Maduku Tuan Putri Dirumahku

Maduku Tuan Putri Dirumahku
bab. 27 pendekatan


__ADS_3

POV. Friska




aku sudah menghubungi Maya jika hari ini aku tidak ke toko,aku akan menghadiri acara pemberian hadiah buat seluruh member skin care yang sudah masuk ke level diamond ,kata mbak atifa ada dua orang yang akan mendapatkan hadiah mobi termasuk aku ,lalu level lainya di bawah ku berhadiah motor dan handphone keluaran terbaru .



sengaja aku mengajak Arya anak laki laki Bu helma yang masih kuliah,,karena aku belum bisa nyetir mobil ,nanti akan aku suruh Arya membawa mobi ku pulang kerumah, jam 08.30 aku dan Arya berangkat ke kota balam menggunakan taxi online ,acara akan dimulai pukul 10.00 pagi di ball room hotel bintang empat .



sampai di lobi hotel taxi yang kami tumpangi berhenti , aku dan Arya turun dan masuk ke dalam hotel ,aku menemui bagian informasi menanyakan tempat diadakannya acara ,kami segera menuju lift untuk naik ke lantai tujuh sesuai petunjuk bagian informasi .



keluar dari lift kami bejalan di lorong hotel dan menuju ruangan yang sudah terisi beberapa orang ,karpet merah terhampar dilantai ,kursi kursi sudah tersusun rapih ,didepan ada panggung kecil bertuliskan \*selamat untuk para member atas pencapain nya \*



aku dan Arya duduk di kursi barisan kedua dari depan ,beberapa orang sudah mulai berdatangan dan memenuhi kursi undangan,aku melihat mbak atifa keluar dari pintu disebelah panggung ,aku melambaikan tangan ke arah mbak atifa dan dia menghampiriku .



"Friska ....kamu cantik sekali hari ini ." ujar mbak atifa setelah kami berpelukan dan cipika cipiki .


aku tersenyum menanggapi pujian nya ,hari ini aku sengaja mem percantik penampilanku ,gamis warna merah maroon dengan hijab warna senada ,tas mahal yang aku beli di toko mewah dan tak lupa aku menghiasi leher dan tangan ku dengan perhiasan emas .



"mbak atifa juga cantik sekali ....terlihat berkelas dan elegan ." ucapku memuji.



"ah kamu bisa saja fris....padahal aku lagi banyak masalah loh,tapi pekerjaan ada prioritas buat ku ,sebisa mungkin aku harus profesional ." ujar mbak atifa sambil tersenyum ,,,senyumnya kali ini agak getir,mungkin mbak atifa sudah dengar kabar tentang Siska ,yang pasti menyeret nama suaminya .entahlah.....



"yang sabar ya mbak....aku ikut prihatin dengan masalah yang mbak atifa hadapi ,tapi aku yakin mbak pasti kuat menjalaninya ,kita sama mbak harus kuat menjalani hidup yang tidak sesuai harapan ." aku mencoba memberi semangat mbak atifa.



mbak atifa pamit mau ke belakang karena dia adalah tim inti penyelenggara acara ,tepat jam sepuluh acara dimulai ,pembawa acara mengawali acara dengan sambutan dan membaca kan satu persatu nama nama yang memperoleh hadiah dari perusahaan atas pencapain nya selama bergabung di perusahaan skin care A.



hadiah di berikan dari pemenang paling bawah terus ke tengah dan puncaknya pemberian hadiah bagi member level diamond ,ada dua orang yang disebutkan nama nya termasuk aku .



aku maju ke panggung di iringi tepuk tangan dari para hadirin ,aku memberikan sambutan dan motifasi serta bercerita awal mula gabung di perusahaan sampai bisa sukses seperti sekarang .aku menerima kunci mobil secara simbolis dari direktur perusahaan ,tepuk tangan kembali bergema di ruangan ,aku kembali ke tempat duduk dan akhirnya acara selesai .



aku dan Arya pulang kerumah mengendarai mobil ex\*\*\*der warna putih susu ,aku akan bawa amori ,ibu dan Winda jalan jalan nanti sore biar mereka senang ,sampai rumah sudah pukul empat sore ,ibu dan Winda menyambut ku di teras rumah ,aku mengajak mereka masuk ke mobil dan kami jalan jalan ke taman dekat Pemda .



aku sudah mendaftar via online untuk belajar nyetir ,jadwalku besok dan belajar selama seminggu dengan durasi dua jam per hari ,berkat keseriusan ku belajar dan pengajar yang sudah profesional dalam waktu lima hari aku sudah bisa menyetir .



