Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
311.Bab 310


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Hari-hari berikutnya di lalui dengan kebahagiaan oleh keluarga Wijaya.


Hari demi hari berganti hingga tiba di libur kenaikan kelas anak-anak Kevin dan Sifa.


''Kalian mau liburan kemana nih rencananya?'' tanya mama Iren saat mereka semua sedang berkumpul di teras belakang menikmati waktu senggang di sore hari.


Karena hari ini ada acara pengambilan raport, maka Kevin dan Sifa datang ke sekolah Kendra juga si kembar, setelah itu mereka tak kembali lagi ke tempat kerja. Maklum bos gitu ya...jadi bisa seenaknya sendiri tanpa harus takut di pecat 😂.


Dan seperti yang sudah-sudah, ketiga buah hati Kevin dan Sifa selalu memberikan kebahagian serta rasa bangga, karena selalu bisa menjadi yang terbaik...selalu mendapatkan peringkat.


''Em kemana ya enaknya?'' tanya Sifa sambil berpikir.


''Kalau ke Singapore aja gimana?'' tanya Kendra memberikan usul.


''Mau ke Swiss dad.'' rengek Kirana.

__ADS_1


''Besok-besok lagi ya sayang.'' sahut Kevin. ''Soalnya Daddy ada sedikit pekerjaan di sana.'' sambung Kevin.


''Tapi...'' kata Kirana.


''Kita liburan ke Singapore saja ya sayang...kasihan daddy.'' sahut Sifa berusaha membujuk sang putri yang kadang manja itu.'' O iya kitakan bisa main ke rumah mama Nana nanti kalau ke sana.'' kata Sifa lagi..


''Ya sudah deh mom.'' sahut Kirana dengan suara lemas.


''Ayolah sayang, kita kan bisa ke sana kapan-kapan lagi.'' kata Sifa. ''Gini sayang, dengerin mommy.'' katanya.'' Daddy ada kerjaan di Singapura,kalau daddy lebih menuruti kalian dan pergi ke Swiss,terus bagaimana dengan pekerjaan daddy.'' kata Sifa berusaha memberi pengertian pada putrinya serta kedua putranya yang lain.''Kalau gara-gara hal ini terus kerjaan daddy kacau,perusahan ada masalah yang bisa berujung ke rugian bahkan kebangkrutan...terus bagaimana nasib para karyawan yang bisa saja terkena PHK.'' kata Sifa berusaha menjelaskan.''Kalau sampai ada PHK kan kasihan sama karyawan Daddy sayang...kasihan juga sama keluarganya...sama anak dan istrinya.'' imbuhnya lagi.


''Tidak apa-apa sayang, kamu memang berhak menyampaikan pendapatmu.'' kata Kevin.


''Mommy senang karena putri mommy ini sudah mau memahami keadaan orang lain.'' timpal Sifa.


''Kalian akan menginap di rumah Nana?'' tanaya mama Iren.


''Enggak ma, kami akan menginap di hotel.'' jawab Kevin.

__ADS_1


''Iya ma,mungkin cuma satu dua malam kami menginap di sana.'' sahut Sifa. ''Karena takutnya akan mengecewakan mereka kalau kami tidak menginap di rumah mereka barang hanya cuma satu malam saja.'' sambungnya lagi.


''Lagian kami juga belum memberitahunya kalau kami mau pergi ke Singapore.'' timpal Kevin.


''Mama sebenarnya masih ada sedikit rasa tidak suka padanya.'' kata mama Iren berterus terang.


''Sudahlah ma...jangan sepeti ini, tidak baik kalau kita terus menyimpan dendam.'' kata Sifa dengan bijak. ''Hati kita jadi tak tentram di tambah lagi hal itu akan semakin memupuk dosa kita.'' sambungnya lagi.


''Tapi mama tak bisa semudah itu melupakan.'' kata mama Iren. ''Bayang-bayang masa lalu serasa berada di pelupuk mata mama.'' sambungnya lagi.


''Belajar mengikhlaskan ma.'' sahut Kevin.


''Benar kata mas Kevin ma, belajar mengikhlaskan.'' kata Sifa. ''Kalau kita terus mengingat dendam...rasa sakit hati...maka kita akan selalu terkenang dengan hal itu.'' sambung Sifa lagi.'' Ikhlaskan...maafkan ma.'' kata Sifa.''Bukan melupakan...tapi mengikhlaskan dan memaafkan.'' tegas Sifa lagi.'' Karena untuk melupakan itu adalah hal yang tak mungkin dan akan sangat sulit.'' lanjutnya.


*****


maaf semua karena sudah lama gak up...lagi sibuk banget soalnya 🙏🙏🙏😊❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2