kamar ."ujarku menjelaskan .
"kalian berdua jangan muncul di kota atau ke showroom ,polisi sedang mencari Siska dan Seno ,karena mobil yang kamu jual itu hasil curian sis.." ujar mas Andre .
"iya mas,aku dengar dari emi saat aku bisa hubungi dia tiga hari yang lalu." perasaanku di hantui kekhawatiran .
"ya sudah kalian istirahatlah , aku juga mau tidur ." mas Andre bangkit dan menuju kamar di sebelah kamar kami.
__ADS_1
Dito mengunci pintu depan lalu menghampiri ku ,dan menggendongku masuk ke kamar ,,,malam ini kami berpadu kasih dengan rasa cinta ,tidak ada jerit kesakitan dari mulutku ,,jeritan kecil kenikmatan yang aku rasakan ,aku tersenyum bahagia dalam pelukan Dito .
bersambung.