
❤️ Happy Reading ❤️
''Yuk dad...''ajak Sifa setelah selesai dengan pekerjaannya.
''Udah yank?''tanya Kevin yang langsung menyimpan ponselnya ke dalam saku.
''Iya...yuk.''kata Sifa lagi.
Kemudian mereka berdua melangkah meninggalkan ruangan Sifa menuju dimana mobilnya terparkir tapi saat berada di lobi mereka bertemu dengan Vito yang kebetulan juga akan pulang.
''Vin.''seru Vito saat melihat Kevin dan Sifa berjalan di depannya.
''Eh Vit.''merasa ada yang memanggil Kevin dan Sifa langsung menoleh ke arah sumber suara.
''Elo disini?''tanya Vito.
''Biasa jemput nyonya boss.''jawab Kevin.''Mau balik?''tanya Kevin.
''Iya nih.''jawabnya.''Kalian...''kata Vito.
''Kita juga mau balik.''sahut Kevin.
''Ya sudah bareng aja yuk ke parkirannya.''ajaknya dan mereka bertiga pun jalan bersama.
''Jadi supir pribadi ni ceritanya?''tanya Vito dengan sedikit meledek.
''Iya ni...apa pun untuk nyonya boss.''jawab Kevin.
''Cih bucin.''ejek Vito.
__ADS_1
''Kayak elo enggak aja.''sahutnya kemudian mereka berdua tertawa bersama.
''Eh itu mobil gue.''tunjuk Vito pada mobilnya.''Gue duluan ya...''pamitnya.
''Oke....hati-hati.''kata Kevin.
''Sip.''sahut Vito.
*****
Sesampai di mobilnya Kevin lebih dulu membukakan pintu mobil untuk Sifa setelah mastikan sang kekasih duduk dengan nyaman di mobil barulah Kevin berjalan memutari mobilnya untuk masuk dan duduk di belakang kursi kemudi.
''Yank...mau gak mampir sekedar ngopi-ngopi atau ngeteh dulu?''tanya Kevin.
''Boleh.''jawab Sifa begitu melihat jam di pergelangan tangannya menunjukkan waktu yang belum terlalu sore.
''Teraerah mas Kevin aja.''jawab Sifa.
Hingga tibalah mereka berdua di sebuah cafe.
''Selamat sore...permisi pak...bu...mau pesan apa?''tanya sang pelayan sambil menyerahkan buku menu di cafe tersebut.
''Kamu mau apa ma?''tanya Sifa.
''Aku mau mocha latte sama cake tiramisu.''jawab Kevin.
''Kami pesan mocha latte satu,cake tiramisu satu,green tea satu sama cheese cake satu mbak.''kata Sifa ramah.
''Di ulang ya bu...mocha latte satu,cake tiramisu satu,green tea satu dan cheese cake satu.''kata sang pelayan memastikan.''Baik di tunggu sebentar bapak...ibu.''katanya lagi lalu permisi meninggalkan Sifa dan Kevin.
__ADS_1
''Mas...ngapain sih ngelihatin aku kayak gitu?''tanya Sifa yang sedikit risih dan salah tingkah melihat tatapan Kevin begitu intens padanya.
''Kenapa memangnya gak boleh atau ada larangan gitu?''tanya Kevin.
''Ya gak gitu...akunya jadi risih.''sahut Sifa jujur.
''Aku itu gak pernah bisa puas buat natap kamu...pengen lihat lagi dan lagi.''ujarnya.
''Ih gombal banget sih...''kata Sifa.
''Kok gombal sih...ini fakta dong sayang.''sahut Kevin.
''Permisi bapak...ibu...pesanannya.''kata seorang pelayan yang mengantarkan pesanan mereka berdua.
''Selamat menikmati...''kata sang pelayan lagi ketika selesai menata pesanan mereka dan hendak pergi.
''Terimakasih.''ucap Sifa.
''Enak ya yank?''tanya Kevin yang melihat Sifa lahap memakan cheese cake pesanannya.
''Hem enak...mau coba?''tanya Sifa sambil menyodorkan satu sendok cheese cake miliknya tepat di depan Kevin dan Kevin pun tak menyia-nyiakannya.
''Gimana?''tanya Sifa.
''Enak...apalagi di suapi kamu.''katanya.''Mau coba punya aku?''tanya Kevin.
''Boleh.''jawab Sifa yang langsung dapat satu sendok suapan dari kevin.''Enak.''kata Sifa.
''Ehm sayang...''kata Kevin.
__ADS_1