Maduku Tuan Putri Dirumahku

Maduku Tuan Putri Dirumahku
bab. 25 pertolongan dan gugatan cerai


__ADS_3

POV. Danny POV . Friska




aku memesan taxi online untuk membawa Lina ibu dan Bu Aryanti ,aku mengendarai motorku ,sampai dirumah kontrakan sudah hampir magrib ,aku mempersilahkan Bu Aryanti untuk membersihkan diri ,terlihat wajahnya sangat letih setelah menempuh perjalanan jauh mengantarkan Lina ,Lina dibawa masuk ke kamar ibu dan dibujuk agar mau mandi dan beristirahat .



setelah shalat magrib aku menyiapkan makan malam ,kebetulan nasi yang aku masak tadi pagi masih utuh di Magicom ,tinggal membeli sayur dan lauk di rumah makan seberang jalan , aku sudah menyiapkan nasi dan lauk diatas karpet dan mengajak Bu Aryanti dan Lina makan bersama .



"dan ,,kamu beli kerupuk udang kesukaan Lina belum .?" tanya ibu



"aku kan selalu Setok kerupuk udang mentah Bu ,itu sudah digoreng ada di toples kaleng ,Lina sama Bu Aryanti mana Bu kok belum keluar ." aku melihat ke arah kamar ibu .



"masih dibujuk suruh makan sama Bu Aryanti ,nah itu Meraka sudah keluar ,kamu siapkan piring buat Bu Aryanti dan Lina dan." ujar ibu .



"Lin ,ini ada kerupuk udang kesukaan mu,ibu ambilin ya sama sayur nangka nya ," ibu duduk disamping Lina yang masih diam saja .



"Ayuk makan yang banyak Lina ,biar kamu sehat ,bayi didalam perut mu juga sehat ,lina harus nurut ya sama ibu sama mas Dany ,mereka semua sayang sama Lina ." ujar Bu Aryanti menasehati Lina .



Lina mengangguk dan mau makan ,sesekali dia menatap wajah ibu dan menatapku ,dari bibirnya tersungging senyum tipis .



"ibu ,,mas Dany ,,pelan sekali Lina memanggil ku dan ibu ,aku sedang menyiapkan nasi ke mulutku dan langsung menatap nya .



" Lina ,,kamu manggil ibu .?" tanya ibu terharu matanya sembab bibirnya bergetar ,Lina mengangguk dan tersenyum tipis ke ibu ,hatiku sedikit lega melihat pemandangan ini ,semoga Lina cepat sembuh dan ingat seutuhnya sama ibu dan aku .



selesai makan malam kami mengobrol dan Bu Aryanti menyuruh ibu mengajak Lina masuk ke kamar untuk istirahat ,bu Aryanti malam ini tidur di kamarku,sementara aku tidur di ruang tamu beralaskan karpet .



"Lina ,ibu pulang ya ,kamu harus nurut sama ibu dan kakak mu ,nanti kalau kamu melahirkan insyaallah ibu akan datang lagi menjenguk mu ," ujar Bu Aryanti saat akan pamit pulang ,aku mengantarnya sampai terminal Pemberangkatan,kami pun berpisah saat bus jurusan sumatra selatan tiba dan bu Aryanti naik kedalam bus .



aku kembali ke kontrakan karena harus bersiap siap untuk mengeluarkan dagangan ,aku dan ibu sudah sepakat untuk menjauhkan gunting dari rumah yang kami tinggali ,ibu pamit mau ke pasar membeli beberapa baju daster untuk Lina ,perut Lina sudah besar kasian jika pakai baju ketat .



hari ini cuaca panas sekali ,banyak orang datang membeli es buah di warung ku ,saat aku sedang membuat es buah untuk tiga orang pembeli ,aku kedatangan dua orang polisi ,aku meninggalkan warung dan mempersilahkan pak polisi masuk,ada tatapan penuh tanya dari pembeli ketika melihat polisi datang ke rumah kontrakan ku .



"selamat siang apa anda Yang bernama pak Danny ."tanya seorang polisi yang duduk tepat di hadapan ku.



"iya betul saya Dany pak,ada apa ya bapak mencari saya ." tanyaku khawatir.



"saya mencari saudara Siska karena sudah melakukan pelanggaran hukum dengan menampung dan menjual mobil curian dari sindikat yang di ketua Seno ,kami juga sedang memburu Seno yang kabur saat akan kami tangkap,saya sudah ke showroom Siska ,menurut karyawan nya Siska sudah tiga hari tidak datang ke showroom,di rumahnya juga tidak ada ,saya mendapatkan nomor kontak bapak dari karyawan Siska ,apa pak Dany tahu keberadaan Siska ."? pak polisi dihadapan ku menatapku penuh selidik .



