Maduku Tuan Putri Dirumahku

Maduku Tuan Putri Dirumahku
7. cerai jalan terbaik


__ADS_3

POV. Maya


hatiku sebenarnya sangat syok saat tahu mas fajar mau menikah lagi ,tapi aku mencoba menguatkan diriku ,aku nggak mau Keysa anak mu ikut rapuh dengan keadaan yang sangat sulit ini .


dan aku bertambah syok lagi saat tahu perempuan yang akan di nikahi mas fajar adalah keponakan mbak Friska ,bos ku dulu saat aku bekerja di tokonya sewaktu aku masih gadis .


mbak Friska tidak berubah ,dia masih tetap cantik dan awet muda ,tidak sepertiku yang kurus dan sakit sakitan ,padahal mbak Friska pernah berada di posisi paling bawah atau terpuruk tapi dengan kecerdasan dan kerja kerasnya mbak Friska bisa bangkit lagi seperti sekarang .


aku bahagia tapi juga sedih ,,bahagia karena bisa bertemu lagi dengan mbak Friska ,dia menyemangati ku dan Winda adiknya yang ternyata bos nya Keysa meminta maaf padaku dan juga Keysa .


keputusanku sudah final aku minta di cerai dari mas fajar ,rasanya sudah tidak ada lagi yang perlu di pertahankan dari perkawinan dengan nya .


Safira tidak mau berinteraksi dengan ku dan juga Keysa ,setelah mas fajar pulang dia langsung mengurung dirinya dikamar dan tidak keluar saat mama nya mengajak makan malam bersama .


tidak ada rasa bersalah dari Fira terhadapku ,,aku juga heran kenapa sifatnya sangat berbeda dengan kedua orang tuanya.


"May,makan yang banyak ya.,jangan sungkan sungkan ." ujar mbak Friska sembari menambahkan lauk me atas piring ku .


" iya mbak ,,ini sudah banyak ,biasanya aku makan nggak sebanyak ini ." aku merasa malu dengan sikap baik mbak Friska .


"besok aku sama Winda mau main kerumahku ,boleh kan may ." tanya mbak Friska sambil menyendok nasinya .


"tentu saja boleh mbak ." jawabku .


"oh iya Keysa ...saya sudah bungkus makanan di belakang nanti jangan lupa di bawa ya ." ujar Winda sambil tersenyum .


"banyak sekali kenangan masa lalu yang ingin aku ceritakan ke kamu may ,tapi besok saja ya kalau aku sudah dirumah mu ,kamu satu satunya orang yang membantuku saat aku baru belajar buka usaha sampai aku jatuh ,Winda juga masih sangat ingat dengan kamu may.' mbak Friska mengelap mulutnya dengan tissue .


selesai makan aku dan Keysa pamit untuk pulang ,Santi membawa plastik berisi makanan yang di berikan Winda ,kami diantar pulang Irfan suami Winda .


"nggak mampir dulu mas irfan ." ujarku saat turun dari mobil .


"terimakasih mbak ,sudah malam besok besok pasti saya mampir kemari ." tolak irfan dengan lembut .


setelah mobil Irfan pergi Santi mendorong ku masuk kedalam rumah .


"Bu Winda kasih makanan banyak banget Bu ,ada puding juga ,aku tarok di kulkas ,ibu mau makan pudingnya sekarang ." Keysa membuka kulkas dan memasukan puding ke dalamnya.


"nggak usah key ,ibu kenyang banget tadi mbak Friska nambah lauk terus ke piring ibu ." ujarku tertawa kecil .


'bu ,keysa kok seneng ya ibu jarang sekali tertawa ,tapi barusan key lihat ibu tertawa jadi seneng Bu ." Keysa jongkok dihadapanku dan menatap wajahku .

__ADS_1


benar kata Keysa sudah hampir lima tahun aku nggak pernah tertawa ,bahkan untuk tersenyum saja sulit ,tapi mulai sekarang aku harus melupakan semua penderitaan dalam hidupku ,banyak pelajaran yang bisa aku ambil hikmahnya dari ujian yang Tuhan berikan padaku .


"ya sudah sana kamu istirahat ,malam ini biar Santi tidur dikamar ibu ya ,kamu tidur yang nyenyak ." aku mengusap rambut Keysa lembut .


"ok mom ....Keysa berdiri dan meletakan telapak tangan di keningnya ." tingkahnya membuat aku dan Santi tertawa .


..,..


keesokan hari jam dua sore mbak Friska dan Winda datang kerumahku ,Keysa sedang bekerja hanya ada aku dan Santi .


"senang sekali mbak Friska sama Winda mau main ke sini ,tapi ya beginilah keadaan rumahku mbak ." ujarku saat mereka sudah duduk di kursi ruang tamu .


"aduh Maya rumahmu ini bagus kok hanya saja catnya kayaknya perlu diganti ,sudah pudar warnanya." ucap mbak Friska.


aku tersenyum mendengar ucapan mbak Friska ,bagaimana mau beli cat rumah ,untuk kebutuhan sehari hari Keysa banyak membantu .


"oh iya mbak Maya ,apa selama fajar berhubungan dengan fira mbak Maya tahu ." tanya Winda padaku .


"nggak tahu sama sekali win ,cuma Keysa pernah cerita kalau kawanya pernah lihat mas fajar jalan sama mahasiswa gitu ." sahutku .


"may ,,,aku sama Winda minta maaf atas kelakuan Fira ,satu hal yang harus kamu tahu bahwa Fira itu bukan anak kandung Irfan dan Winda ,sampai sekarang Fira belum tahu hal ini ." ujar mbak Friska .


