Maduku Tuan Putri Dirumahku

Maduku Tuan Putri Dirumahku
5. pilihan


__ADS_3

POV .Safira


******


aku menangis mendengar ucapan mama,mama pasti tadi masuk ke kamarku saat aku pergi menemui mas fajar dan membawaku kerumah sakit.


aku ceroboh tidak membuang bungkus taspack ke tempat yang aman ,mama pasti melihatnya di atas wastafel ,tapi percuma saja meskipun aku menyembunyikan kehamilan ku ,bakal ketahuan juga .


sekarang mama menyuruhku untuk mengundang mas fajar ke rumah ,bagaimana jika papa sama Mama tahu jika mas fajar sudah punya anak dan istri ,bahkan anak perempuan mas fajar usianya tidak jauh dengan ku .


aku mengambil ponsel di dalam tas dan segera mengirim pesan ke mas fajar .


[sayang...mama sudah tahu aku hamil ,mama meminta kamu datang kerumah malam ini ]


send


[mas akan datang kerumah mu malam ini ,jangan khawatir ya ,mas mencintaimu dan sudah berniat menikahi mu ]


aku lega membaca balasan pesan dari mas fajar ,Ki balas dengan emotion gambar hati warna merah .


tok ..tok...


Hem ,,,aku ketiduran ,aku melihat jam di dinding kamar jam 18.10 menit .pasti mama menyuruhku untuk shalat magrib .


"iya bentar ," aku melangkah ke arah pintu dan membuka nya .


"kamu baru bangun tidur Fira ,,cepat mandi dan shalat magrib ,setelah itu ke ruang makan ." ucap mama tegas .


aku mengangguk dan menutup kembali pintu kamar , segera mandi dan shalat magrib ,setelah itu aku keluar menuju ruang makan ,disana sudah ada mama,papa dan Farhan .


"Ayuk makan dulu fir ,kami sudah menunggu mu dari tadi ." ujar papa ,wajahnya nampak dingin ,papa seperti marah kepadaku .


"papa kenapa diam aja sih ,nggak biasanya ." tanya Farhan .


"nggak papa ,Ayuk habisin makanan nya ,jangan ngobrol terus ." papa bersuara agak keras ,Farhan langsung menoleh ke arah mama .


selesai makan ,aku membantu mama membawa piring kotor ke dapur ,Farhan sudah masuk ke kamarnya dan papa menunggu ku di ruang tengah .


"Fira ,papa mau dengar dari kamu langsung ,apa benar sekarang kamu hamil ." suara papa kembali keras ,aku menunduk nggak sanggup menatap wajah papa .

__ADS_1


"i..iya pa..." sahutku pelan .


"sama siapa ."


"mas fajar pa ,dia sudah janji malam ini mau datang ,kita tunggu saja pa ." sahutku .


"kamu telepon fajar sudah sampai mana sekarang .' perintah mama,suaranya sama saja tegas dan dingin .


"iya ma..." aku segera mengambil handphone ku dan menghubungi mas fajar .


mas fajar baru saja keluar dari rumahnya ,sekitar satu jam baru sampai dirumahku ,hatiku gelisah dan takut ,apa reaksi papa sama Mama jika tahu mas fajar sudah punya anak dan istri .


pukul 19.20 papa mengajak kami semua shalat berjamaah , setelah shalat isya kami kembali berkumpul diruang tengah menunggu kedatangan mas fajar .


akhirnya yang ditunggu-tunggu datang ,aku kedepan menyambut kedatangan mas fajar .


"Ayuk masuk mas,mama sama papa sudah nunggu di dalam ." mas fajar menggangguku dan mengikutiku berjalan ke ruang tengah .


"selamat malam om Tante ." ucap mas fajar sambil menyalami mama sama papa .


"kamu yang namanya fajar." tanya papa .


"berapa usiamu ,,dan apakah kamu sudah berkeluarga atau sendiri ." kali ini mama yang bertanya ,tatapan mama sangat meresahkan ,aku takut melihatnya .


"usia saya 40 tahun Tan ,, em ..saya sudah berkeluarga ,tapi hubungan saya dengan istri sudah tidak harmonis ." jawab mas fajar .


"sudah punya anak ." kembali mama menginterogasi .


"sudah Tan,anak saya perempuan ,usianya 19 tahun dan sekarang tinggal bersama ibu nya." jawab mas fajar tenang .


"apakah istri dan anakmu akan mengijinkan jika kamu menikah lagi .?" tanya papa , suara papa dingin tapi tegas .


