Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
171.Bab 170


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Di hari minggu yang cerah ini Sifa dan yang lainnya lebih memilih berdiam diri di rumah.


Selain banyaknya penyakit yang bertebaran di luaran sana karena masuk pada musim pancaroba juga bertujuan agar Kendra lebih dekat lagi ke keluarga barunya.


Setelah sarapan mereka semua hanya sibuk di taman belakang.


Ayah,Arman dan Kevin sibuk membereskan rumput-rumput liar yang tumbuh di sana juga merapikan tanaman-tanaman yang ada.


Sedangkan para anak-anak sibuk sendiri dengan mainan mereka yang terbagi dalam dua kelompok,kelompok putri yang sibuk bermain masak-masakan serta boneka sedangkan kelompok putra yang sibuk dengan mainan mobil-mobilannya dan sesekali juga bermain bola.


Sifa,ibu Dewi juga Nia sibuk di dapur.Mereka membuat beraneka cake dan cookies tak lupa pula mereka juga menyiapkan bahan makanan untuk makan siang mereka nanti,jadi bila nanti kalau waktu jam makan siang sudah dekat mereka bisa langsung memasaknya tanpa ribet harus menyiapkan ini itu lagi.


*****


''Minumannya datang.''seru Nia yang membawa nampan berisi beberapa gelas minuman.


Ada tiga gelas kopi untuk para pria dewasa,ada teh untuk ibu,Sifa dan Nia juga ada susu untuk anak-anak.


Sifa berjalan mengekor di belakang kakak iparnya membawa dua piring yang berisi cake buatan mereka tadi dan ibu juga ada di sisi Sifa membawa dua toples cookies.

__ADS_1


''Sudah ayo kita istirahat dulu.''kata ayah pada anak dan menantunya.''Itu para ratu kita sudah membawakan minuman juga camilan.''lanjutnya yang di angguki oleh Arman dan Kevin.


Mereka bertiga mencuci tangan dengan cara bergantian lalu mendekat ke arah para permaisuri hati mereka begitu pula para anak-anak.


''Ini.''kata Sifa sambil menyodorkan satu cangkir kopi di hadapan Kevin.


''Terimakasih.''ucap Kevin dengan senyumannya dan Sifa pun ikut tersenyum menanggapi suaminya.


''Ini susunya sayang.''kata Sifa yang beralih pada Kendra.


''Terimakasih mommy.''ucapnya tulus.


''O iya daddy belum nanya ya ke kendara...gimana semalam boboknya?nyenyak?''tanya Kevin pada sang putra.


''He'em.''jawab Kendra di sertai dengan anggukan kepala karena mulut bocah tampan itu sedang sibuk mengunyah cake yang di suapkan oleh sang mommy.


''Kendra seneng gak di rumah nenek sama kakek?''tanya ayah Harun.


''Seneng.''jawab Kendra yang sudah menelan makanannya.


''Kalian akan pulang kapan?''tanya ibu.

__ADS_1


''Besok bu.''jawab Sifa.''Anter Kendra pulang dulu baru berangkat kerja.''lanjutnya.


''Yah besok pulang...''lirih Kendra sedih sambil menundukkan kepalanya.''Masih mau di sini.''sambungnya yang membuat Kevin dan Sifa saling tatap seolah saling mengkode untuk bicara dengan Kendra.''Masih mau main-main sama kak Arka.''katanya lagi.


''Ehm...sayang...besokkan daddy dan mommy sudah harus kerja.''kata Kevin.


''Kan setiap akhir pekan kita bisa kesini lagi sayang.''timpal Sifa yang membuat Kendra langsung mendongak kearah kedua orangtuanya.


''Iya setiap hari Sabtu sore kita akan menginap di sini sampai Senin pagi.''sambung Kevin.


''Janji.''kata Kendra sambil menyodorkan jari kelingking kanannya.


''Janji.''sahut Kevin yang mengaitkan jari kelingking kanannya ke jari kelingking Kendra yang membuat bocah itu kembali ceria.


''Fa kayaknya anak kalian itu kesepian ya?''tanya Nia.


''Ya habis gimana kak,dia dirumah sama pengasuhnya juga Oma dan opanya kalau mereka gak ada acara,sedangkan Kania sibuk kerja...dan gak ada teman sebaya juga di rumah.''terang Sifa.


''Iya soalnya Kemalkan sudah punya rumah sendiri dan Kemal beserta anak-anaknya juga istrinya gak bisa kerah setiap saat.''sahut Kevin.


''Sepertinya kalian harus segera punya anak lagi deh.''ujar Nia.

__ADS_1


__ADS_2