"Safira itu anaknya Siska may ,dia lahir dipenjara saat itu suami Siska pergi dan kakaknya tidak diketahui entah dimana ,kedua orang tua siska juga sudah meninggal."


"lalu kawan satu sel Siska yang bernama Tamara menawarkan mas Irfan untuk mantan suami nya untuk mengadopsi Safira ,saat itu aku masih pacaran dengan mas Irfan ." ucap Winda sambil menghela nafas berat .


aku sangat syok mendengar cerita Winda ,pantas saja kelakuan Fira seperti itu ,buah jatuh tidak akan jauh dari pohon nya.


"jadi kamu harus tahu may,,Winda dan Irfan mendidik Safira seperti aku mendidik anak anak ku ,tapi ya itu kata pepatah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya." mbak Friska satu pemikiran denganku.


"apakah kamu tetap akan bercerai dengan fajar may," tanya mbak Friska .


"iya mbak ,hatiku sudah mantap ,bukan karena hubungannya dengan Safira ,sudah lima tahun ini aku meminta cerai sama mas fajar ,tapi dia tak pernah mengabulkannya , aku menderita sudah lama mbak ,sekarang aku ingin bebas dari ikatan perkawinan dengan nya ." jawabku .


"ya sudah kalau itu sudah menjadi keputusan mu ,aku dan Winda punya rencana buat Keysa ,nanti jika kamu sudah resmi bercerai aku akan memberitahu." ucap mbak Friska .


jam empat sore mereka pamit ,Santi mengantar sampai depan rumah ,,aku mendorong kursi rodaku kekamar rasanya tubuhku sudah penat minta di istirahatkan .


....


seminggu setelah pertemuan dirumah Winda ,aku mendapatkan surat panggilan sidang dari pengadilan agama.

__ADS_1


dengan diantar Winda aku datang ke kantor pengadilan ,saat mediasi aku tetap menyatakan keinginanku untuk bercerai dari mas fajar dengan mengajukan permintaan untuk memberikan modal usaha Keysa .


tiga kali sidang akhirnya hakim memutuskan kami bercerai dan mengabulkan permintaanku ,hal itu disetujui mas fajar .


satu bulan setelah bercerai mas fajar memenuhi janjinya dengan memberi modal Keysa 150 juta rupiah .


dibantu mbak Friska dan Winda Keysa membuka usaha restauran ,menu masakan yang dijual berbeda dengan restauran Winda , Keysa membuka restauran ayam bakar dan soto babat .


Keysa menggandeng tetanggaku yang jago masak ,aku bersyukur sekali Keysa sudah bisa punya usaha sendiri .


penyakit ku pun berangsur angsur sembuh ,Santi sangat telaten merawat ku ,dan Keysa telah membawaku berobat kerumah sakit besar sehingga sekarang aku sudah bisa berjalan .


tiga bulan kemudian mbak Friska datang kerumahku ,dia bilang Safira dan fajar akan menikah besok ,karena harus menunggu masa idah fajar setelah bercerai .


"kamu siap nggak mau kalau datang ke acara pernikahan Safira." tanya mbak Friska kepadaku.


"aduh gimana ya mbak ,kalau aku sih sudah mengikhlaskan mas fajar dan sudah tidak ada perasaan apa apa lagi , tapi Fira apa bisa menerima kehadiranku mbak ." aku mengambil gelas dari Santi dan memberikan ke mbak Friska .


".nggak usah di fikirkan masalah Fira ,aku sama Winda berharap kamu mau datang,, oh iya amori sudah pulang loh dari Jerman Dia pasti senang ketemu kamu ." ujar mbak Friska.


"wah,,,amori sudah sarjana ya, selamat ya mbak,dari dulu amori itu anak nya nurut dan pintar ,aku sudah bisa nebak dia pasti akan sukses mbak , seperti mbak Friska ." ucapku bersemangat .


"ah,kamu kaya paranormal saja bisa nebak nasib orang ." mbak Friska terkekeh menatapku .


"ya secara didikan mbak Friska kan tegas dan disiplin pasti anak anak mbak menjadi pribadi yang disiplin dan nggak gampang menyerah ." aku masih memuji mbak Friska .


"ya sudah besok kamu datang ya may,ini aku sengaja bawakan baju buat kamu sama Keysa loh ,semoga cocok sama modelnya ." mbak Friska memberikan Tote bag ke padaku .


"ya ampun mbak repot repot segala ,kalau pilihan mbak Friska aku yakin pasti cocok ,mbak friska kan lama jualan baju ,tahu model yang bagus dan tidaknya." aku menerima pemberian dari mbak Friska .


Jan sembilan pagi aku dan Keysa berangkat kerumah Winda ,disana sudah ramai ,melihatku datang mbak Friska membawaku kedalam karena sebentar lagi acara ijab kabul di mulai .


aku melihat mantan ibu mertuaku dan adik ipar datang ,mereka seolah tidak mengenaliku dan Keysa ,aku tidak memperdulikannya,bagiku mereka sudah bukan siapa siapa ku lagi .


perut Keysa sudah tampak besar ,,dia cantik sekali memakai kebaya warna putih tulang sepadan dengan jas yang dikenakan mas fajar .


aku dan Keysa duduk di sebelah mbak Friska menyaksikan ijab kabul mantan suamiku,,perasaanku biasa saja tapi beda dengan Keysa berulang kali dia mengelap matanya dengan selendang yang ia pakai .


kasian Keysa ,,,hatinya pasti hancur menyaksikan ayahnya bersanding dengan perempuan lain ,cinta ayah nya sudah terkikis oleh keegoisan ,jarak antara ayah dan anak akan semakin terbentang jauh .


maafkan ibu key......

__ADS_1


__ADS_2