Maduku Tuan Putri Dirumahku

Maduku Tuan Putri Dirumahku
bab. 47 penjelasan Novan


__ADS_3

POV. Hendri


******


setelah suara Tono mereda Novan kembali masuk kekamar ,wajah Novan pucat sepertinya dia mendengar kabar buruk ,Novak duduk dan mengajak aku dan mas Abram ngobrol tetap dengan suar pelan .


"barusan bos Tono marah ,katanya dua anak buahnya di temukan mati di hutan ,bos Tono menyuruh anak buahnya mencari siapa yang telah membunuh Alan dan Kahar ." ujar Novan ,mata sayu nya menatap ku dan mas Abram bergantian .


"apakah kalian yang sudah membunuh Alan dan Kahar ..?" tanya Novan serius .


"iya Van ,aku yang membunuhnya karena jika tidak ,maka nyawa ku yang melayang ." ujarku sambil menatap Novan .


"gawat ... jangan sampai mereka menemukan kalian disini ,bisa habis kalian sama mereka ,dan aku dapat kabar katanya bos Jodi sudah bebas dari penjara dan akan pulang ke mari ." ujar Novan tegang .


deg


aku menghela nafas berat ,Jodi bisa bebas menggunakan uang istriku Friska ,sedangkan aku belum tahu keadaan istriku saat ini ,sungguh kejam sekali Nanik yang telah menguras habis uang Friska .


"bos Jodi itu lebih kejam dari adiknya ,aku beberapa kali melihat bos Jodi mengeksekusi anak ,mengambil organ dalam nya lalu membuang ke dalam jurang untuk makanan ular siluman ." wajah Novan semakin tegang saat bercerita .


"hah....membunuh anak dan mengambil organ tubuhnya , astagfirullah tega sekali mereka ," ujarku keheranan .


"bos Jodi juga hiper *** ,,banyak perempuan yang di kurung dikamar nya ,mereka disiksa sebelum digauli ,ada yang mati juga karena tidak tahan dengan siksaan nya .


"Van ...mas pengen ke kamar mandi ,apa diluar aman ,rasanya sudah nggak tahan nih ." ujar mas Abram sambil meringis .


"sebentar mas aku lihat keadaan diluar dulu ." Novan berdiri dan membuka pintu sedikit.


"aman mas ayok aku antar ." mas Abram berdiri dan mengikuti Novan kekamar mandi.


aku ingat kata Datuk yang kami temui di gubuk ,kami harus menghancurkan ular siluman supaya pengikutnya ikut hancur.


nanti aku akan menanyakan ke Novan dimana tempat ular siluman itu berada , aku yakin Novan punyak banyak informasi disini .


saat aku sedang melamun ,aku melihat seorang anak kecil menangis ,disampingnya ada pria yang sedang memarahinya


"tolol kamu ...kenapa kencing nggak mau bilang ,lihat tuh bajumu basah ,bau sekali heh..."ujar pria itu sambil mendorong anak perempuan ke belakang .


aku melihat wajah keduanya dari celah pintu ,ya tuhan kasian sekali anak itu ,apa dia juga akan di eksekusi disini .."?


aku kaget dan hampir melompat saat ingat mas Abram sedang dikamar mandi ,bagaimana jika pria ini mengetahui ada orang asing disini .


pikiranku gelisah sekali ,mas Abram dan Novan belum juga kembali kekamar ,kemana mereka berdua apa bertemu dengan pria tadi ..?"


tiba tiba aku mendengar pria yang tadi memarahi anak kecil ,sepertinya sudah selesai dari kamar mandi ,tapi melihat gelagatnya sepertinya dia biasa saja ,aku yakin dia tidak bertemu dengan mas Abram .

__ADS_1


tak lama pintu kamar di buka dan munculah mas Abram ,dia langsung menutup pintu dan duduk dihadapan ku .


"hampir saja ketahuan hen ..." ujarnya ,nafasnya tersengal sengal .


"tadi pas mas Abram ke kamar mandi ,aku melihat dari celah pintu ada seorang pria memarahi anak kecil karena kencing di celana ,aku khawatir sekali orang itu akan melihatmu mas .


