
❤️ Happy Reading ❤️
Begitu merasa pasokan oksigen sang istri menipis Kevin pun kembali lagi melepaskan bibir dan tengkuk Sifa yang tadi sedikit di tekannya guna untuk memperdalam ciuman mereka.
Kevin menggulingakn tubuh Sifa ke sisinya.Di dekapnya tubuh itu...di hirupnya dalam-dalam aroma tubuh yang begitu memabukkan untuknya...aroma tubuh yang bisa menenangkan pikirannya.
''Sekarang kita tidur ya yank...supaya nanti kita fresh saat acara resepsi.''kata Kevin dan di angguki oleh Sifa.''Kamu aman siang ini sayang...tapi jangan harap nanti malam aku akan memberikan ampun buatmu...akan kubuat kamu mende**h di bawah kungkunganku sepanjang malam.''bisik Kevin yang membuat tubuh Sifa menegang karena ucapannya.
Setelah mengatakan itu Kevin lalu mencium kening Sifa dan mulai menutup matanya,Sifa pun mulai ikut menutup kedua matanya karena sejujurnya dia sangat lelah dengan segala rangkaian acar yang di jalaninya.
*****
Tok
Tok
Tok
''Eugh...''lenguh Sifa begitu mendengar suara ketukan di pintu kamarnya.
''Dek.''panggil seseorang yang ada diluar yang sepertinya adalah suara sang kakak ipar.
__ADS_1
''Iya kak.''sahut Sifa lalu berusaha melepaskan belitan tangan Kevin di pinggangnya dengan pelan-pelan agar suaminya itu tidak merasa terganggu dalam tidurnya.
Cklek
''Ada apa kak?''tanya Sifa sambil menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan.
''Ini orang MUAnya sudah datang.''jawab Nia.
''O iya maaf bisa tolong tunggu sebentar di sini ya...saya mau bangunin suami saya dulu.jata Sifa sopan dan di iyakan oleh mereka kemudian Sifa menutup pintu kamarnya kembali.
''Dad.''panggil Sifa sambil menggoyangkan pelan bahu sang suami agar bangun.
''Bangun dulu dad.''pinta Sifa.''Itu para MUAnya sudah pada datang.''kata Sifa memberi tahu yang membuat Kevin dengan terpaksa muka kedua matanya.
''Sekarang kamu lebih baik bangun dan mandi duluan dad.''kata Sifa.
''Ini dulu.''sahut Kevin sambil menunjuk bibirnya dengan jari telunjuk tangan kanannya.
''Enggak ah...sudah sana mandi.''kata Sifa lagi.
''Cium dulu atau aku gak mau beranjak dari sini.''ancam Kevin.
__ADS_1
''Oh kamu kok nyebelin banget sih dad.''kata Sifa yang sudah kesal.
''Pilihan ada di tanganmu nyonya muda Wijaya.''kata Kevin dengan santainya.
Cup
Niat hati hanya ingi mengecup bibir sang suami sekilas tapi apa daya sebelah tangan Kevin langsung meraih tengkuk Sifa dan tangannya yang lain meraih pinggang Sifa agar tubuh mereka saling menempel.
''Dasar curang.''sungut Sifa lalu membukakan pintu dan mempersilahkan para MUA untuk masuk ke kamarnya,sementara Kevin...dia sangat senang dengan apa yang baru saja terjadi.
Begitu para MUA akan segera 'masuk,Kevin langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya dan tak lupa pula dia membawa pakaian ganti yang akan dikenakannya.
Setelah Kevin keluar dari kamar mandi kini giliran Sifa untuk membersihkan dirinya sementara para MUA sedang sibuk menata peralatan make up yang akan mereka gunakan.
''Buat istriku secantik mungkin...buat dia sempurna.''perintah Kevin saat Sifa sudah akan mulai di poles make up.
''Baik tuan muda.''jawab para MUA.
''Ingat gaji serta pekerjaan kalian taruhannya.''kata Kevin lagi.
''Ish...''desis Sifa begitu mendengar ucapan Kevin.''Kamu itu apa-apaan sih mas...bikin takut mereka saja.''protes Sifa.
__ADS_1