Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
203.Bab 202


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Selamat pagi my wife...''sapa Kevin begitu melihat Sifa membuka kedua matanya setelah tidur nyamannya yang tentu saja di pelukan hangat sang suami tercinta.


''Eum pagi mas...''balas Sifa dengan suara serak khas bangun tidur.


Kevin sudah bangun sejak tadi namun serasa tidak puas dia terus saja memandangi wajah ayu nan damai saat sang istri tertidur.


Ada perasaan haru,bahagia serta rasa syukur yang mendalam atas kehidupannya sekarang ini.


Dia benar-benar tidak menyangka serta tak terlintas di pikirannya bahwa dia akan mendapatkan kehidupan sesempurna ini apalagi dalam hal berumah tangga.


Takdir seseorang memang tidak bisa di tebak...karena semuanya adalah kuasa Sang Ilahi dan tidak ada sesuatu hal pun yang mustahil jika itu adalah kehendak Yang Maha Kuasa.


Maka dari itu kita sebagai seorang hambanya yang begitu banyak menikmati semua pemberiannya tak boleh lupa padaNya serta harus pandai-pandai bersyukur atas segala rahmad serta nikmat yang di berikannya.


Cup


''Morning kiss sayang.''kata Kevin setelah mengecup sekilas bibir sang istri...rutinitas yang mereka lakukan semenjak mereka berdua menikah.

__ADS_1


Cup...Cup...


''Morning kiss my twins.''ucap Kevin begitu beralih mencium perut rata sang istri.


''Sepertinya ini akan menjadi rutinitas baruku mulai hari ini sayang.''kata Kevin.''Menyapa anak-anak kita.''lanjutnya dengan tangan yang mengelus perut Sifa.


''O iya kok dua kali nyiumnya mas?''tanya Sifa.


''Kan anak kita yang ada di sini twins...ada dua jadi harus dua kali dong.''jawab Kevin.''Biar gak iri dan berantem jadi adil satu-satu ciumnya.''sambungnya lagi yang membuat Sifa tersenyum mendengar penuturan sang suami.''O iya sholat dulu yuk...nanti ke buru habis waktunya.''ajak Kevin dan di angguki oleh Sifa.


''Loh masa mau ngapain?''tanya Sifa karena Kevin hendak mengangkatnya.


''Mas aku bisa sendiri...aku gak lumpuh.''geram Sifa dengan kelakuan sang suami.


''Iya aku tau sayang tapi aku gak mau kalau sampai kalian kenapa-kenapa.''sahut Kevin yang membuat Sifa memutar matanya malas.


''Aku bisa sendiri mas jadi gak usah di gendong.''kata Sifa lagi.


''Tap...''kata Kevin.

__ADS_1


''Aku jalan sendiri atau aku bakalan marah sama kamu...''ancam Sifa setelah memotong kata-kata Kevin.


''Oke baiklah-baiklah tapi kamu harus hati-hati.''peringat Kevin.''Kalau di papah masih boleh kan yank...aku khawatir takutnya nanti lantainya licin atau apa...''sambungnya.


''Oya baiklah...hanya memapah saja no gendong.''pasrah Sifa nun dengan suara yang tegas sehingga di iyakan oleh Kevin.


*****


Setelah mengucapkan kalimat salam mereka berdua memanjatkan doa...berterimakasih serta bersyukur tak lupa mereka panjatkan kepada Sang Pencipta.


''Kamu istirahat lagi aja yank...gak usah bantuin masak di bawah.''kata Kevin setelah mereka selesai beribadah.


''Tapi aku...''kata Sifa.


''Tolonglah sayang jangan membantah...''potong Kevin.''Kamu masih butuh banyak istirahat.''lanjutnya.Demi aku dan baby twins.''sambungnya lagi.


''Huft baiklah.''pasrah Sifa.


''Istri pintar.''puji Kevin sambil mengelus surai pucuk kepala sang istri.

__ADS_1


Begitu Sifa sudah naik kembali dan membaringkan tubuhnya di tempat tidur...Kevin mulai mengambil laptopnya dan mulai membuka email yang berisi tentang semua pekerjaannya yang sudah di kirim oleh sang asisten barunya.


__ADS_2