Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
224.Bab 223


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Hari berganti...Minggu dan bulan pun berlalu tak terasa kini kehamilan Sifa sudah menginjak bulan ke tujuh dimana pada hari ini akan di adakan acara tujuh bulanan kehamilannya.


Semua keluarga memakai pakaian dengan warna senada karena selai dan selalu Kania selalu rempong masalah itu...maklum saja dia kan seorang desainer sekaligus pemilik butik ternama jadi setia acara dia akan selalu memperhatikan fashion dan style apa yang akan dia kenakan bersama keluarga apalagi pada moment-moment penting seperti sekarang ini.


Kali ini pilihan warna untuk pakaian mereka jatuh pada warna merah bata dan tetap para pria mengenakan kemeja sedangkan para wanita menggunakan pakaian gamis dan jilbab pashmina.


Acara tujuh bulanan Sifa tak di buat terlalu rumit...mereka tak menggunakan rangkaian acara Adah hanya mengadakan pengajian serta do'a bersama...bukan karena apa-apa mereka hanya takut nantinya Sifa akan kelelahan yang pentingkan intinya sama...sama-sama untuk mendo'akan keluarga mereka terlebih sang ibu dan calon bayinya yang masih berada di dalam kandungan.


Mereka mengundang para tetangga juga anak yatim piatu dan para anggota pengajian di kompleks perumahan mereka dan tak lupa juga mereka mengundang seorang ustadz ternama untuk mengisi pengajian serta memimpin do'a di acara tersebut...serta mereka juga mengundang beberapa para sanak saudara dari kedua belah pihak.

__ADS_1


Selama prosesi acara berlangsung Kevin dan Kendra sama sekali tak mau jauh-jauh dari Sifa...ayah dan anak itu sama-sama terlalu posesif serta protektif menjaga istri serta mommy beserta calon anak dan calon adik mereka.


''Mau kemana mom?''tanya Kevin saat Sifa hendak bangkit dari duduknya.


''Aku mau ambil air putih hangat dad.''jawab Sifa.


''Biar aku ambilkan.''sahut Kevin.


''Eh gak usah dad biar aku ambil sendiri.''cegah Sifa dengan sebelah tangannya memegang sebelah tangan Kevin.


''Cih posesif.''celetuk Kania yang tak sengaja berada di dekat tiga orang tersebut.

__ADS_1


Kendra dan Kevin sama sekali tak menganggapi ucapan Kania karena apa...karena mereka berdua lagi dalam mode males berdebat.


''Tunggu di sini sebentar ya mom...jangan kemana-mana...aku ambilin dulu.''kata Kevin yang di angguki oleh Sifa.''Boy...jagoannya daddy...Daddy titip mommy dan adik ya....Daddy mau ambil minum dulu...oke boy.''kata Kevin yang beralih pada sang putra.


''Oke daddy.''jawab Kendra sambil membentuk ok dengan jari tangannya👌.


Kevin dan kendra benar-benar sangat kompak dalam memperlakukan serta menjaga mommy dan kandungannya.


*****


Saat usia kandungan Sifa berusia tujuh bulan berarti kandungan Siska sudah memasuki usia delapan bulan...namun tanda-tanda akan kepulangan Erik pun tak terlihat sama sekali sehingga membuat Siska semakin marah.

__ADS_1


Kemarahan Siska di picu oleh rasa irinya pada Sifa yang tak mendapatkan perlakuan yang sama dari keluarga sang suami seperti Sifa.


Selain itu dia juga merasa was-was karena persalinannya semakin dekat yang berarti semakin dekat pula waktu akan terbongkarnya bahwa calon anak Siska bukanlah keturunan keluarga Hendarto...dan sampai saat ini juga Erik sama sekali tak pernah menampakkan batang hidungnya di negara ini...jangankan itu bahkan kabar Erik pun tak ada yang memberi tahu padanya.


__ADS_2