
POV .Dany
"hari ini aku akan kerumah sakit Bu menemui Tono ,tolong ibu bantu di warung ya ,Lina kan sudah sehat bisa mengurus Angga ." ujar ku ke ibu
"iya dan ,kamu sudah beli sawi belum ,dikulkas sawi nya habis ,nanti yang beli mi ayam minta pake sawi gimana ." ibu mengaduk aduk ayam cincang diatas penggorengan .
"ya sudah aku ke warung Bu Tuti dulu Bu beli sawi sama saos tomat ." aku pun berlalubl menuju warung Bu Tuti yang berada di samping kontrakan .
setelah memberikan dua ikat besar sawi dan dua botol saos tomat ke ibu ,aku pamit.keluar ,tak lupa melihat keponakan ku dulu dikamar ,aku membuka pintu kamar Lina perlahan ,aku lihat Angga sudah pulas tidur disamping Lina .
aku segera ke depan mengendarai motor dan menuju rumah sakit tempat Tono di rawat .
sampai dirumah sakit aku mencari ruangan tempat Tono di rawat sesuai petunjuk dari ibu ,sampailah aku diruang pasien laki laki ,aku mengetuk pintu sebelum masuk .
seorang perempuan membukakan pintu kamar
"mau cari siapa mas..." tanya nya
"saya mau ketemu Tono ,bisa mbak .."
"suami saya sedang tidur habis minum obat ,mas siapa dan dari mana ." ternyata perempuan ini istrinya tono .
"saya dari gading asri mbak,pengen lihat kondisinya Tono ,,Oya sudah berapa lama Tono di rawat mbak ." tanyaku sambil melongok ke dalam kamar ,sepi nggak ada orang cuma istrinya saja yang menemani . bathinku.
"mas tunggu suami saya bangun ya ,karena kemarin luka di kepalanya terbuka dan di jahit kembali ,saran dokter tidak boleh banyak bergerak ." istrinya tono menutup pintu kamar dan mengajak ku duduk di kursi ,diluar kamar .
"mbak kalau boleh tahu Tono kenapa di rawat disini ." tanyaku serius .
"dia habis berkelahi dan kepalanya robek ,dari dulu saya sudah nasehati Tono mas,jangan bergaul dengan kawan kawan preman nya ,tapi ya begitulah nggak mau dengar ." ujar istrinya tono ,wajahnya tampak kesal .
aku duduk disamping istrinya Tono,tubuhnya kurus rambutnya panjang diikat ke belakang ,dia memakai kaos oblong dan rok warna hitam,penampilan nya sederhana sekali .
"mbak ....maaf boleh saya tau nama mbak siapa ." ujarku .
"aku tiya mas ....' sahut istrinya Tono .
"ehm..kayak nya Tono belum bisa di temui ya mbak ,kondisinya belum membaik ,saya minta nomor handphone mbak Tiya apakah boleh ,nanti kabari saya jika Tono sudah bisa ditemui ." ujarku berharap .
__ADS_1
"silahkan mas,ini nomor saya ." ujarnya seraya menyodorkan handphone nya ,aku langsung mencatat nomornya .
"kalau begitu saya permisi dulu ya mbak ,tolong kabari saya kalau Tono sudah membaik kondisinya ." aku bangkit hendak pergi .
"iya mas nanti saya kabari ." istri Tono tersenyum kearah ku .
aku berjalan ke arah pintu keluar ,hari ini bukan waktu yang pas untuk ketemu Tono,dia belum pulih pasti sulit diajak bicara dan yang kedua ada istrinya di situ,rasanya nggak enak jika aku membahas masalah Lina di depan istrinya .
kata ibu laki laki yang bermakna Jodi ada di penjara Bengkulu ,dia juga menyekap Siska dan menyiksanya ,nanti jika aku sudah ada uang cukup ,aku akan mendatangi Jodi di penjara ,dia juga akan aku mintai tanggung jawab nya .
aku jadi ingat kemarin Hendri menawarkan modal untuk membuka bengkel ku kembali ,apa sebaiknya aku terima saja ,kemarin aku belum menerima tawaran Hendri karena aku gengsi dan malu ,apalagi didepan Friska .aku coba hubungi Hendri .
aku bicara di telepon dengan Hendri ,menanyakan kapan dia mau memberiku modal untuk membuka bengkel lagi ,Hendri bilang besok siang akan ke kontrakan dan memberikan uang padaku .
Alhamdulillah semoga bengkel ku nanti bisa maju seperti dulu ,aku harus bangkit dari keterpurukan selama ini ,aku sudah ikhlas jika Friska akan menikah lagi dan aku juga sudah tidak memikirkan Siska ,aku akan fokus dengan usaha ku dan memperbaiki hidupku agar jadi lebih baik lagi .
'gimana dan...kamu sudah ketemu sama Tono ." ibu sedang mengelap meja warung .
" Tono belum bisa di ajak bicara Bu ,kondisinya menurun setelah kejadian kemarin ,tadi istrinya yang menemuiku ,tapi aku belum mengatakan tujuanku kesana ." jawab ku .
