
❤️ Happy Reading ❤️
Keesokan harinya semua anggota berkumpul kembali tapi setelah makan siang karena mereka pagi harinya harus melakukan aktivitas masing-masing...Ayah Harun dan ibu Dewi harus kesekolah untuk mengajar,Arman dan Nia pun sama merek harus berangkat ke kampus untuk mengajar pula,kalau Kemal pergi ke cafe miliknya untuk bekerja sedangkan Putri sudah di rumah kediaman Wijaya tadi pagi bersama kedua anaknya di antar oleh Kemal sebelum kerja.
Kania...dia memilih untuk meliburkan dirinya dua hari ini,sedangkan Kevin...si hot daddy yang juga menjadi Daddy siaga itu masih memutuskan untuk bekerja dari rumah...sementara kantor di handle oleh asisten serta sekretarisnya,nantilah setelah aqiqahan baru ia akan berangkat ke kantor lagi.
Semalam setelah selesai berbelanja mereka menyiapkan undangan yang akan mereka berikan pada siapa saja...mereka bawa masing-masing.Maklumlah namanya sultan di dunia perhaluan dengan uang yang tak berseri jadi baru pesan dan menghubungi pihak WO tadi siang...habis magrib undangannya sudah jadi dan sudah di antar.(tolong di maklumi ya...).
Ayah,ibu,Arman dan Nia menyebarkan undangan ke sahabat serta kerabatnya,sedangkan Kevin juga meminta anak buahnya untuk mengirimkan undangan ke kerabat,kolega bisnis serta sahabat Kevin juga Sifa dan tak lupa pula dokter-dokter yang ada di rumah sakit tempat Sifa bekerja serta melahirkan baby twins.
*****
Begitu selesai sarapan dan selesai dengan masalah undangan kini mereka mulai mengawasi pihak WO yang sedang mendekor tempat acara dengan sesekali mengarahkan sesuai dengan yang mereka inginkan.
__ADS_1
Siang pun menjelang hingga tiba setelah makan siang dan sua anggota keluarga berkumpul di sana.
''Permisi tuan...nyonya.''kata salah seorang art menghampiri mereka yang sedang bercengkrama di ruang keluarga.
''Iya ada apa?''tanya papa Adi.
''Itu di luar ada orang yang katanya mengantarkan pesanan nyonya.''ucapnya memberi tahu.
''Oh itu palingan pesanan souvernir yang kita pesan kemarin pa.''sahut mama Iren.''Ya sudah ayo kita ke depan bik.''ajak mama Iren.
''Terimakasih ya bapak-bapak.''ucap mama Iren pada tiga orang yang mengantarkan souvernir itu.
''Sama-sama nyonya kalau begitu kami pamit...permisi.''pamit mereka.
__ADS_1
Mama Iren pun membawa empat contoh bingkisan souvernir untuk di tunjukkan pada para pria plus Kania dan Sifa.
''Bagaimana menurut kalian?''tanya mama Iren.
''Bagus.''sahut papa Adi dan diangguki oleh yang lainnya.
''Iya bagus ma...imut...lucu.''sahut Kania.''Bener gak kak?''tanyanya pada Sifa.
''Iya kamu bener Kan.''jawab Sifa.
Souvernirnya di kemas dalam sebuah keranjang parsel yang di bungkus dengan kain tile yaitu lain yang tembus pandang dan mudah di bentuk.Ada dua warna yang mereka gunakan yaitu warna pink dan biru karena baby twins yang laki-laki dan perempuan.
Isi pun di sesuaikan jika kau tilenya warna biru maka isi di dalamnya warna biru begitu pula dengan yang warna pink.
__ADS_1
Di keranjang itu berisi satu gelas untuk kopi dari merk ternama juga ada dua cangkir dan ada handuk kecil yang halus serta ada juga satu mangkuk dan semuanya berukir nama baby twins bukan hanya itu ada juga tas kecil yang terbuat dari kain tile juga yang berisi Alquran dan tasbih,jadi masing-masing yang datang akan dapat dua bingkisan.