
❤️ Happy Reading ❤️
Tak terasa sudah tiga bulan pernikahan Kevin dan Sifa berjalan.
Pernikahan mereka sejauh ini bisa di bilang aman...mereka sangat harmonis juga rukun dan semakin terlihat mesra.
Entah apa yang terjadi di pagi ini yang jelas Sifa semakin menempel pada Kevin.
''Aku ikut ke kantor ya...''pinta Sifa sambil bergelayut manja di lengan kanan Kevin.
''Tapi sayang aku hari ini itu sibuk banget...ada beberapa metting nanti takutnya kamu bakalan bosen di sana.''kata kevin.
''Ya sudah kalau gak boleh.''sahut Sifa cepat dan langsung menghempaskan lengan Kevin yang di gelayutinya sejak tadi.
Dan Sifa pun langsung pergi keluar dari kamarnya dengan perasaan kesal
''Loh kok kamu turun sendiri sayang...suami kamu mana?''tanya mama Iren yang melihat sang menantu datang sendiri ke ruang makan tanpa sang putra.
''Aku di sini ma.''sahut Kevin yang baru saja muncul.
Walaupun dengan perasaan kesal namun Sifa tak melupakan segala kewajibannya untuk menyiapkan sarapan untuk Kevin juga Kendra.
Namun ada yang aneh...dia cenderung murung dan itu membuat mama Iren dan papa Adi saling pandang yang seolah-olah mereka bertanya dengan matanya...sedang ada apa antara anak dan menantunya itu.
__ADS_1
''Sayang...''panggil Kevin lembut sambil mengusap lembut punggung tangan Sifa yang berada dekat dengan jangkauan tangannya.
Tapi sungguh sayang karena yang di panggil hanya diam tanpa ada niat untuk menyahut.
''Kamu marah?''tanya Kevin.
''Enggak.''jawab Sifa dengan ketus yang membuat semua orang mengernyitkan dahinya.
''Ada apa Vin?''tanya papa Adi yang sudah sangat penasaran karena ini adalah kali pertama Sifa bersikap semacam itu.
Mau tak mau Kevin pun menceritakan pada semua yang ada di meja makan tentang apa yang sebenarnya terjadi.
''Ya sudahlah Vin ajak aja.''kata papa Adi.
''Iya dan bukannya tambah semangat ya kalau kerja di temani sama istri.''sambung mama Iren.
''Bukannya gitu tapi masalahnya aku itu hari ini sibuk banget..ada beberapa metting ya memang diadakannya di perusahaan tapi aku cuma takut nanti kalau dia bosen aja.''terang Kevin.
''Ya sudahlah ma,pa,kan...biarin aja...aku dirumah saja.''kata Sifa parah tapi sejujurnya hatinya sangatlah dongkol.
''Loh kamu gak kerumah sakit mom?''tanya Kevin.
''Enggak.''sahut Sifa singkat.''Kalau gitu aku ke kamar dulu semuanya.''pamit Sifa.
__ADS_1
''Loh sayang kamukan belum jadi sarapannya...''kata mama Iren.
''Nanti aja ma.''sahut Sifa lalu langsung bangkit dari duduknya dan meninggalkan ruang makan.
*****
Baru beberapa menit Sifa pergi dari ruang makan sudah saja ada Mirna yang datang tergopoh-gopoh ke ruang makan.
''P...pak boss.''panggil Mirna yang sudah dengan wajah paniknya.
''Hem.''sahut Kevin.
''I...i...itu...''kata Mirna dengan tangan yang menunjuk-nunjuk ke arah luar ruang makan.
''Apa Mirna?''tanya Kania yang sudah sangat gemas.
''Mom...mommynya den Kendra.''kata Mirna lagi.
''Iya mommynya Kendra kenapa Mirna?''tanya mama Iren yang juga sudah merasa tidak sabar.
''Mommynya Kendra ping...pingsan di didekat tangga.''kata Mirna yang membuat semuanya terkejut dan refleks berdiri.
Tanpa ba bi bu Kevin langsung melangkah dengan setengah berlari menuju di mana sang istri berada di ikuti oleh anggota keluarga yang lain.
__ADS_1
*****
Semuanya...aku mau ucapin terimakasih banyak atas do'a temen-temen semua yang sudah mendo'akan kesembuhan suami aku...aku juga terimakasih atas segala dukungan kalian semua selama ini... terimakasih banyak🙏😊❤️❤️❤️