
POV .Winda
*******
"mas ,,Safira kemana ya jam segini kok belum pulang kuliah ." aku memasuki ruang kerja suamiku .
"coba kamu telepon win ,siapa tahu ada urusan penting yang harus di selesaikan Safira ." ujar mas Irfan sembari mematikan laptop nya .
aku segera mengambil ponsel di kamar dan menghubungi Safira .
[hallo ma,,]
[kamu dimana Fira ,ini sudah malam kenapa belum pulang ]
[bentar lagi aku pulang ma,ini lagi siap siap ]
[ya sudah cepat pulang,hati hati dijalan ]
aku mematikan telepon ,lalu duduk di ruang tengah ,akhir akhir ini Safira sering pulang malam ,alasan nya ada tugas kuliah yang harus di kerjakan di rumah kawan Nya.
aku khawatir karena Safira perempuan ,nggak baik jika sering pulang malam ,Farhan menghampiri ku dan duduk di sebelahku .
"mama pasti lagi mikirin kak Fira ya,." ujar Farhan menatapku .
"iya,kakak mu itu sekarang sering pulang malam ,mama khawatir ." jawabku .
"kak Fira sudah dewasa ma,jangan terlalu di dikirim ,nanti mama sakit ." ucap Farhan ,dia memang selalu perhatian dengan Ku .
Farhan anak laki laki tapi dia sangat penurut dan nggak pernah jauh dari ku,pulang sekolah selalu tepat waktu dan pergi main jika sedang libur ,banyak orang bilang Farhan anak rumahan .
"assalamualaikum...terdengar suara Fira memberi salam .
"ma...,kok belum tidur ." tanya Fira saat mencium tanganku .
"gimana mama mau tidur,kakak aja belum pulang ,dari mana si kak jam segini baru pulang ." Farhan nyerocos menanyai Fira .
"dari rumah kawan dek ,ada tugas kuliah yang harus di kerjakan bersama ." jawab Fira ,lali dia masuk ke kamar nya .
"sudah lah win ,jangan terlalu di fikirkan ,Fira pasti bisa jaga diri ,mending sekarang kita tidur yuk ." ucap mas Irfan menenangkan ku .
"boleh nggak aku tidur di kamar mama," ucap Farhan mengikuti aku dan mas Irfan .
"hahaha,kamu kayak bayi aja Han mau ngusel sama mama ."ujar mas Irfan terkekeh .
"malam ini saja pa ,boleh ya ." rengek Farhan manja.
__ADS_1
"ya sudah nggak papa,Ayuk sikat gigi dulu terus kita tidur." sahutku membela Farhan .
mas Irfan melirik ku jengkel ,sudah satu Minggu suami ku puasa dan malam ini sudah mendapat lampu hijau ,tapi farhan menghambat menghambat rencana nya .
aku tersenyum melihat wajah kesal mas Irfan ,ditambah Farhan tidur di tengah membuat mas Irfan makin kesal .
"mah besok beneran ya datang kesekolah ku,ambil ijasah ." ucap Farhan saat sarapan .
"emang harus gitu mama yang ngambil dek ,kamu bisa ambil sendiri kok ." timpal Fira .
"aku mau mama yang ngambil kak,lagian mama nggak keberatan iya kan ma ." Farhan menoleh ke arahku .
"iya ,besok mama me sekolah bareng kamu ." jawabku ,wajah Farhan langsung berbinar .
"dasar anak mami ." ujar Fira mencebik .
"sudah jangan berantem ,cepet sarapannya mang Jaja sudah nungguin tuh ." ujar mas Irfan mengingatkan .
"Fira berangkat ya ma ,pa..." Fira menyalami ku diikuti Farhan ,aku mengantar anak anak ku sampai teras rumah .
"win,,nanti malam jangan biarkan Farhan menyelinap lagi dikamar kita ya." mas Irfan berbisik di telinga ku saat akan pamit ke kantor .
"tenang mas ,nanti malam aman terkendali." balasku sambil terkekeh .
"Farhan harus di kasih adek biar nggak manja terus sama mama nya ." ucap mas Irfan mencium keningku lalu keluar menuju mobilnya .
aku masuk ke kamar mengganti baju ,seperti biasa kegiatan ku setiap hari mengontrol beberapa restauran ,mbak Friska berhasil mengembangkan restauran yang aku amanah kan .
mbak Friska dari dulu memang ulet dan pekerja keras ,dengan kerja keras nya dia bisa mengirim amori kuliah di Jerman ,awalnya aku juga mau menyekolahkan Safira ke sana tapi Fira menolak .
"selamat lagi Bu Winda ,.." sapa Keysa karyawan bagian ke jangan .
"pagi key...gimana laporan keuangan bukan ini bisa kamu kasih ke saya .' tanya ku saat duduk di sofa ruangan kantor di lantai dua .