"mbak Friska ..selamat ya ,keren banget deh dapet hadiah mobil dari bisnis skin care nya ." ujar Maya saat aku masuk ke toko .



"makasih may,,kamu juga bisa kok kalau rajin jualan nya ,sudah banyak juga kan memberimu ." ucapku seraya duduk di meja kasir,Maya ikut menjulang produk skin care ku dan membernya sudah lumayan banyak ,aku selalu kasih sport supaya Maya semangat menjalaninya .



"mbak itu karyawan baru yang mau kerja di sini sudah datang ." Maya menghampiriku saat aku keluar dari toilet .



"suruh masuk may,mbak mau tanya tanya bentar nanti kamu juga ikut interview ya ,jika cocok besok bisa langsung kerja ." jawabku .



"selamat siang mbak...."



"siang ,namanya siapa dan pernah kerja dimana ." tanyaku



"nama saya Dewi ,pernah kerja di toko baju juga mbak ,dua tahun tapi toko Nya bangkrut ,tiga bulan saya gak kerja ." Dewi menjawab pertanyaan ku.



selanjutnya aku menyerahkan ke Maya untuk ikut menilai Dewi,Maya bilang oke dan aku pun menyuruhnya mulai besok sudah bisa bekerja .



\*\*\*\*\*\*\*



hari ini jadwal sidang terakhir di pengadilan agama ,entah kenapa mas Dany tidak pernah hadir di sidang sidang kemarin ,hanya sekali saja waktu sidang pertama.


aku memarkirkan mobil di area parkir pengadilan agama dan berjalan meninggalkan tempat parkir ,,tapi langkahku terhenti saat seseorang memanggilku .

__ADS_1



"Friska......"



aku menoleh ke arah kanan,di samping mobil warna hitam seorang laki laki berdiri dan tersenyum ke arahku .



"Hendri ...." kamu sudah pulang dari Taiwan ," tanyaku setelah Hendri mendekat ke arah ku .



"iya fris ...baru dua hari kemarin aku pulang,Kamu ngapain ke kantor pengadilan agama fris ." Hendri menyalami Ku.



,ehm....aku ada urusan disini hen ,kamu juga ngapain disini ."


aku tidak mau mengatakan yang sebenarnya ke Hendri,karena aku gak mau Hendri berkomentar tentang rumah tangga Ku ,biarlah jadi urusan ku .



"aku mau ambil akta cerai ku fris...sudah dua tahun aku dan istriku cerai tapi baru sempat ambil sekarang ,."


jawab Hendri sambil melempar senyum ke arahku .



"oh gitu ,ya sudah aku pamit ke dalam dulu ya Hen,sudah ditunggu ." aku berjalan meninggalkan Hendri yang masih berdiri .



setelah satu jam menjalani sidang ,akhirnya gugatan cerai ku di kabulkan ,lega rasanya meskipun di hati ku yang paling dalam ada rasa kasian mengingat mas Dany yang dulu begitu mencintaiku ,hatinya mulai berubah setelah Siska hadir merusak nya .



aku menuju ke area parkir dan membawa mobilku keluar ,jam di tanganku menunjukan pukul dua sore ,aku akan ke toko ku di gading asri ,hari ini ada karyawan baru untuk membantu nanik disana .



"mbak ....tadi yang mau kerja disini sudah datang,tapi karena mbak Friska belum datang dia pergi katanya mau ke tempat saudaranya yang jualan di pasar ,sebentar aku hubungi dia ya mbak ." Nanik segera mengambil ponsel dan menghubungi seseorang.



sepuluh menit kemudian datang seorang perempuan dan menemuiku .


gadis di depanku mengenalkan nam nya Lusi ,dan setelah aku merasa cocok ,kau menerimanya bekerja mulai besok .