"saya tidak tahu pak ,saya dan Siska sudah berpisah hampir dua bulan ini,bahkan saya di usir dari rumah,makanya saya ngontrak di sini ,sejak saya keluar dari rumah saya tidak pernah bertemu dia lagi ." ucapku menjelaskan .



"baik pak Dany,mohon kerja sama nya jika ada info tentang Siska kabari ke kami atau pak Dany tahu teman teman Siska bisa memberitahu ke kami ,ini no kontak saya ,terimakasih dan kami pamit pak ." kedua polisi menjabat tanganku dan berpamitan.

__ADS_1



•••••••••



POV . Friska



hari ini aku ditemani Winda ke kantor pengadilan agama ,seminggu yang lalu aku sudah konsultasi dengan pegawai pengadilan agama tentang persyaratan gugatan cerai ,semua berkas sudah lengkap dan hari ini akan di proses ,dua hari kemudian berkas akan naik dan di jadwalkan untuk sidang pertama .



tekad ku sudah bulat untuk menceraikan mas Dany ,aku ingin menjalani hidup normal dan tidak terbebani status ku yang tidak jelas ,meskipun ibu mas Dany pernah menemuiku untuk kembali membina rumah tangga dengan mas Dany tapi aku menolak ,bukan karena sudah terpuruk tapi sikap mas Dany yang tidak tegas membuatku merasa aku tidak pernah merasa di perjuangkan .



jam 10.30 aku sudah selesai menyelesaikan urusanku di pengadilan agama ,aku dan Winda menuju toko ku ,Winda hari ini libur kuliah ,,dua puluh menit perjalanan kami tiba di toko dan langsung berbaur dengan Maya dan para pembeli.



saat aku sedang memasukan baju ke manikin yang kosong ,aku terkesiap melihat ada mobil polisi memasuki halaman toko ku ,lalu lima orang anggota polisi turun dari mobil dan berjalan ke arah showroom Siska ,aku memperhatikan sebentar lalu masuk kedalam ,pembeli sudah keluar satu persatu membawa belanjaan masing masing .



"may, di showroom Siska ada mobil polisi ada apa ya may." tanyaku ke Maya yang sedang merapikan baju baju yang dipilih pembeli .



"oh iya aku lupa kasih tahu mbak Friska ,kemarin karyawan mbak siska datang kesini dia ketakutan katanya akan diundang ke kantor polisi untuk jadi saksi ." ujar Maya .



"jadi saksi apa maksudnya may." timpal Winda ingin tahu.



"kata karyawan nya ,mbak Siska jual beli mobil curian dan sedang di cari polisi ,tapi sudah tiga hari mbak Siska gak pernah datang ke showroom." ucap Maya memberi penjelasan .



"oh begitu ,wah bahaya juga kalau mobil yang mbak siska mobil curian ,kasian para pembelinya pasti merasa di tipu ." timpal Winda lagi .




"pak....kami harus ketemu sama pemilik showroom ini dan akan minta ganti rugi karena mobil kami sudah di sita kepolisian ,kami mengalami kerugian sangat banyak ." kata salah satu bapak bapak yang datang menemui pak polisi .



"orang nya tidak ada di sini pak ,kami sudah mencari ke rumahnya dan menanyakan ke orang orang dekat Bu Siska tapi mereka juga tidak tahu Siska menghilang kemana ,bapak silahkan memberikan keterangan ke kantor polisi ya ." ucap bapak polisi menasehati mereka .



tak lama setelah itu polisi meninggalkan tempat usaha Siska yang sekarang sudah di tutup rapat dan di beri garis polisi,aku tak habis fikir kenapa Siska sampai nekat melakukan perbuatan yang melanggar hukum,pantas saja mobil yang Siska jual harga nya jauh lebih murah dari harga pasar ,ternyata Siska membeli mobil dari hasil kejahatan yang mungkin harganya sangat murah .



satu Minggu sudah berlalu sejak aku mengajukan gugatan cerai ,dan besok adalah jadwal sidang pertamaku ,aku sedang menyelesaikan rekapan skin care aku harus mengemas barang malam ini dan besok meminta tolong ke Winda untuk mengantar pesanan ke tempat expedisi ,Alhamdulillah bisnis skin care ku berjalan lancar ,sudah banyak reseller yang mengambil langsung produk nya ke rumah ibu , ada juga yang minta di kirim karena tempat nya jauh.



Tring....Tring....


aku mengambil ponsel yang kuletakan di atas tempat tidur ,mbk atifa menelepon .



