Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
100.Bab 99


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Meninggalkan Erik dan keluarganya...kini kita beralih ke parkiran yang dimana di sana sudah ada Sifa dan Kevin yang di susul oleh kakak serta orangtua Sifa.


''Maafkan kami nak...''ucap ibu.


''Maaf karena kami tidak bisa membela dan melindungi mu...''kata ayah.


''Kakak juga minta maaf ya dek...''ucap Arman.


''Kalian tidak perlu minta maaf karen kalian tidak salah apa-apa.''kata Sifa.''Memang aku yang mintakan agar kalian tidak terlibat dalam masalahku...biar aku selesaikan masalahku sendiri selama aku bisa.''lanjutnya.


Sifa tidak ingin orangtuanya terlibat karena dia tidak ingin hubungan persaudaraan orangtuanya dengan kakak kandungnya sendiri menjadi keruh dan berantakan karena saling membela anak masing-masing.


''Seharusnya aku yang minta maaf.''ucap Kevin.''Pasti ini sakit ya...''katanya lagi sambil menatap Sifa sendu dan tak lupa dengan tangan yang membelai pipi mulus yang memerah bekas terkena tamparan tadi.

__ADS_1


''Enggak apa-apa kok...lagi pula kejadiannya terlalu cepat dan gak bisa di prediksi...jadi jangan nyalahin diri kamu sendiri ya...''tutur Sifa sambil menggenggam tangan Kevin yang berada di pipinya.


''Pak boss.''panggil Leo yang baru datang.


''Hem.''jawab Kevin yang masih belum mengalihkan pandangannya pada Sifa sedangkan kakak dan orangtua Sifa menatap ke arah Leo.''Bagaimana?''tanya Kevin.


''Semua sudah beres pak boss...''jawab Leo.''Saya juga sudah menghubungi Lisa untuk membuat berkas pemutusan kerja sama ini...tapi...''kata Leo.


''Tapi?''kata Kevin lalu berbalik badan menatap tajam Leo.''Tapi apa?''tanyanya.


''Leo...Leo...apa kamu pikir dengan membayar pinalti yang cuma segitu bakal membuat perusahan kita kekurangan dana...''kata Kevin dengan senyum sombongnya.''Bukan kita yang rugi tapi merekalah yang rugi besar...''lanjutnya.


''Mas...''pangggil Sifa yang membuat Kevin kembali menoleh kearahnya.''Jangan putuskan cuma gara-gara aku...aku gak mau kamu kehilangan banyak dana karena ini...''lanjutnya.


''Kamu tenang saja dan bisa aku pastikan bahwa merekalah yang bakal memohon-mohon kembali bekerja sama dengan perusahaan milikku.''jawab Kevin.''Karena sudah dapat di pastikan perusahaan yang berani menyinggung Golden Wijaya corp akan kehilangan rekan bisnisnya...''lanjutnya.''Le...hubungi Vito dan minta dia buat bawa perawat wanita.''perintah Kevin.

__ADS_1


''Baik pak boss.''jawab Leo.


''Buat apa mas menghubungi dokter Vito?''tanya Sifa penasaran.


''Buat periksa dan mengobati kamu.''jawabnya enteng.


''Enggak...jangan hubungi dokter Vito asisten Leo.''cegah Sifa.''Mas,aku itu gak apa-apa...ini cuma memar aja...di kompres bentar juga ilang.''katanya lagi.


''Tap...''kata Kevin.


''Gak ada tapi-tapian...aku gak mau.''tegas Sifa.


''Huft baiklah Le...tidak usah...seperti kata nyonya mudamu yang keras kepala ini.''kata Kevin yang membuat Sifa memelototkan matanya ke arah sang duda setelah mendengar kalimat terakhir yang di lontarkannya.


Sedangkan keluarga Sifa hanya bisa tersenyum melihat interaksi dua sejoli yang ada di hadapan mereka itu.

__ADS_1


Beribu banyak ucapan syukur yang mereka lontarkan di dalam hatinya...melihat gadis yang mereka sayangi mendapatkan kebahagiaannya kembali setelah keterpurukan beberapa waktu lalu yang membuat keluarga ketar ketir takut Sifa tidak mau menjalin hubungan dengan siapa pun karena rasa sakit hatinya yang tertoreh teramat sangat dalam...di khianati dua orang sekaligus.


__ADS_2