Tring......Tring......



{hallo....mas ada apa }



{fris kamu di mana ,tolong fris datang ke kontrakan ,ini Lina teriak teriak katanya perutnya sakit ,aku takut fris ,,,tolong kamu kesini Lin }



aku mendengar suara mas Dany sangat panik ,dan terdengar suara teriakan Lina .ya Allah ada apa dengan Lina .



{ iya sudah mas ,kebetulan aku di toko gading asri ,aku kesan sekarang }



aku segera mematikan ponselku dan memasukan kedalam tas,dan segera mengendarai mobil ku ke kontrakan mas dany.



aku masuk kedalam kontrakan ,warung mi ayam sudah di tutup ,aku melihat mas Dany duduk di depan pintu kamar,tanganya memegang kepalanya ,dari dalam kamar terdengar suara Lina yang sedang merintih kesakitan.



"mas..."



mas Dany menoleh ke arahku ,matanya sembab,tubuh mas Dany terlihat kurus pakaian yang dikenakannya pun kucel ,benar benar mengenaskan ,kasian kamu mas beban yang kamu tanggung sangat berat ,Lina depresi dan ibu menghilang entah kemana.



"fris ...tolong Lina ,dia kesakitan tapi gak mau aku dekati,dia teriak jika aku mendekat ,padahal sebelumnya Lina sudah mulai mengenaliku dan dekat denganku ." ujar mas Dany terisak .



tok ....tok....



aku mengetuk pintu kamar ,tidak ada jawaban dari dalam ,aku mendengar suara rintihan tapi pelan sekali ,aku buka pintu perlahan ,hampir saja aku meloncat melihat pemandangan didepan mata ku ,Lina duduk dilantai darah mengalir dari pangkal kakinya ,Lina tidak mengenakan sehelai baju pun ,dia merintih kesakitan dan mengelus perutnya .



"mas ....aku akan telepon ambulan sekarang ,kamu lihat kondisi Lina didalam ,banyak sekali darah yang keluar ,ini bahaya mas takut Lina kehabisan darah .


__ADS_1


mas Dany diam sepertinya dia kebingungan ,apa mungkin dia sedang tidak punya uang ,biarlah nanti aku yang menanggung biaya rumah sakit Lina .



tak lama setelah aku hubungi ambulan datang ,perawat perempuan masuk ke kamar Lina dan memakaikan baju serta kain untuk menutupi tubuh Lina ,kemudian perawat menyuntik lengan Lina untuk menghentikan pendarahan ,lalu dua orang laki laki mengangkat tubuh Lina ke ambulan.



"mas....Ayuk ikut ke mobilku ,kita harus ke rumah sakit sekarang ." ajak ku ke mas Dany .



mas Dany menatapku lalu mengangguk .dia pamit ganti baju lalu keluar dan mengunci pintu ,aku mengajak nya naik ke mobilku,dan langsung menuju rumah sakit tempat Lina di rawat .



saat aku dan mas Dany berjalan ke ruang IGD ,aku melihat seorang perempuan menangis memegangi tubuh anak nya yang sedang di bawa perawat ke ruang IGD ,gadis kecil tergeletak di atas ranjang pasien ,tubuh bagian perut penuh dengan darah .



tidak lama polisi datang dan menenangkan si ibu ,aku penasaran menanyakan ke perawat yang tadi mendorong anak perempuan itu ,kata perawat itu korban penculikan setelah dua Minggu menghilang anak perempuan di temukan dekat hutan Pinus dan ginjal nya sudah tidak ada .



aku merinding mendengarnya ,kata perawat polisi sedang mencari tempat persembunyian sindikat penculikan anak karena sudah banyak yang jadi korban ,aku jadi teringat amori ,,,,aku akan menjaga anak ku jangan sampai jadi korban penculikan .



dokter perempuan menghampiri ku dan mas Dany di ruang tunggu ,dan mengatakan Lina harus segera di operasi untuk menyelamatkan bayinya ,usia kandungan Lina baru tujuh bulan dia akan melahirkan bayi prematur .



aku lihat mas Dany meminta waktu kepada dokter untuk memikirkannya ,aku paham mas Dany pasti bingung masalah biaya nya .