"saya rasa istri dan anak saya mengijinkan om ." jawab mas fajar .


"kalau begitu panggil istri dan anakmu kemari ,saya mau tahu bagaiman tanggapan Istri dan anakmu jika kamu mau menikah lagi ." papa menyimpangkan kaki nya ke atas kaki satunya


wajah mas fajar berubah gugup ,dia menunduk dan tidak menjawab ucapan papa ,aku tahu pasti mas fajar berat jika harus membawa istri dan anaknya datang ke rumahku .


"pa..mungkin kalau malam ini mas fajar belum bisa bawa istri sama anaknya ke rumah ini ,mas fajar mungkin harus bicara dulu dengan keluarganya ." aku berusaha membela mas fajar .

__ADS_1


"apa selama kamu berhubungan dengan fajar ,istri dan anaknya tahu fir ." tanya Mama , tatapan mama masih tetap tajam padaku .


"atau kalian sengaja menutupi nya,mama jadi berfikir waktu kamu ke Bandung kemarin itu bukan tugas dari kampus,tapi kamu pergi berdua sama fajar untuk menikmati kebebasan kalian ."


kali ini mama menatap tajam mas fajar , aku semakin kasian melihat mas fajar disudutkan .


"ingat Fira ,dengan kamu menjalin hubungan dengan suami orang berarti kamu telah merusak rumah tangga orang lain ,apa kamu tidak tahu selama ini fajar telah mengabaikan istrinya yang sedang sakit ."! ujar mama marah .


aku dan mas fajar terkejut ,dari mana mama tahu kalau istrinya mas fajar sakit .


"siapa yang bilang begitu ke mama ,tolong mama jangan menilai mas fajar dari omongan orang ma," ucapku,rasanya nggak tega mas fajar di sudutkan terus .


"apa video ini masih kurang jelas Fira .' mama berdiri dan memberikan ponsel nya padaku .


aku dan mas fajar langsung diam tak berkutik saat melihat video dari handphone mama .mas fajar tengah memarahi anak nya yang mengabarkan keadaan ibunya yang sedang sakit .


"Keysa itu anak kamu kan jar,,tega sekali kamu membiarkan Keysa menanggung beban yang seharusnya bukan tanggung jawab dia." mama menangis ,aku sadar hati mama sangat lembut pasti nggak tega melihat nasib anak mas fajar .


"ma...maafkan saya Tante .." hanya itu yang keluar dari mulut mas fajar .


"kamu harus minta maaf ke istri dan anakmu jar ,, kamu laki laki yang tidak tahu diri ,andai saja Fira tidak hamil ,detik ini juga aku akan memaksa Fira untuk meninggalkanmu ,nggak Sudi saya punya menantu seperti mu ."


mama berdiri lalu berjalan masuk kedalam kamar nya ,papa menghela nafas berat menatapku .


"pa ...maafin fira pa ,,aku mendekat ke arah papa dan duduk disampingnya .


"dari kamu kecil ,papa sudah menduduki agama dan saat kamu sudah beranjak remaja papa dan mama.selalu menasehati mu tentang kebaikan ,dan sekarang kamu telah mencoreng nama baik kedua orang tuamu fir ." papa menangis ,aku sangat merasa bersalah .


memang betul kata papa sejak aku kecil papa dan mama mendidik ku sangat baik ,bahkan kelas tiga SMA aku bau mengenal yang namanya pacaran ,itupun nggak lama ,hanya beberapa bulan kami putus .


saat jadi mahasiswa akupun tidak pernah dekat dengan laki laki ,tapi sewaktu aku ketemu nggak sengaja dengan mas fajar di mall saat perasaan cinta itu tumbuh dengan cepat .


mas fajar pria idamanku ,meskipun usia kami terpaut jauh dan dia sudah punya keluarga,tidak menghalangi rasa cinta ku kepadanya .


'fira ...sekarang papa minta hadirkan istri dan anak fajar kemari ,jika malam ini tidak bisa ,papa harap besok bisa datang kesini ." setelah bicara papa berdiri dan melangkah menuju kamarnya .


"gimana ini mas ,kamu harus bawa istrimu sama Keysa kesini ,ternyata Keysa karyawan di restauran mama ku .' ujarku ke mas fajar .


"kamu tenang saja Fira,besok mas pastikan akan membawa istri mas dan Keysa ,kalau gitu mas pulang dulu ya ,sampaikan pamit mas sama om dan Tante." aku mengantar mas fajar sampai kedepan teras .

__ADS_1


__ADS_2