"iya hen ...pas aku baru keluar dari kamar mandi aku melihat orang itu ,tapi karena dia sedang fokus dengan si anak tidak begitu memperhatikan ku ,aku langsung bersembunyi di balik tumpukan karung beras ,Novan menutupi ku dengan taplak meja .


"kita tunggu Novan kesini lagi mas ,aku menanyakan dimana ular siluman itu berada ,mas Abram masih ingat kan pesan Datuk waktu kita bersamanya di gubuk ." ujarku mengingatkan .


"iya Hen ,,aku ingat pesan Datuk ,kita harus menghancurkan ular siluman itu supaya pengikutnya ikut hancur ." ujar mas Abram .


mataku sudah sangat mengantuk ,dan aku merebahkan tubuhku diatas karpet , aku pun tertidur .


aku terjaga saat mas Abram membangunkan ku .


"hen ....bangun ,kira makan dulu hen ,ini Novan bawa makanan untuk kita ." ujar mas Abram menggoyang goyang kaki ku supaya bangun .


"eaamm...jam berapa sekarang mas.." tanyaku sambil menguap ,rasanya masih baru beberapa saat saja aku tidur .


"jam sepuluh malam hen,,kamu tidur dari habis magrib tadi ." ucap mas Abram .


lama juga aku tidur ,rasanya pengen ke kamar mandi mau p**s.


"Novan sudah nyiapin ember tuh di sudut ruangan ,buat kita p**s ada tutup nya biar tidak terlalu tercium bau nya nanti .


aku melangkah ke sudut ruangan dan membuang hajat disana .ada air buat cuci tangan juga ,setelah itu aku makan malam dengan mas Abram .


jam sebelas malam Novan masuk kekamar ,ini kesempatan ku untuk menanyakan tentang siluman ular .


"pekerjaanmu sudah selesai Van," tanya mas Abram ke Novan .


"sudah mas ,aku tadi masuk kekamar anak ,kasian sekali Safira badanya biru biru di cubit rustam ,tadi dia menangis minta di kembalikan ke orang tua nya


" mata Novan basah saat bercerita .


"kalau kita bisa keluar dari sini ,bawa anak itu ya mas ,aku nggak tega melihat mereka disini pasti tertekan dan selalu ketakutan , "


"justru itu Van ,kamu pasti punya informasi penting disini ,waktu kami akan menuju kemari kami bertemu dengan seorang Datuk di gubuk ,dan dua menyarankan agar aku membunuh siluman ular yang melindungi markas ini ,jika ular itu mati maka pengikutnya pun akan mati ." ujarku .


tiba tiba wajah Novan terlihat tegang ,dan menatapku seolah tidak percaya akan apa yang aku sampaikan barusan .


"kalian bertemu Datuk di gubuk ...apakah Datuk itu tua ,kurus,dan selalu batuk batuk ." tanya Novan serius .


"iya betul seperti itu ." kali ini mas Abram yang menjawab .

__ADS_1


"apa kamu juga pernah bertemu dengan Datuk itu Van ," tanyaku .


"itu Datuk yang menolongku dulu ,dia bisa memindah mindahkan gubuknya dalam sekejap sesuai keinginannya ."


"apakah Datuk basmati tidak meminta kalian untuk menemani tidur,seperti yang ia lakukan padaku dulu ." ujar Novan ,matanya menatap ku lekat .


"tidak Van ...bahkan Datuk baik sekali dengan kami ,dia menyuguhi kami singkong rebus dan kopi pahit ." ujarku meyakinkan Novan .


"mungkin karena kalian berdua terlihat gagah perkasa jadi Datuk basmati tidak tertarik sama kalian ,dan masalah ular siluman itu ,bukankah ular itu pengikut Datuk ,tapi kenapa dia menyarankan kalian untuk membunuh nya ." mata Novan mengerjap seolah tidak percaya .


"mungkin Datuk melihat selama ini sudah banyak korban dari kejahatan mafia di markas ini ,maka dia menyarankan kami untuk membunuhnya ." ujar mas Abram .


