
❤️ Happy Reading ❤️
Tok
Tok
Tok
''Masuk.''seru Kevin.
Cklek
''Gak jemput bu' boss,pak boss?''tanya Leo yang baru saja masuk keruangan Kevin.
Mendengar perkataan sang asisten sontak saja Kevin langsung melihat jam yang ada di salah satu dinding ruangannya.
''Ternyata sudah jam segini.''gumamnya begitu melihat jam yang ada di dinding menunjukkan hampir pukul tiga.
Karena sangking sibuknya dengan semua tumpukan berkas pekerjaannya sampai Kevin tidak menyadari bahwa sudah hampir sore.
''Untung kamu ingetin Le.''seru Kevin.''Harus jemput ibu negara ni.''lanjutnya.
Leo sang asisten yang sudah hafal dengan rutinitas sang pak boss beberapa bulan belakangan ini yang selalu menjemput sang bu boss saat jam pulang kerjanya dari rumah sakit.
__ADS_1
Kadang Kevin akan kembali lagi kekantor kadang juga dia lembur di rumah menyelesaikan pekerjaan yang di tinggalkannya sedangkan urusan kantor di handle oleh Leo juga sekretarisnya.
''O iya berkas apa itu Le?''tanya Kevin yang melihat Leo membawa sesuatu di tangannya.
''Ini berkas laporan dari perusahaan yang kemarin ingin mengajukan kerja sama dengan perusahaan kita.''jawab Leo.
''Ok bawa sini biar aku periksa di rumah saja.''sahut Kevin.
Kevin memang selalu menyelidiki terlebih dahulu setiap perusahaan yang ingin mengajukan kerja sama dengan perusahaan miliknya.
Dia harus berhati-hati dan tak ingin terlalu gegabah dalam mengambil setiap keputusan karena satu saja keputusannya salah atau dia terlalu ceroboh maka akan banyak orang yang terkena dampaknya.
''Kalau ada kerjaan yang lain seperti biasa ya Le...kirim ke emailku.''sambungnya lagi sambil meraih beberapa berkas yang ada di mejanya yang tadi belum sempat dia periksa.
''Aku pulang duluan.''pamitnya.''Assalamualaikum.''salamnya.
''Wa'alaikumsalam.''sahut Leo.
*****
''Loh kamu belum pulang Fa?''tanya Luna yang mendapati sahabatnya masih berada di lobi rumah sakit.
''Iya nih...masih nunggu jemputan.''sahut Sifa.
__ADS_1
''Tumben gak nunggu di ruangan kamu?''tanya Luna lagi.
''Biar nanti kalau jemputannya dateng bisa langsung pulang gak perlu nunggu lagi.''sahut Sifa.''O iya kamu kok juga belum pulang?''tanya Sifa.
''Tadi Egi telpon katanya mau jemput karena aku lagi gak bawa mobil tapi agak telat makanya ini aku baru keluar karena dia bilang sudah deket dari sini.''jawab Luna.
''Tumben gak bawa mobil?''tanya Sifa sedikit penasaran.
''Hehehe...lagi males aja.''jawab Luna.''Kamu sudah hubungi suami kamu belum Fa?''tanya Luna lagi.
''Sudah kok...katanya sudah di jalan.''jawab Sifa yang memang tadi di hubungi Kevin agar menunggunya kalau mau pulang.
''Oh.''beo Luna.''Eh itu kayaknya mobil Egi deh...aku pulang duluan gak pa-pakan Fa?''tanya Luna yang sebenarnya tak enak hati untuk meninggalkan sang sahabat tapi apa daya sang kekasih sudah datang menjemput.
''Iya gak apa-apa.''jawab Sifa.''Sudah sana kasihan tu Egi sudah nungguin.''kata Sifa lagi.
''Pulang dulu ya Fa...assalamualaikum.''pamit Luna.
''Wa'alaikumsalam.''jawab Sifa.
*****
Sifa yang sedari tadi duduk sambil memandang ke luar lobi rumah sakit sontak langsung berdiri dan berjalan menuju ke arah luar begitu melihat mobil yang sangat familiar buatnya...ya itu adalah mobil sang suami.
__ADS_1
Begitu kaca pintu penumpang bagian depan di buka...membuat Sifa mengembangkan senyumnya begitu melihat suaminya juga melihat dan tersenyum ke arahnya.