'nanti saya fikirkan lagi Bu ,kita lihat perkembangan Lina ,jika Lina bisa ikhlas dengan apa yang sudah dilakukan Tono dulu ,ya sudah Bu kita tidak perlu lagi mempermasalahkan Tono ." sahut ku .
\*\*\*\*
siang ini Hendri berjanji akan datang ke kontrakan ,aku melihat jam di layar ponsel ,jam sebelas siang ,Hendri janji akan datang setelah shalat dhuhur ,aku masih di warung melayani pembeli .
"mas Dany ...kenapa nggak nikah lagi ,kan sudah cerai sama istrinya ."ucap mbak Lena tetangga kontrakan ku .
"belum berfikir kesitu mbak ,,mau usaha dulu cari duit,lagian siapa yang mau sama saya mbak cuma pedagang mi ayam ." aku duduk dihadapan mbak Lena .
"eh ..dan,kamu itu ganteng Lo cuma nggak terawat ,coba sekali kali main ke salonku ,itu brewok sama rambut kamu dirapihkan , pasti aura ganteng mu keluar ." mbak Lena terkekeh , mulutnya penuh sampai membulat .
'mana sempat aku ke salon mbak ,aku bangun dari subuh sampai malam jualan mi ayam,belum lagi harus ke pasar belanja ." ujarku ke mbak Lena .
"kan ada ibu mu dan , sekali kali di rawat tuh badan ,biar ada janda cantik kecantol sama kamu ." mbak Lena berdiri masih terkekeh sambil membayar mi ayam yang sudah dia makan .
__ADS_1
"makasih mbak sudah mampir kesini ,nanti aku cari waktu lah buat main ke salon mu ." ujarku tersenyum lebar,mbk Lena pun tersenyum sambil melangkah pergi .
jam satu siang ada mobil berhenti di depan warung ku ,Hendri keluar diikuti Friska ,aku sudah meminta ibu membuatkan mi ayam jika mereka datang .
"mas Dany ...gimana jualan mi ayamnya ." tanya Hendri saat menghampiriku di warung.
"lumayan lah Hem buat kebutuhan sehari hari bisa tertutup ,tapi ya itu nggak bisa nabung ,uangnya di putar buat modal lagi ." jawab ku .
"eh ...Friska ayok masuk ,ajak ibu yang baru keluar dari dalam rumah.
"iya Bu ...makasih ," Friska dan Hendri masuk kedalam rumah ,ibu berjalan ke warung membuat mi ayam permintaan ku .
setelah ngobrol panjang lebar dengan Hendri dan Friska,Hendri mengeluarkan uang dari dalam tas lipatnya,,
'ini uang 50 juta mas buat buka bengkel lagi ,saran saya mas Dany langsung yang mengawasi karyawan jadi tahu bagaimana kepuasan pelanggan ,dan jangan menjual barang imitasi atau palsu karena kualitasnya tentu berbeda .
sering sering lah kasih bonus sama pelanggan setia supaya tidak lari ke tempat lain ,pasang brosur atau iklan di media sosial dan berikan pelayanan yang baik untuk orang orang yang datang ke bengkel .
satu lagi saran saya ,biasanya orang ke bengkel itu lama ,mereka pasti harus menunggu ,kadang ada yang bawa anak kecil ,nah di samping bengkel mas buat aja taman bermain anak anak , sederhana saja tapi buat pelanggan mas nyaman ,jual juga minuman dan makanan ringan .
" waduh terimakasih banyak untuk masukan nya Hen,aku minta rekomendasi tempat beli suku cadang dan batang barang bengkel ." ujarku ke Hendri .
"siap mas besok aku antar ke kota balam ,disana ada tempat penjualan suku cadang murah dan barangnya orisinil ." ujar Hendri meyakinkan .
"ayok makan mi ayam dulu Friska ,,Hendri...kalian belum pernah cobain mi ayam buatan ibu kan ." ibu membawa nampan yang berisi dua mangkok mi ayam dan dua botol minuman .
"kayaknya enak nih Bu ,kebetulan belum Malkan siang ." ujar Hendri mengambil mangkuk mi ayam di depan Nya.
"ayok sayang ,makan kita tadi belum sempat makan siang ," Hendri memberikan satu mangkuk mi ayam ke Friska ,,wajah Friska memerah dia pasti malu Hendri bermesraan di hadapan ku .
ah ....Friska ,penyesalan ku kembali hadir saat melihat wajah mu yang merona ,kenangan beberapa tahun silam teringat lagi ,aku menyesal telah mengabaikan mu dan amori .
"mas Dany kok melamun ." Hendri menegurku.
"ah nggak papa hen ,ada sedikit masalah yang aku fikirkan tapi ini nggak ada sangkut pautnya sama usaha ku .' aku mengeles menutupi malu .
tak lama mereka pamit ,aku dan ibu mengantar ke depan,Lina sedang tidur siang bersama Angga ,Friska titip salam buat Lina dan Angga .
__ADS_1
bersambung.