
❤️ Happy Reading ❤️
Karena ada janji dengan mamanya Kevin serta adik-adiknya hari minggu yang biasanya di isi dengan bermalas-malasan oleh Sifa memaksa Sifa untuk segera bersiap di pagi hari seperti hari saat dia bekerja.
''Tumben udah wangi aja pagi-pagi.''kata Nia saat Sifa menghampiri semuanya di ruang makan.
''Iya bisanya kalau libur jam segini kamu masih acak-acakan...''celetuk Arman yang membuat Sifa nyengir menunjukkan deretan giginya yang putih.''Mau pergi kemana kamu?''tanya Arman kemudian.
''Huh kakakku tersayang tau aja kalau adik kakak yang cantik ini mau pergi...''ujar Sifa semanis mungkin.
''Mau kemana dek?inikan weekend...bisanya kamu lebih milih istirahat di rumah...''kata ibu ikut menyahut.
''Ada janji bu...''jawab Sifa.''Gak enak kemarin mau nolak.''lanjutnya.
''Memang ada janji sama siapa sih?''tanya Nia penasaran.
''Itu...ehm...sama...''kata Sifa.
''Sama siapa?''tanya Arman mengulang pertanyaaan sang istri.
''His...diajak jalan sama mama juga adik dan adik iparnya Kevin.''jawab Sifa jujur.
''Oh di ajak mamanya Kevin...''kata Nia datar.''What...apa Fa...kamu serius di ajak jalan sama mamanya Kevin?!''kaget Nia bertanya setelah menyadari kalau sang adik ipar menyebut nama mama pacarnya.
''He'em.''jawab Sifa sambil menganggukkan kepalanya.
''Mau kemana dek?''tanya ibu yang sebenarnya di dalam hatinya bahagia karena sang putri di terima baik oleh keluarga kekasihnya.
__ADS_1
''Ehm...belum tahu bu mau kemana soalnya kemarin cuma bilang ngajak jalan aja...berempat katanya.''jawab Sifa.
''Berempat?''sahut Nia lagi.
''Iya kak...aku,mamanya Kevin terus Kania adiknya Kevin yang bungsu sama Putri istri dari adik keduanya Kevin kakaknya Kania...''terang Sifa.
''Wih makin akrab aja nih...sudah dapet lampu hijau tu dari keluarga si duren.''goda Nia yang membuat Sifa tersipu dan sedikit salah tingkah.
''Duren?''kata ibu mengernyitkan dahinya begitu mendengar perkataan sang menantu.
''Iya bu duren...duda keren...hehehe...''jawab Nia.
''Kamu ini Nia...ada-ada aja.''kata si ibu sambil geleng-geleng kepala.
Kemudian mereka pun menyantap makannya...dan obrolan pun berlanjut setelah mereka menghabiskan makannya.
Sementara para wanita sedang sibuk berbincang samsi ayah dan Arman hanya menyimak dan anak-anak Arman dan Nia pun sedang di suapi oleh pengasuhnya di teras belakang.
''Ada tamu deh kayaknya...''kata si ibu menghentikan obrolan mereka.''Ibu lihat dulu.''kata ibu lalu bangkit dari duduknya.
Cklek
''Assalamualaikum bu.''salam Kevin.
''Wa'alaikumsalam.''jawab ibu.
''Sifanya ada bu?''tanya Kevin.
__ADS_1
''Ada,ayo masuk.''ajak ibu.''Sialahkan duduk...ibu panggilin Sifanya dulu.''ucap ibu.
''Iya bu terimakasih.''ucap Kevin sopan.
*****
''Dek ada nak Kevin tu di depan.''kata ibu memberi tahu.
''Cie...cie...yang sudah di jemput sama calon imam...''goda Nia tida henti.
''Apaan sih kak...''sahut Nia lalu Sifa keluar dan disusul dengan seluruh anggota keluarga.
''Mas.''panggil Sifa begitu sampai di ruang tamu namun tidak di sadari oleh Kevin karena sedang sibuk dengan ponselnya.
''Pagi nak Kevin.''sapa ayah.
''Pagi yah.''sahut Kevin.
''Maaf ayah,ibu,kak...Kevin pagi-pagi kesini mau ijin menjemput Sifa.''tuturnya.
''Iya tadi Sifa juga sudah bilang.''jawab ayah.
''Tapi pulangnya jangan sampek lecet ya...''goda kak Arman.
''Tenang aja kak nanti aku pulangin dalam keadaan utuh tanpa lecet sedikitpun.''sahut Kevin menanggapi godaan sang calon kakak ipar.
*****
__ADS_1
Maaf baru bisa up🙏