"mas...kamu kenapa ,Lina secepatnya harus di operasi mas ,untuk menyelamatkan dia dan bayinya ." ujarku .



"aku bingung fris ....semenjak Lina bersamaku aku sering menutup warung dan otomatis pendapatan ku sangat sedikit ,sekarang aku hanya punya uang sembilan ratus ribu ,gak mungkin cukup buat biaya operasi Lina ." ucap mas Dany sedih .



"kamu gak usah khawatir mas ,aku akan bantu biaya operasi Lina ,ya sudah Ayuk kita temui dokter tadi." aku mengajak mas Dany ke ruangan dokter .



"sekarang bapak bisa tanda tangan disini ,lalu menyelesaikan administrasi di kasir ,sore ini kami akan melakukan operasi ,pasien harus segera di tolong ." ucap dokter ke mas Dany .



mas Dany menoleh ke arahku ,aku mengangguk menyetujui dia menandatangani kertas dihadapan nya ,lalu aku mengajak mas Dany ke bagian administrasi.



mas Dany berjalan lesu disampingku ,laki laki yang dulu teramat aku cintai dan selalu menyayangi aku dan amori kini terlihat kurus dan tidak terawat ,wajahnya yang dulu bersih dan gagah kini dipenuhi cambang tak beraturan ,aku iba melihatnya .



"ini mbak .....pembayaran pasien atas nama Lina marlina sebesar tiga puluh juta ,bisa di bayarkan tunai sekarang ya mbak ." pegawai perempuan di hadapanku memberikan kertas rincian biaya operasi Lina .



"baik mbak ...tunggu sebentar ya ,saya ke ATM dulu untuk ambil uangnya ." jawab ku ,aku menoleh kearah mas Dany dia menatapku sedih .



'fris....apa benar kamu mau bantu biaya operasi sebesar itu ."?



"iya mas....Lina pernah menjadi adik ipar ku ,dan aku harus menyelamatkan nyawa Lina dan bayi nya ,kamu bantu doa ya mas ." ujar ku tersenyum ke arah mas Dany .



"aku malu sekali sama kamu fris...aku ,ibu dan Lina pernah membuat hatimu terluka ,tapi kamu tetap baik dan tidak menyimpan dendam ."ucap mas Dany sambil menunduk .



"yang sudah berlalu kita lupakan saja mas ....aku sudah ikhlas kok ,dan aku juga ikhlas bantu Lina ,kamu gak usah banyak fikiran mas nanti kamu sakit ,ya sudah aku ke ATM dulu ya ." aku berjalan menuju pintu keluar .



di dekat Kantin rumah sakit aku menemukan mesin ATM ,segera aku menarik sejumlah uang dam memasukan ke dalam tas ku ,dan kembali ke bagian administrasi.pembayaran pun selesai, Lina jam lima sore akan dioperasi .



"mas kamu tetap disini ya menunggu Lina sampai selesai operasi ,aku mau pulang dulu ,nanti kabari aku jika perlu apa apa ." pamitku ke mas Dany .



"iya fris...terimakasih banyak ya kamu sudah membantu ,aku janji akan bekerja keras lagi untuk mengembalikan uang mu ." ujar mas Dany ,matanya lembab terlihat wajahnya sangat sedih dan tertekan .



"gak usah di pikirkan terlalu dalam mas ....yang penting Lina bisa selamat dan bayinya juga selamat ,kamu bentar lagi mau punya keponakan loh." sengaja aku tertawa kecil supaya mas Dany tidak terlalu tegang.



aku keluar dari rumah sakit dan pulang kerumah ,,,ya Allah selamatkan lah Lina dan bayinya ,bukalah pintu hati laki laki yang sudah menghamili Lina agar mau bertanggung jawab ,,doaku sepanjang menuju perjalanan pulang .


__ADS_1


bersambung .


__ADS_2