Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
231.Bab 230


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Cklek


Begitu mendengar pintu terbuka papa Adi langsung berdiri dari duduknya.


''Bagaimana Vin?''tanya papa Adi setelah melihat sang putralah yang keluar.''Bagaimana keadaan menantu papa dan juga cucu papa?''berondongnya lagi.


''Alhamdulillah pa semuanya berjalan dengan lancar dan menantu juga cucu-cucu papa semuanya dalam keadaan selamat,sehat dan tanpa kekurangan suatu apapun.''jawab Kevin dengan rona bahagianya.


Papa Adi langsung memeluk tubuh sang putra.


''Selamat ya nak...selamat.''ucap papa Adi yang masih memeluk Kevin dan tanpa terasa air matanya menetes...air mata kebahagian.


''Terimakasih pa.''sahut Kevin.


''Satu pesan papa walaupun kamu sekarang sudah memiliki anak kandungmu sendiri bersama istrimu tolong jangan pernah lupain Kendra.''pesan papa Adi setelah mengurai pelukannya.


''Insyaallah tidak akan pernah pa.''jawab Kevin.''Karena bagi kami terutama aku pribadi Kendra tetaplah anak kami...putra sulung kami...malaikat kecil kami terlepas dia terlahir dari darah daging kami sendiri atau bukan.''tuturnya.''Kendra tetap memiliki tempat istimewa di hati kami.''lanjutnya.


''Papa senang mendengarnya Vin.''kata papa Adi.

__ADS_1


''Kak...pa...''panggil Kemal yang membuat dua orang beda generasi yang di panggilannya langsung menoleh.


''Assalamualaikum.''salam Kemal dan Putri berbarengan lalu menyalami kakak dan papanya.


''Gimana kak Sifa kak?''tanya Putri.


''Alhamdullilah semuanya berjalan dengan lancar dan sekarang mereka sedang di bersihkan.''jawab Kevin.''Nanti kita bisa menemui mereka langsung di ruang rawat.


*****


Sifa sudah di pindahkan di ruang rawat dan di sana pula sudah ada Kevin,Putri,Kemal juga papa Adi.


''Wa'alaikumsalam.''sahut semuanya.


''Maaf mengganggu sebentar...Vin ini anak-anak sudah bisa di adzan'ni.''kata Luna.


Kevin lalu meraih dan menggendong bayi yang berbungkus kain bedong warna biru yang dia yakini bahwa itu adalah baby boy miliknya...sang kakak.


Lalu setelah selesai dengan sang kakak,Kevin beralih meraih baby girl yang memakai bedong warna pink.


Ada perasaan aneh yang menyeruak terutama Kevin saat dirinya mengadzani kedua anaknya...perasaan haru,bahagia,syukur dan entahlah sulit sekali untuk menggambarkannya.

__ADS_1


''Sekarang waktunya minum susu mommy...''kata Luna.


Karena sang istri akan menyusui baby twins...Kevin langsung mengajak papa Adi dan Kemal untuk keluar kamar sebentar...karena dia tidak ingin kalau istrinya itu merasa malu atau tidak nyaman karena kehadiran Kemal dan papa Adi disana saat dia akan memberikan sumber kehidupan pada kedua buah hatinya dan alasan lainnya yaitu mana rela Kevin apabila aset berharga istrinya itu dilihat oleh pria lain selain dirinya.


Untung saja air susu Sifa langsung melimpah jadi baby twins gak perlu ada drama nangis-nangis karena kurang air susu sang mommy.


Baby boy dan baby girl...keduanya sangat begitu lahap menikmati sajian yang khusus di berikan sang mommy pada mereka.


*****


''Lucunya.''kata Putri yang melihat kedua ponakan barunya yang sudah kembali terlelap setelah perut mereka kenyang.


''Yang kakak yang mana kak?''tanya Kemal yang ikut gemas karena melihat pipi tembem sang ponakan.


''Yang pakek bedong biru itu yang kakak...baby boy.''jawab Kevin.


''O iya Vin kamu sudah kabari mertua kamu belum?''tanya papa Adi.


''Astaghfirullah untung papa ingetin...Kevin lupa pa.''seru Kevin.


Kalau mama Iren dan Kania tadi sudah diberi kabar oleh papa Adi.

__ADS_1


__ADS_2