
❤️ Happy Reading ❤️
Begitu acara dansa selesai sama sekali tak menyangka bahwa Erik akan naik ke atas panggung.
''Selamat malam.''sapanya.''Dalam kesempatan ini ijinkanlah saya untuk menyampaikan sesuatu pada sang kedua mempelai.''katanya.
''Selamat aku ucapkan untuk kalian berdua semoga bisa menjadi keluarga yang samawa dan untuk Sifa aku meminta maaf untuk selama ini.''kata Erik lagi.
Setelah selesai berkata-kata Erik mengintruksi agar para pemain musik memainkan musiknya.
Erik menyanyikan lagu ''Bukan Jodohnya" by Tri Suaka.
Ini salahku
Terlalu memikirkan egoku
Tak mampu buatmu bersanding nyaman denganku
Hingga kau pergi tinggalkan aku
Terlambat sudah
Kini kau t'lah menemukan dia
Seseorang yang mampu membuatmu bahagia
Ku ikhlas kau bersanding dengannya
Aku titipkan dia
Lanjutkan perjuanganku 'tuknya
Bahagiakan dia,kau sayangi dia
Seperti ku menyayanginya
'Kan kuikhlaskan dia
Tak pantas ku bersanding dengannya
'Kan ku terima dengan lapang dada
__ADS_1
Aku bukan jodohnya
Aku titipkan dia
Lanjutkan perjuangan ku 'tuknya
Bahagiakan dia,kau sayangi dia
Seperti ku menyayanginya
Dan 'kan ku ikhlaskan dia
Tak pantas ku bersanding dengannya
'Kan ku terima dengan lapang dada
Aku bukan jodohnya,Oh-wo-wo
Oh,aku titipkan dia
Lanjutkan perjuangan ku 'tuknya
Bahagiakan dia,kau sayangi dia
Seperti ku menyayanginya
Tak pantas ku bersanding dengannya
Dan 'kan ku terima dengan dengan lapang dada Aku bukan jodohnya
''Sekian dan terimakasih.''ucap Erik menutup lagunya.
*****
Saat Erik masih di atas panggung membuat Siska semakin meradang melihatnya.
''Kamu apa-apaan sih.''tegur Siska begitu Erik turun.''Malu-maluin aja.''ketusnya.
''Apa?''tanya Erik santai.
''Kamu masih cinta gitu sama Sifa sampai kamu nyanyi kayak tadi...hah...''kata Siska lagi.
__ADS_1
''Kalau iya kamu mau apa?''tantang Erik.
''Sadar kamu itu sudah jadi suami aku.''kata Siska mengingatkan statusnya.''Dan dia sudah menjadi istri orang.''tukasnya lagi.
''Iya aku tau dan aku menyesal akan hal itu kenapa aku dulu bisa tergoda olehmu sedangkan aku sendiri sudah punya yang berharga sepertinya.''sinis Erik lalu meninggalkan Siska karena malas berdebat dengan wanita yang berstatus istrinya itu.
Sedangkan di pelaminan ada sepasang suami istri ya g juga membahas hal yang sama.
''Kayaknya ada yang belum move on.''sungut Kevin yang membuat Sifa langsung menoleh kearah sang suami.
''Sampai segitunya.''katanya lagi.
''Apa sih mas?''tanya Sifa.
''Tuh mantan kamu kayaknya masih cinta tu sama kamu.''kata Kevin lagi yang masih dengan nada kesalnya.
''Itu semua terserah dia...itu hak dia...aku gak bisa untuk melarang atau mencegahnya.''kata Sifa.''Tapi yang pasti aku hanya milik kamu dan cinta sama kamu.''ucap Sifa yang berusaha meredam kecemburuan Kevin.''Dan kamu harus percaya itu.''lanjutnya lagi sambil menggenggam tangan suaminya.
*****
Sifa sudah merasa sangat lelah sekali,kakinya pun sudah merasa sakit karena harus lama berdiri dan menggunakan high heels pula.
''Capek?''tanya Kevin saat melihat wajah lesu Sifa.
''Kamu istirahat saja dulu...biar aku yang temenin para tamu.''kata Kevin lagi.
''Gak enak dong mas dan masa kamu sendiri.''sahut Sifa.
''Gak apa-apa lagian mereka itu para rekan Bisnisku.''jawab Kevin.''Kamu kekamar duluan aja nanti aku nyusul.''katanya lagi.
''Tap...''
''Gak ada tapi-tapian.''sahut Kevin cepat yang langsung memotong kalimat Sifa.
''Le...''seru Kevin.
''Iya boss.''jawab Leo yang langsung menghampirinya.
''Tolong kamu antar Sifa kekamar.''perintahnya.''Setelah itu kamu temenin aku untuk bercengkrama dengan mereka.''lanjutnya.
''Baik pak boss.''jawab Leo.''Mari Bu boss.''kata Leo lagi.
__ADS_1
Lalu Sifa menoleh ke arah Kevin dan sang suami langsung menganggukkan kepalanya sambil menampilkan senyum tipis di bibirnya.