Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
150.Bab 149


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Makan di kamar aja ya yank...''bujuk Kevin pada Sifa.


''Ya sudah deh.''sahut Sifa lemas.


''Besok kita akan jalan-jalan keluar dan malamnya kita juga akan dinner di luar gimana?''tawar Kevin agar sang istri tidak terlalu kecewa dan benar saja sang istri langsung menampilkan senyum manisnya sambil menganggukkan kepalanya.


Setelah pergulatan mereka yang kedua kalinya di sore hari tadi membuat sifa merasakan kembali perih di area sensitifnya alhasil dia kembali susah untuk berjalan karena terasa sedikit perih.


Untung saja dia mengikuti saran Luna sang sahabat untuk membawa obat anti nyeri serta salep untuk penyembuh luka.


Sifa bukanlah gadis polos yang bodoh yang tak tau apa yang bakalan terjadi saat dia dan Kevin berbulan madu.


''Masih sakit yank?''tanya Kevin dengan perasaan bersalahnya.


''Sedikit.''sahut Sifa.


''Tapi enakkan...''goda Kevin yang membuat Sifa tersipu dengan wajah yang tentu saja sudah memerah bak kepiting rebus.

__ADS_1


''Ish kamu ya dad...''ucap Sifa malu-malu.


''Aku kenapa?kan memang bener yang aku katakan yank...''kata Kevin.''Kalau tidak enak mana mungkin kamu bakalan terus mendesah di bawah kungkunganku.''katanya lagi.


''Ish kalau ngomong suka gak di filter deh.''sahut Sifa kedalam tapi juga seneng karena memang benar apa yang di katakan sang suami.


''Kalau masih sakit itu tandanya kita harus melakukannya terus yank...nanti juga lama-lama akan terbiasa..''goda Kevin lagi sambil menaik turunkan kedua alisnya yang membuat wajah Sifa semakin memerah.


Dan entah mengapa semenjak menikah menggoda sang istri sambil memandang wajah yang cemberut atau memerah karena malu itu menjadi sesuatu hal yang sangat menyenangkan untuk Kevin.


*****


''Kita lihat besok ya.''jawab Kevin sekenanya.''Tapi dengan satu syarat aku gak mau kalau sampai kamu kecapek'an gara-gara terlalu berantusias untuk berjalan-jalan.''peringat Kevin.


''Bukannya situ ya yang bikin aku capek bahkan seluruh tulang di badanku sampai serasa remuk.''sahut Sifa.


''Tapikan kamu juga menikmatinya sayang.''sahut Kevin sambil mencubit hidung Sifa.


''Ya...ya...ya...''kata Sifa.

__ADS_1


''Kita di sini cuma lima hari aja yank jadi besok selama dua hari besok kita akan berjalan-jalan terus hari kelima sehari kita di penginapan aja terus sorenya langsung kita terbang.''papar Kevin.


''Kirain kita sepuluh hari di sini dad.''kata Sifa dan di jawab gelengan kepala oleh Kevin.''Kenapa gak hari kelima kita jalan juga.''tawar Sifa.


''Gak.''sahut Kevin tegas.''Kita honeymoon sayang bukan liburan...ini aja sudah aku kasih kompensasi lo.''kata Kevin lagi.


''Hah...kompensasi...''beo Sifa.


''Iya karena planingku di awal selama honeymoon kita itu 99% di kamar dan 1% di luar.''jawab Kevin.


''Yang benar saja dad.''kata Sifa.''Kalau cuma di kamar ngapain juga jauh-jauh sampai ke Santorini...cukup dirumah saja.''kata Sifa lagi dengan kesal.


''Beda dong sayang kalau di rumah banyak pengganggu.''sahut Kevin.


''Ya kan bisa di hotel kalau enggak...gak harus mahal-mahal sampai kesini.''kata Sifa lagi dengan masih jengkelnya


''Suasananya beda.''kata Kevin.


''Lagian apa tadi 99% di kamar...emang mau ngapain coba...''keluh Sifa.

__ADS_1


''Bikin Kevin junior atau Sifa junior dong sayang...''sahut Kevin dengan menangkup wajah Sifa menggunakan kedua tangannya lalu mengecupi seluruh wajah itu tanpa terkecuali.


__ADS_2