"silahkan di cek Bu ,,ini buku laporan nya ." ujar Keysa lalu duduk dihadapanku .
aku menerima buku dari tangan Keysa ,lalu memeriksa keluar masuk uang restauran, lumayan bagus selama satu bulan ini restauran mendapat keuntungan bersih 15 juta rupiah .
aku memberikan buku keuangan ke Keysa ,tapi wajah Keysa kelihatan sedih padahal aku sudah memuji kinerjanya .
"kamu kenapa key,apa ada masalah di sini .' tanyaku menatap wajahnya .
"em,,eh ...nggak ada masalah Bu ,maaf saya kelelahan semalam menjaga ibu dirumah sakit .' jawab Keysa gugup .
"ibu mu sakit apa key ...apa tidak ada saudara untuk bergantian menjaga ibu kamu .' tanyaku serius .
__ADS_1
"em,,ibu sakit jantung dan stroke Bu ,saya anak semata wayang jadi harus merawat ibu dan mencari nafkah untuk keperluan aku dan ibu ." sahut Keysa,mata nya tampak berkaca kaca .
"maaf...bapak kamu kemana ,kenapa tidak membantu merawat ibu mu .' tanyaku lagi .
"sejak ayah di angkat menjadi manager di perusahaan tempatnya bekerja ,ayah jarang pulang ke rumah Bu ,kadang ayah pulang dan memberi uang ke ibu ,itupun sangat sedikit .' Keysa mengelap matanya dengan tissue .
"keterlaluan sekali ayah mu key,saat ibu mu sakit dia tidak merawat dan memberikan uang yang cukup ,malah kamu yang harus mengambil alih tanggung jawab nya ." hatiku kesal mendengar cerita Keysa .
"begitulah bu,malah aku dengar ayah sekarang punya pacar dan sering tinggal bersama di rumahnya yang mewah ,aku dan ibu tidak diijinkan datang ke rumahnya ,bahkan aku pernah diusir ." Keysa terisak ,hatiku ikut hancur mendengarnya .
aku mengambil uang 5 juta dari dalam tas ku ,dan ku berikan me Keysa ,Keysa menolak pemberianku ,tapi aku memaksa nya untuk menerima bantuan ku .
Keysa memeluk ku dan menangis ,aku iba sekali melihatnya.
"sudah key,kamu yang sabar ya ,rawat lah ibu mu dengan baik ,Allah akan mengganti nya dengan surga ." ucapku ke Keysa .
"terimakasih banyak ya Bu ,padahal ibu bukan siapa siapa saya ,hati ibu seperti malaikat,sekali lagi terimakasih Bu ." Keysa membersihkan wajahnya di toilet .dan aku pulang kerumah.
keesokan pagi jam 7.30 aku sudah berada di sekolah Farhan ,setelah mengambil ijasah kelulusan Farhan aku mengajak Farhan ke .mall .
Farhan senang sekali aku ajak jalan ,padahal tadi kawan kawan nya mengajak nya merayakan kelulusan dengan makan makan di kafe ,tapi dia menolak nya.
"mah ...Farhan mau kuliah disini saja ,nggak mau jauh jauh ." Kata Farhan saat kami makan di cafe cepat saji .
'kamu nggak pengen kuliah di Jerman seperti kak amori Han ." tanyaku . serius.
"nggak mau ah ma,Alfin aja kuliah disini ,aku mau satu kampus sama Alfin ma ." jawab Farhan sambil menggigit roti dan mengunyah nya .
aku diam ,rasanya sulit jika membujuk Farhan kuliah di Jerman ,aku sangat menginginkan salah satu anak ku kuliah di luar negri ,tapi apa dayaku jika Farhan menolak nya .
jam tiga sore mobil yang aku bawa sampai di halaman rumah ,Farhan sudah masuk lebih dulu lalu aku menyusulnya.
"mama sudah pulang ." Safira keluar dari kamar dan menghampiri ku diruang tengah .
"tumben kamu sudah pulang fir ,biasanya malam terus pulangnya ." ucapku memperhatikan Fira yang sudah rapih .
"iya mah tadi dosen menyuruh pulang cepat ,Fira mau pamit sama mama sore ini mau ke Bandung selama seminggu ada acara pertukaran mahasiswa ma." ucap Fira menatap ku .
"siapa saja yang pergi bersamamu ,boleh mama minta nomor kawan mu atau dosen yang mendampingi mu disana ." sahutku .
"Fira sendiri ma,karena setiap mahasiswa di sebar ke daerah berbeda,kalau mama minta nomor dosen ku nanti Fira kasih ." ucap Fira lali berjalan menuju kamar nya .
"ini nomor pak Edwar ma ,dosen pembimbing ku." Fira memberikan potongan kertas berisi angka ke padaku .
'kapan mau berangkat ." tanyaku .
__ADS_1
"nanti jam 5 ma ,tadi Fira sudah telepon papa dan papa bilang minta ijin ke mama ." jawab Fira .
jam 5 sore aku mengantar Fira masuk ke mobil ,mang Jaja mengantarkan nya ke kampus ,entah kenapa hatiku merasa ada sesuatu yang di sembunyikan Fira .