Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
276.Bab 275


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Tadi saat aku jalan-jalan bersama anak-anak serta mommynya anak-anak ke mall,tak sengaja Kendra menabrak seorang wanita di sana.''kata Kevin yang memulai ceritanya.


''Terus apa wanita itu terluka kak?''tanya Kemal.


''Enggak.''jawab Kevin.''Tapi aku yakin kalian akan ikut terkejut dengan siapa wanita yang telah di tabrak Kendra itu.''lanjutnya lagi.


''Atau dia merasa tidak terima?''tanya Kania.


''Bukan...bukan begitu.''sanggah Kevin.


''Terus?''tanya papa Adi yang juga ikut penasaran.''Seberapa berpengaruh pada Anita itu sampai membuatmu resah seperti ini?''sambungnya lagi.


''Dia...''jawab Kevin lalu menghela nafasnya kembali.''Huft...''


Sifa yang melihat suaminya seperti itu segera meraih satu tangan yang ada di dekatnya...lalu di genggam dan di usapnya pelan guna memberi rasa tenang sekaligus kekuatan untuk sang suami tercinta.


''Dia adalah Nana.''kata Kevin kemudian dengan cepat yang membuat semua yang ada di sana terdiam seketika hingga beberapa saat.


Terkejut itulah yang mereka rasakan...makanya butuh beberapa detik untuk mereka mencerna semuanya.


''Ehm...Nana...mantan istri kamu maksudnya?''tanya papa Adi.


''Iya pa.''jawab Kevin.

__ADS_1


''Mau apa lagi wanita ular itu muncul...''kata mama Iren yang di penuhi amarah.


''Sabar ma...istighfar...jangan terpancing emosi nanti tekanan darah mama bisa naik.''kata Sifa berusaha menasehati sang ibu mertua.


Mama Iren pun menuruti sang menantu sulungnya dan beristighfar beberapa kali guna meredam emosinya.


''Terus dia ada ngomong apa gitu gak kak?''tanya Kemal.


''Enggak.''sahut Kevin.''Soalnya aku langsung pergi dari sana.''sambungnya.''Melihatnya membuat amarahku seperti naik ke ubun-ubun.''katanya lagi dengan kesal.


''Terus sekarang apa yang akan kita lakukan?''tanya Kania.


''Aku belum tahu.''sahut Kevin.''Apa kalian ada saran?''tanyanya.


Namun semuanya masih terdiam sambil berpikir apa yang akan mereka lakukan pada wanita yang dulu pernah mengecewakan putra sulung keluarga Wijaya tersebut.


''Iya bicaralah sayang.''sahut Kevin.


''Sebelumnya aku ingin minta maaf kalau seandainya apa yang aku katakan ada yang tidak berkenan terutama padamu mas dan aku harap kamu tak berpikir atau berspekulasi macam-macam sehingga membuatmu marah padaku.''ucap Sifa.


''Iya sayang aku tak akan marah,bicaralah.''kata Kevin.


''Menurut aku kita sebaiknya bertemu dan berbicara baik-baik pada ibunya Kendra jadi kita bisa bertanya apa maksud dan tujuannya muncul kembali kesini.''kata Sifa.


''Terus kalau dia berniat mengambil Kendra dari kita gimana kak?''tanya Kania yang merasa takut kehilangan keponakan tercintanya itu.

__ADS_1


''Kendra bukanlah barang jadi dia tak akan bisa dengan seenaknya mengambil Kendra kita,apalagi Kendra juga sudah besar...dia sudah bisa memilih dan menentukan.''jawab Sifa.''Dan kita terutama aku dan mas Kevin juga gak akan membiarkan hal itu sampai terjadi.''katanya lagi dengan menatap.''Tapi...''kata Sifa menggantung.


''Tapi apa?''tanya Kevin.


''Kalau dia hanya sekedar ingin bertemu atau melepas kangen dengan Kendra itu tak masalah.''kata Sifa lagi.''Karena sebagai seorang ibu dia pasti juga ada rasa kangen terhadap putranya walau hanya sedikit.''sambung Sifa.


''Tapi kami tidak rela kalau Kendra dengan wanita itu.''seru Kania.


''Tapi kita juga tak boleh egois Kan.''kata Sifa.''Lambat laun Kendra itu juga berhak tau siapa ibu kandungnya...ingat Nana tetaplah surganya Kendra terlepas dari semua perbuatan jahatnya.''sambung Sifa lagi.''Lagi pula tak baik menyimpan dendam terlalu lama...dan kejahatan juga tak harus di balas dengan kejahatan.''tutur Sifa.


''Tap...''kata Kania.


''Sekarang gini kan...kita itu sama-sama seorang wanita juga sama-sama seorang ibu...coba kita bayangkan dan tempatkan diri kita sepertinya...bagaimana rasanya bila kita kangen dengan putra kita tapi kita sama sekali tak bisa bertemu dengannya.''papar Sifa.


''Kalau dia mempunyai niat jahat...bagaimana?''kata mama Iren.


''Kalau dia sampai berani berbuat jahat dan menyakiti Kendra...aku sendiri yang akan memberinya perhitungan.''sahut Sifa dengan mantap.


''Baiklah sayang...aku akan mengikuti saranmu.''kata Kevin.''Karena aku yakin apa yang di katakan oleh istriku ini pastilah sudah di pikirkan dengan masak juga adalah yang terbaik...sebab aku tau bagaimana dan sebesar apa kasih sayang Sifa pada Kendra.''tutur Kevin penuh pertimbangan.


''Bagaimana cara kita bisa bertemu dengannya?''kata Kemal.


''Kita tak usah mencari taunya..karena kalau dia memang berniat baik dan ingin bertemu dengan Kendra...maka yakinlah dia sendiri yang akan datang menemui kita.''jawab Sifa.''Dan aku yakin dia pasti harus menyiapkan diri serta mentalnya dulu untuk ketemu dengan kita.''sambungnya dan di beneran oleh semuanya.


''Oke sekarang masalah Nana sudah selesai terus bagaimana dengan Kendra?''tanya Putri yang baru saja buka suara.

__ADS_1


''Benar kata kak Putri karena aku rasa Kendra akan sulit untuk menerima semua ini dan hal ini juga akan mempengaruhi psikisnya.''sahut Kania.


__ADS_2