Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
71.Bab 70


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Terang saja...''kata Luna.


''Sudah Lun ini urusan aku...biar aku yang nyelesain.''potong Sifa.


''Kamu yakin Fa?''tanya Egi.


''Iya.''jawab Sifa.''Terus apa masalahnya sepupuku tersayang kalau aku jadi simpanan om-om atau jadi sugar baby....?''tanya Sifa yang mengalihkan pandangannya ke Siska.''Setidaknya aku tidak menikam saudara aku sendiri...''sindirnya.


''Bukan salahku kalau kamu kehilangan Erik...itu semua karena kamu yang gak becus menjaga pacar kamu sehingga di berpaling denganku.''bantahnya.''Kami berdua saling mencintai dan antara kisahmu dan Erik juga sudah usai.''lanjutnya.


''Ada apa ini?''tanya Erik yang baru saja datang menghampiri mereka.


''Ini lo sayang ada mantan kamu...Sifa...lihatlah gak nyangka kalau di jadi simpenan om-om...''jawab Siska.


''Benarkah?''tanya Erik.


''Iya coba kamu lihat pakaiannya sayang...secarakan di cuma dokter dan orangtuanya juga cuma guru mana mungkin dia bisa beli itu semua kalau bukan jadi simpenan om-om mata keranjang.''hasutnya.

__ADS_1


''Berarti aku beruntung ya bisa putus dengan wanita seperti ini...''cibir Erik.


''Siapa yang anda bilang dengan simpanan om-om?''tanya Kevin yang baru masuk ke ruangan itu...dia berjalan dengan santainya sambil memasukkan tangan di kantung celananya tapi penuh dengan aura berwibawanya...dan jangan lupakan penampilannya yang memakai celana berbahan chinos coklat dengan kemeja hitam pres bodi yang sedikit di gulung lengannya.


''Saya tanya sekali lagi siapa yang anda maksud dengan simpanan om-om?''tanya Kevin dengan aura yang mengintimidasi.''Asal anda berdua tau yang anda hina ini adalah calon istri saya...''lanjutnya.


''Oya asal kalian berdua tahu bukan Erik yang beruntung karena putus dari aku tapi akulah yang beruntung sudah putus dari dia.''kata Sifa.''Dan satu lagi kalian berdua itu benar-benar pasangan yang sangat serasi...yang satu penghianat yang satu tukang tikung yang tega menikam saudaranya sendiri.''tegas Sifa.


''Kurang ajar ya kamu!''bentak Siska.''Siapa kamu berani bilang seperti itu...''bentaknya lagi.


''Aku Asifa Putri kalau kamu lupa.''jawab Sifa santai.


''Iya lebih baik kalian pergi dari sini...asal kalian tau ya semua reuni ini tunangan aku yang menanggung biayanya...benerkan sayang...''ucap Siska sombong.


''Baru begini saja sudah sombong.''cibir Kevin.


''Heh siapa kamu dari tadi ikut campur terus!''seru Siska.''Kamu belum tahu kamu sedang berhadapan dengan siapa...tuan muda keluarga Hartanto...Erik Hendarto.''kata Siska bangga.


''Oh jadi kami ini sedang berhadapan dengan tuan muda keluarga Hendarto...''kata Kevin.

__ADS_1


''Iya jadi lebih baik sekarang kalian pergi dari sini.''kata Siska.


''Kalau kami tidak mau...kalian mau apa?''tantang Kevin.


Dengan tidak sabarnya Erik menghubungi manager hotel agar segera kesana dengan membawa beberapa pihak keamanan hotel.


''Selamat malam.''kata manager hotel.


''Tolong usir mereka...mereka sudah bikin rusuh disini...''tunjuk Siska pada Kevin dan Sifa.


Manager hotel dan staf keamanan pun kaget karena yang akan di usir adalah boss mereka sendiri.


''Maaf kami tidak bisa.''ucap manager hotel.


''Kenapa?Jangan lupa bahwa saya sudah membayar semua ini.''kata Erik.


''Kembalikan saja semua uang yang mereka keluarkan bila perlu tambah untuk biaya kompensasi.''kata Kevin tiba-tiba.


''Apa maksud kamu?''kata Siska.

__ADS_1


__ADS_2