Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
kembali ke Amerika (suara hati David)


__ADS_3

Sudah lebih 2 minggu semenjak aku meninggalkan Indonesia


rasanya aku rindu ingin kembali. Terlebih rindu pada Nandini yang menolak cinta ku dan tidak membutuhkan ku. Aku sudah melewati masa sulit, tapi Duri yang tertancap di hati ku belum juga menghilang. Mengingatnya membuat jantung ku berdegup kencang, rasanya sangat sesak aku kembali menangis. Aku menangis karena apa? Aku juga tidak tahu apakah menangis karena Nandini yang tidak menginginkan ku atau menangis karna ayah yang meninggalkan ku di dunia ini.


“ Kenapa orang yang aku cintai tidak berada disisiku “ Runguk ku dalam hati.


Tiba-tiba ada yang meneput bahu ku dan mengambil posisi duduk disamping ku


“sudahlah jangan menangis lagi, biarkan ayah tenang di tempatnya sekarang “ sambil membelai rambut ku kakak mencoba menghibur ku.


“aku sudah tenang kak, ayah dan ibu sudah bertemu. Mereka berdua pasti bahagia sekarang” sahut ku.


“lalu kenapa kamu menangis? Apa karna Nandini? “ tanya kakak.


Dengan terkejut aku bertanya “bagaimana kakak tahu Nandini? “


“jelas aku tahu! Apa yang tidak aku tahu tentang kamu David?


Kamu adalah adikku yang ditolak oleh Nandini yang baru beberapa minggu kemarin menghadapi masa kritisnya” terang kakak

__ADS_1


Aku hanya terdiam.


yahh apa yang kakak tidak tahu tentang aku, dimana pun aku berada dia pasti mengawasi ku. kakak sangat peduli padaku, bahkan masalah sekecil apapun dia akan mengatasinya.


dia melakukannya semenjak ibu meninggalkan kami, dia mengambil tugas ibu untuk menjagaku. bahkan sudah sedewasa ini pun dia tetap memperhatikanku.


“Sudahlah lupakan dia, kamu sudah banyak berkorban untuk dia. Tidakkah kamu lelah? “tanya kakak.


“Yah Kak, aku sangat lelah(sambil menunduk karna menangis) tapi aku merindukan dia. Tidak pernah sedikit pun waktu ku untuk tidak mengingat dia” jawab ku.


“Kalo begitu kejarlah dia, jangan biarkan dia diraih pria lain”pinta kakak.


“kakak akan mengurus perusahaan dengan baik, jadi kembalilah keindonesia. Bawa dia kemari bersama mu”lanjut kakak.


"aku akan menikah, tapi nanti setelah kamu menyelesaikan study music dan kembali ke Amerika. aku tidak bisa menikah


selama kamu masih berada diindonesia nanti


. karena aku akan melepaskan tanggungjawab ku untuk perusahaan jika menikah

__ADS_1


nanti


" jawab kakak dengan tegas.


"maafkan aku


kak, aku tidak pernah memikirkan keadaan kakak. aku hanya berlarut-larut pada masalah ku. tapi kakak begitu sangat peduli padaku. bahkan kakak terus menunda pernikahan kakak demi aku" sahut dengan sedih.


"maka dari itu cepat kembali nanti ke Amerika, aku ini wanita dan umur ku sudah cukup dewasa. Jack juga menuntut kakak untuk melangsungkan pernikahan kami. tapi aku tidak bisa melakukannya jika masih memiliki tanggungjawab akan perusahaan" jawab kakak dengan tenang.


"kakak tenang aja, aku akan cepat kembali" sahut ku.


"iya David, kakak


akan berusaha mempertahankan kesuksesan perusahaan. nanti setelah kamu kembali


. kakak akan melepaskan tanggungjawab kakak dan kamu harus ambil alih" pinta kakak.


Aku memeluknya sembari berterimakasih.

__ADS_1


“kamu harus kuat David, terkadang kita harus melalui suatu hal yang berat untuk mendapatkan kebahagiaan “kata kakak untuk menghibur ku.


Iya benar aku harus kuat, akan ada sesuatu yang indah jika aku mampu melaluinya. Aku yakin suatu saat Nanti Nandini akan mencintai ku seperti aku mencintanya. Aku akan lebih berusaha lagi.


__ADS_2