Novan mengangguk dan dia kembali meneruskan ceritanya ,


"di belakang bangunan ini ada gudang ,disitu tempat mereka memberikan sesaji untuk ular siluman ,jika malam Jumat bos Tono sama Nanik masuk kesitu ,ada pintu besi disamping dapur menuju kesana ."ujar Novan .


aku menyimak ucapan Novan ,mungkin dengan membacakan doa doa bisa mengusirnya ,,besok malam Jumat waktu yang tepat untuk masuk ke gudang itu .


"mas..besok malam Jumat ,waktu yang tepat kita masuk ke gudang itu setelah mereka memberikan sesaji ,pasti ular itu ada di ruangan itu ,kita bacakan doa pengusir setan dan doa doa lainya ." ujarku ke mas Abram .


"iya hen....aku setuju ,mulai sekarang kita harus mempersiapkan semuanya ,,jangan lupa bubuk racun itu kamu bawa ,dan kamu Van jika kami berhasil melumpuhkan mereka ,kamu bantu anak anak keluar dari sini ,"mas Abram memberi intruksi .


"iya mas ,tapi harus hati hati ujar itu sangat jahat ,,aku dengar sudah ada korban yang digigitnya tapi bukan disini ." ujar Novan lagi .


"bapak ku yang digigit Van,sekarang dirumah sakit keadaanya kritis ,dan aku belum tau kondisinya sekarang ,disini tidak ada sinyal susah menghubungi keluargaku ." jelaskan ke Novan .


"oh jadi bapaknya mas Hendri yang digigit ,,tadi aku dengar bos Jodi dua hari lagi kemari ,sekarang lagi mengurus bisnis di kota ,kalian harus hancurkan ular itu sebelum bos Jodi datang ,nanti aku akan kasih obat tidur di makanan bos Tono supaya tidur setelah makan malam ." Novan bicara sambil tertawa kecil .


malam pun berlalu dengan cepat ,mas Abram ijin untuk tidur duluan karena sudah sangat mengantuk ,aku masih melanjutkan obrolan dengan Novan .masih banyak hal yang aku ingin tahu dari Novan .


ternyata Novan di lemparkan di depan markas oleh Datuk basmati karena sudah tidak menarik lagi buat Datuk ,tubuhnya kurus kering dan selalu menangis ,,saat itu dia ditemukan oleh anak buah Jodi dan di mintanya bekerja di markas untuk memasak .


Novan tidak pernah mendapatkan gaji selama bekerja ,dia hanya diberi tempat tinggal dan makan ,dia juga sering melihat korban datang dan disiksa .


pernah ada dua orang dokter laki laki dan perempuan di sekap di sebuah ruangan ,dan yang perempuan di paksa untuk melayani nafsu bos Jodi ,sampai suatu hari polisi datang menggerebek markas ini dan membawa mereka pergi .


saat itu dia ingin sekali ikut pergi dengan mobil polisi tapi Datuk basmati menghalanginya dan memasukan dirinya ke gudang ,tanpa seorang pun tahu.


Novan kembali di bebaskan setelah bos Tono dan adiknya datang ,,menurut Novan Tono pernah kecelakaan dan dirawat di rumah sakit ,adik perempuannya yang merawat dan mereka datang kesini setelah bos Tono sembuh dari operasi .


kata Novan lagi aku harus memanjat gedung ini jika ingin mendapatkan sinyal untuk menghubungi keluarga ,itu juga yang dilakukan orang orang di markas .


malam sudah sangat larut Novan mengajak ku tidur ,tapi mata ini belum bisa di pejamkan,bayangan istriku dan bapak selalu hadir di fikiranku ,bagaimana keadaan bapak sekarang ...apakah sudah sadar .?


aku juga memikirkan travelku Yang akan memberangkatkan jemaah umroh Minggu depan ,pasti mereka mencari ku ,,aku akan segera pulang jika sudah menghancurkan ular siluman yang selama ini membantu mereka .

__ADS_1


__ADS_2