{assalamualaikum mbak atifa ,tumben malam malam telepon ada apa mbak.}



{fris, lusa aku mau mengadakan pertemuan dengan para member,kamu bantu mbak ya karena nanti acaranya akan ada testimoni awal kamu memakai skin care dan memulai bisnis sampai pencapaian yang sangat bagus ini ,aku mau kamu jadi pembicara ya fris .}



{insyallah mbak...Oya kalau aku undang memberku ke acara mbak atifa apa boleh mbak biar sekalian dapat ilmunya .}

__ADS_1



{ boleh fris ,kamu undang saja ,tapi untuk lusa cukup sepuluh orang dulu ya fris ,karena member yang aku undang sudah banyak }



{ok mbk,,nanti di kirim saja lokasinya ya mbak ,insyaallah aku akan datang }



telepon aku matikan dan kembali kuletakan handphone ke atas tempat tidur ,amori terbangun mungkin terganggu dengan suara ku ,aku segera ke belakang membuatkan susu untuk amori dan melanjutkan lagi pekerjaanku yang tertunda .



pagi jam delapan setelah memandikan amori dan sarapan aku bersiap siap berangkat ke toko ku ,jam sembilan pagi barang pesanan baju dari jak\*\*ta tiba ,tadi sopir yang membawa nya sudah menghubungiku ,Winda sudah bersiap juga untuk mengantar pesanan skin care ke tempat expedisi.



sudah dua malam ini ibu dan Winda menginap di rumahku ,entah kenapa aku belum biasa jauh dari ibu dan adik ku .



"fris ,tadi wanti kesini katanya anak saudaranya yang dari kampung sudah dirumahnya,sudah siap bekerja menjaga amori dan beres beres rumah ,kamu mau jemput ke rumah wanti atau ibu suruh wanti antar ke sini ." ujar ibu memberitahu ku .



"suruh mbak wanti antar kesini saja Bu ,hari ini aku sibuk ada barang mau datang ke toko dan jam sepuluh aku ada jadwal sidang pertama di pengadilan agama Bu ." jawab ku ,dan ibu pun memakluminya .



aku pamit dengan ibu dan amori ,mengendarai motor ku ke toko ,Maya belum datang saat aku tiba di toko ,aku dan Maya membawa kunci toko masing masing begitu juga dengan nanik yang menjaga toko ku di pasar gading asri .



jam sembilan lewat sepuluh menit barang dari jakar\*\* sampai ,sopir memasukan nya ke dalam toko bersamaan Maya datang ,hari ini belanjaan sangat banyak ,aku selalu menyediakan baju baju dengan model terbaru supaya pelanggan ku semakin puas , benar saja pelanggan di kedua toko ku semakin puas .



"mbak sebentar lagi mau puasa ,pasti pembeli akan semakin banyak ,mbak cari lagi dong karyawan buat bantu aku dan satunya buat di toko yang di gading asri." ucap Maya saat kami memeriksa barang yang sudah dibuka karung nya .



"iya may,kamu atur saja ,cari karyawan yang rajin,jujur dan bertanggung jawab ,aku percaya pasti kamu bisa secepatnya mendapatkan karyawan baru .' sahutku tersenyum ke Maya .



aku melihat jam dinding sudah pukul 09.45 aku pamit sama Maya mau ke pengadilan agama ,Maya sudah paham tujuan ku ke sana ,dia mengantarku sampai depan pintu toko ,aku segera membawa motorku ke kantor pengadilan agama .



sampai disana saat memarkir motor dihalaman samping kantor pengadilan aku melihat mas Dany juga baru datang ,dia sendirian dan melihatku keluar dari area parkir .



"fris..... kita duduk dulu di kursi itu yuk ,aku mau bicara dengan mu ." mas Dany mengajaku bicara .



"ada apa mas ...." tanyaku saat kami sudah duduk di kursi dekat taman kecil .



"apa sudah tidak ada kesempatan buat kita kembali membina rumah tangga fris,aku sadar aku sudah banyak menyakiti hati mu dan menyia nyiakan mu ,tolong maafkan aku fris dan beri kesempatan padaku untuk memperbaiki diri ,aku janji tidak akan menyakiti kamu dan amori ." ujar mas Dany sambil menatap ku.



"maaf mas....keputusanku sudah bulat dan aku sudah fikirkan semuanya ,aku rasa tidak ada lagi yang bisa di pertahankan mas,aku merasa selama ini tidak pernah kamu perjuangkan ,aku lelah ." ucap ku lirih.



"tapi fris....



"maaf ini dan Bapak sudah di tunggu di dalam sebentar lagi sidang akan di mulai ." ujar seorang petugas yang berdiri dihadapan kami .



aku berdiri diikuti mas Dany masuk ke ruang persidangan ,agenda hari ini mediasi dari para penasehat pengadilan untuk aku dan mas Dany

__ADS_1



bersambung.


__ADS_2