
❤️ Happy Reading ❤️
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
''Sudah pulang nak?''tanya mama Iren melihat menantunya yang sudah pulang.
''Iya ma.''jawab Sifa sambil menyalami kedua mertuanya.''Hai kesayangannya mommy...''sapa Sifa pada Kendra yang juga ada di sana...duduk di samping sang opa.
''Kamu istirahat dulu sayang...pasti kamu capek.''kata mama Iren.
''Iya ma.''sahut Sifa.''Ma...emm...''kata Sifa yang merasa tak enak hati.
''Kenaoa sayang?''tanya mama Iren yang melihat kecanggungan sang menantu.
''Ma...Sifa boleh minta tolong gak?''tanyanya.
''Minta tolong apa sayang?''tanya mama Iren.
''Emm...Sifa pengen makan salat buah buatan mama.''lirih Sifa.
''Ya ampun sayang mama kira apa.''sahut mama Iren sambil tersenyum.''Ya sudah nanti mama buatin.''kata mama Iren.''Hem ini pasti cucu Oma ya yang pengen makan salat buat buatan Oma...''sambungnya.
''Terimakasih ya ma...maaf jadi ngrepotin.''ucap Sifa.
''Iya sayang...sudah kamu istirahat dulu gih.''kata mama Iren.
__ADS_1
Dan kemudian Sifa pun berpamitan untuk ke kamarnya...sebenarnya dia ingin mengajak Kendra ikut bersamanya tapi mertuanya melarang,bukan karena apa-apa mereka hanya ingin Sifa bisa beristirahat tanpa ada gangguan.
*****
Kini keluarga Wijaya sedang duduk di ruang makan untuk menikmati santap malam mereka.
''Mom.''panggil Kevin karena melihat sang istri yang hanya diam sambil menatap kearah piring sang papa.
''Mom.''panggilnya lagi karena sama sekali tak ada respon dari Sifa.
''Mom.''panggil Kevin sambil menyentuh bahu Sifa pelan untuk yang ketiga kalinya sehingga membuat semua menatap ke arah mereka.
''Eh.''kaget Sifa.
''Ada apa?''tanya Kevin namun Sifa hanya menjawab dengan gelengan kepala.
''Pengen apa sayang?''tanya mama Iren.''Bilang aja apa yang kamu inginkan.''sambungnya.
''Emmm...aku.''kata Sifa ragu-ragu.
''Apa?''tanya Kevin lagi.''Sudah ngomong aja gak usah ragu mom.''kata Kevin sambil mengelus punggung tangan Sifa yang ada di dekatnya.
''Aku mau makan tapi...''kata Sifa.
''Tapi apa?''tanya Kevin.
''Dari piring bekas makan papa.''lirihnya.
__ADS_1
''Hah...''kaget Kevin dan yang lainnya.
''Waduh kayaknya calon cucu papa bakalan deket ni sama papa.''sahut Kania dan di angguki oleh mama Iren.
''Pa,buruan makannya tu cucunya pengen makan dari piring bekas papa.''kata mama Iren pada sang suami.''Kasihankan nanti cucu-cucu kita jadi kelaparan kalau nunngu opanya yang makan lama.''sambungnya lagi.
''Eh gak apa-apa kok ma...Sifa bisa nunggu kok.''sahut Sifa.
''Duh anak-anak daddy ada-ada saja maunya.''kata Kevin sambil mengelus perut sang istri.
Papa Adi mempercepat makannya karena kasihan pada sang menantu yang mau makan saja harus menunggu bekas piring miliknya.
''Ini nak.''kata papa Adi sambil menyerahkan piring bekas setelah selesai makannya.
''Terimakasih pa.''ucap Sifa dengan mata berbinar saking bahagianya.
Semua isi makanan yang ada di piringnya dia pindahkan ke piring bekas papa Adi dengan menggunakan sendok dan garpu miliknya sendiri.
Sifa memakan makanannya dengan sangat lahap dan antusias...sehingga semua makanan yang ada di piringnya ludes tak tersisa.
''Makanan penutup kita.''seru mama Iren dari arah dapur dengan membawa nampan.
''Wah mama bikin salat buah.''kata Kania.''Tumben?''tanya Kania heran karena pasalnya sang mama selalu bikin salat buah saat siang dan jarang di sajikan di malam hari oleh mama.
''Ya gimana dong mama gak bisa nolak soalnya.''kata mama Iren.''Cucu-cucu mama yang pengen makan salat buah buatan omanya.''lanjutnya.
Kevin dan Kania baru ngeh kalau ini termasuk keinginan ngidam sang bumil.
__ADS_1