
POV. Siska
ternyata Seno juga ditahan disini ,sudah berapa lama dia ada disini ,tadi pas ketemu di lorong menuju ruangan ini rasanya geram sekali melihat wajahnya ,gara gara dia aku di penjara ,Seno sudah menipuku habis habisan ,bahkan istrinya pun di tipu....ah apa kabar dengan istrinya Seno ....
keesokan hari nya Dito datang membesuk ku ,Dito memeluk ku saat kami bertemu diruang besuk .
"sayang ....ini aku bawakan makanan buatmu ,aku sudah menghubungi mas Andre ,hari ini mau datang kesini bersama bapak ." ujar Dito sembari mengupas jeruk untuk ku.
rasanya tidak ada semangat hidup lagi ,dari kemarin aku hanya makan roti sepotong ,nafsu makan sudah hilang ,nasib ku begitu malang dipenjara saat mengandung buah cinta bersama Dito .
"nasi nya dimakan ,wajahmu pucat sekali sayang..kamu harus jaga kesehatan ingat ada anak kita yang harus di jaga juga ." setengah memaksa Dito menyuapi ku .
baru dua sendok nasi masuk ke mulutku ,,aku memuntahkan lagi,perutku tidak bisa menerima,aku menangis di pelukan Dito , nggak sanggup rasanya menjalani hidup sendiri di sini .
"sudah dit...aku nggak bisa makan nasi ,perutku mual ." ujarku terisak .
"yang sabar sayang...ini pasti berat buat kamu ,tapi kamu harus kuat,jika diijinkan biar aku saja yang gantiin kamu disini .'"ucap Dito sambil mengusap kepalaku .
jam besuk sudah hampir habis tapi mas Andre dan bapak belum juga datang,,dengan berat hati Dito pamit karena waktu besuk sudah habis ,dia menasehatiku untuk makan dan minum obat ,aku tersenyum getir saat dia memeluku sebelum pergi .
"hei....! jangan nangis terus ,pas lagi bikin ulah nggak sedih sekarang dipenjara nangis Mulu,,enek tau lihatnya ." seorang napi satu ruangan dengan ku menegurku.
"tolong jangan ganggu aku mbak....kamu nggak tahu apa yang aku rasakan ." tatapan kami beradu , matanya menyorot sinis padaku.
"nggak usah lebai ah....terima aja nasib ,mau nangis darah juga percuma ,nggak akan merubah keadaan ." ujarnya lagi .
"aku lagi hamil mbak ,,,nggak bisa ngebayangin jika nanti aku harus melahirkan disini ." aku bergeser duduk disamping perempuan cantik yang menegurku tadi.
"apa kasus mu ,dan siapa nama mu .." tanya nya .
"nama ku Siska ....kasus penggelapan mobil ,aku di tipu sama rekan bisnis ,murni aku nggak tahu kalau mobil yang aku jual hasil curian." hatiku sedikit tenang ,setidaknya aku punya teman ngobrol .
__ADS_1
"ah ...kasus ringan itu ,,,paling lama dua tahun kamu di penjara ,,kasus ku lebih berat dari kamu ,aku terancam sepuluh tahun penjara." ucapnya dingin.
"mbak melakukan perbuatan apa ,sampai terancam hukuman sepuluh tahun,Oya nama mbak siapa ,senang aku ada teman disini ." ucapku .
"nama ku Tamara ,aku orang penting di perusahaan ,kasus ku menggelapkan uang perusahaan miliyaran rupiah ,aku sudah menikmati uangku bertahun tahun dan baru ketahuan setelah suamiku membuka semua rahasiaku ke atasan .' ujar mbak Tamara .
aku memperhatikan mbak Tamara yang duduk dihadapan ku ,wajahnya sangat cantik dan terawat ,tubuhnya putih mulus rambutnya panjang sebahu ,wanita secantik ini akan mendekam di penjara selama sepuluh tahun ,....ya Tuhan ternyata ada yang lebih menderita dariku .
"kamu harus banyak makan ,dan minum vitamin .banyak kok wanita hamil di penjara ,tapi bodoh sekali jika dia menyiksa dirinya sendiri tanpa memikirkan ada anak di dalam kandungannya,,bahkan aku benci sekali sama perempuan yang tega menggugurkan kandungannya ." ucap mbak tamara menasehatiku .
Aku terharu atas ucapan nya,,benar kata mbak mara aku harus menjaga bayiku ,dia tidak tahu apa apa dengan masalahku ,mulai sekarang aku akan memaksakan diri untuk makan dan minum vitamin ,aku harus kuat .
