Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
204.Bab 203


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Kevin turun ke ruang makan bersama dengan Sifa namun pagi ini Sifa hanya memakai dress rumahannya saja dan tak lupa dia juga hanya memakai sendal rumahan yang harganya cuma belasan ribu saja namun sangat nyaman untuknya,meskipun berkali-kali Kevin menyuruhnya ganti dengan sendal yang lebih bermerek bahkan sudah di belikannya namun Sifa hanya membiarkannya tergeletak di rak sepatu karena sandal yang berharga hanya belasan ribu ini sangat nyaman untuknya.


''Selamat pagi...''sapa Sifa dengan senyum cerah serta cerianya secerah sinar mentari pagi hari ini.


''Selamat pagi.''sahut semuanya.


''Mommy ndak kerja?''tanya Kendra.


''Enggak sayang...hari ini mommy di rumah nemenin Kendra.''jawab Sifa.


''Yeee...ye...ye...asik ada mommy hari ini di rumah.''seru Kendra dengan girangnya sehingga tertular ke semua orang yang ada di sana sehingga ikut tertawa bahagia.


''Bagaimana hari ini nak?ada keluhan?''tanya mama Iren yang memberi perhatian pada sang menantu.


''Enggak ada kok ma...semuanya masih aman-aman saja.''jawab Sifa.''Mau makan pakai apa dad?''tanya Sifa pada sang suami.


''Gak usah mom biar aku sendiri aja...aku gak mau kalau sampai kamu kecapekan.''sahut Kevin cepat.


''Ya ampun dad...cuma kayak gini aja gak bakalan bikin aku capek...jadi tolonglah dad jangan berlebihan.''kata Sifa.

__ADS_1


Semua drama yang di suguhkan oleh kedua orang yang sudah menjadi pasangan halal serta akan mempunyai anak lagi itu bener-bener sungguh di nikmati oleh anggota keluarga yang lain yang ada di sana.


''Oh so sweetnya.''celetuk Kania.''Mau juga dong di perhatiin kayak gitu...''celetuknya lagi.


''Makanya sana cari calon suami biar bisa di perhatiin juga bukan cuma lihat dan ganggu doang.''kata Kevin.


''Ish kakak gak asik...bahasnya soal calon suami.''dengus Kania yang justru membuat semuanya terkekeh.


''Eh tapi bener tu dek apa yang di bilang sama kakak kamu.''sambung mama Iren.''Usia kamu itu sudah pantas untuk berumah tangga...karier juga sudah mapan dan matang...kurang apa lagi coba...apa yang mau di tunggu.''kata mama Iren lagi.


''Tunggu calon suaminya datang ma.''timpal Kevin.


''Cari di mana ma...di mall.''sahut Kania.''Lagian kalau pun gak di cari...kalau memang sudah jodohnya juga bakalan datang sendiri ma.''lanjutnya.''Buktinya tu kak Kevin...mang apa nyari dia...tapi jodohnya datang sendiri.''sambungnya lagi.


''Sudah yank segitu saja.''kata Kevin begitu Sifa mengambilnya makanan.


Setelah mengambilkan makanan untuk Kevin tak lupa pula Sifa mengambilkan makan untuk putranya baru setelah itu mengambil makanan untuk dirinya sendiri.


Menu sarapan pagi mereka pagi ini adalah lontong sayur komplit bikinan mama Iren.


''Sudah-sudah ngomongnya nanti lagi...mendingan sekarang kita sarapan.''kata papa Adi menghentikan pembicaraan yang terjadi di meja makan.''Nanti kalian bisa telat kalau ngomong terus.''sambungnya lagi.

__ADS_1


*****


''Daddy kerja dulu ya sayang...baik-baik di perut mommy...dan jangan nakal.''kata Kevin pada sang calon buah hati dengan mensejajarkan wajahnya tepat di depan perut Sifa lalu mengecupnya sebanyak dua kali.


''Iya daddy.''jawab Sifa mewakili kedua baby twinsnya membuat Kevin tersenyum.


''Kamu juga jangan nakal...jangan cepek-capek...dan kalau perlu apa-apa hilang aja sama para art.''pesan Kevin.''Satu lagi kalau pengen sesuatu langsung hubungi aku.''lanjutnya.


''Iya daddy.''sahut Sifa.


Kemudian Sifa pun mencium tangan Kevin dan Kevin pun mengecup kening Sifa lama.


''Jagoan daddy...inget pesen daddy.''kata Kevin beralih pada sang putra.


''Inget.''jawabnya.''Kendra harus jagain mommy dan adek bayi selama daddy gak ada.''ujarnya.


''Good boy...itu baru anaknya daddy.''puji Kevin lalu mencium Kendra.


''Daddy berangkat dulu ya...assalamualaikum.''pamitnya.


''Wa'alaikumsalam.''

__ADS_1


__ADS_2