"makasih ya mbak atas nasehatnya ,,mulai sekarang aku akan makan dan minum vitamin ." ujarku tersenyum ke arah mbak mara .
"gitu dong ....semangat ya ,kita sudah banyak salah yang harus kita lakukan sekarang adalah bertaubat ,meratapi nasib tidak ada untung nya ,toh kita tetap saja di penjara ." senyum manis dari bibir mbak mara menyejukan hati ku .
satu bulan sudah aku berada di penjara ,sudah menjalankan sidang lima kali dan Minggu depan adalah sidang keputusan yang akan di jatuhkan hakim terhadap Ku ,aku dengar dari kawan mas Seno vonis hukuman nya lima tahun penjara ,dia otak sindikat penjualan mobil curian ,,,
aku selalu berfikir positip ,mungkin mereka sibuk dengan pekerjaanya ,tapi Dito kemana..? bukankah dia belum bekerja ,,atau mungkin Dito sakit sehingga tidak bisa menemuiku di sini .
entahlah .....
"Bu Siska... ikut saya,hari ini jadwal nya kamu periksa kandungan ,sudah ada dokter di ruangan kepala lapas ." seorang sipir wanita membuka pintu dan mengajak ku menemui dokter kandungan .
"selamat pagi dokter ...silahkan jika mau memeriksa kandungan Bu Siska ." ujar sipit wanita ke dokter yang tengah duduk membelakangi kami.
dokter kandungan wanita tersebut berdiri dan menyuruhku duduk di kursi yang dia tempati tadi .
"silahkan Bu Siska...."
"apakah ada keluhan selama kehamilan ." ujarnya mengawali pembicaraan .
__ADS_1
"kepala masih sering pusing dan perut kadang kram dok ..." ujarku .
tidak ada jawaban dari dokter dihadapan ku ,dia menatapku lekat dan matanya menyipit seolah mengingat sesuatu .
"sebentar Bu Siska ....sepertinya kita pernah bertemu ." ujarnya masih menatapku.
aku memperhatikan wajah Bu dokter dihadapanku,iya rasanya tidak asing ,tapi Dimana ya kita bertemu .
"ya Tuhan....saya ingat sekarang .." ucapnya.
"kita pernah di sekap di gunung ,,, kamu masih ingat kan sama Jodi ,bos mafia yang mengurung mu dikamar ." ? suara dokter kandungan membuatku terkejut .
"dokter wanda.....?"
"iya ...aku pernah memeriksa mu pasca Jodi menyiksa tubuhmu ,setelah kamu pergi giliran aku yang dijadikan pemuas nafsu bejat nya ,kamu tahu Siska aku nyaris bunuh diri setelah mengalami penyiksaan ,untung polisi cepat menemukan markas Jodi dan kami selamat ." ujar dokter wanda pelan.
"aku berhasil kabur dok....orang yang sekarang jadi suamiku telah menolongku lepas dari tangan Jodi ," ujarku .
"waktu dokter di selamatkan polisi ,apakah ibu yang sering mengantar makanan juga ikut diselamatkan dok.?"
"iya ,,,waktu itu aku sakit Bu Siska ....tapi mendengar percakapan polisi aku tahu bahwa semua yang ada di markas Jodi berhasil diselamatkan ,tapi aku tidak tahu nasib mereka sekarang ,keluargaku langsung menjemput ku di kantor polisi.
"Alhamdulillah..ibu mas Dany selamat ,Jodi tentu sekarang mendekam di penjara ,sudah sepantasnya dia di hukum mati ,,,aku juga masih trauma dok jika mengingat kejadian itu ,apalagi pernah melihat Jodi membuang jasad seorang anak laki laki ke jurang ."
"kita bersyukur Bu Siska ,nyawa kita masih selamat ,mulai sekarang saya akan menjadi dokter disini ,dan Bu Siska akan menjadi pasien tetap saya , senang bisa bertemu Bu Siska ."
dokter wanda menyuruhku naik ke ranjang untuk diperiksa ,aku mengikuti nya .
"detak jantung bayi sudah mulai terdengar Bu ,usia kandungan sudah sebelas Minggu ,makan yang teratur dan minum vitamin ya Bu ,, insyaallah nanti saya akan bantu persalinan ibu ." ujar dokter wanda sembari memberikan vitamin pada ku .
aku kembali ke ruangan ku ,mulai sekarang aku harus semangat menjalani hidup ,harus ikhlas menerima garis takdir dari Allah ,aku harus jadi pribadi yang lebih baik lagi .
__ADS_1
"hayo.... melamun lagi ..." mbak Tamara memukul pelan punggungku ,aku tersenyum ke arahnya ,terimakasih Tuhan masih ada orang orang baik disekitar ku .