Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
239.Bab 238


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Dari pagi keluarga sudah berkumpul di kediaman Wijaya,walaupun acaranya masih akan di adakan nanti siang setelah sholat dzuhur karena hari ini bertepatan dengan hari minggu.


''Bagaimana persiapannya ma?''tanya Kevin.


''Semuanya sudah beres kak,tinggal menunggu masakannya matang saja.''sahut mama.''Sifa sama twins mana?''tanya mama Iren lagi.


''Masih di atas ma.''jawab Kevin.


''Twins mana kak?''tanya Kania yang tiba-tiba menghampiri mereka berdua.


''Di atas Kan.''sahut Kevin.''Eith mau kemana kamu?''tanya Kevin yang melihat Kania yang hendak melenggang pergi.


''Mau ke twins kak.''sahut Kania lalu pergi begitu saja menuju ke kamar kakaknya.


*****


Cklek


''Hai ponakan mami...''sapa Kania begitu masuk ke kamar sang kakak dan mendapati baby twins di sana.


''Hai mami...''sahut Sifa yang menirukan suara anak kecil mewakili baby twins.


''Lagi ngapain sih?''tanya Kania.''Betah bener di kamar.''sambungnya lagi yang membuat Sifa tersenyum.


''Tadinya mau turun bareng daddy tapi si twins minta n***n dulu mami.''sahut Sifa.

__ADS_1


''Turun yuk kak.''ajak Kania.


''Ayo tapi kamu bantu gendong salah satu dari mereka ya.''pinta Sifa.


''Ok kak,aku gendong si cantik.''sahut Kania lalu mulai menggendong Kirana.''Sini-sini cantik sama mami...''kata Kania.


Tap


Tap


Tap


''Itu si twins...''tunjuk mama Iren saat melihat Sifa dan Kania turun.


''Sini-sini sama nenek sayang...''kata ibu Dewi mengulurkan tangannya kearah Sifa.


''Biasa lagi sibuk main sama para sepupunya.''sahut Kevin.


''Tolong panggilin kesini dong mas...aku kangen ni sama Kendra.''pinta Sifa.''Mumpung baby twins sama ibu dan Kania.''lanjutnya.


Sebenarnya ada perasaan sedih di hati Sifa karena dia tidak bisa sepenuhnya bersama Kendra karena harus mengurus baby twins.


''Baiklah,aku panggil dulu.''kata Kevin sambil menampilkan senyum manisnya.


*****


''Mommy...''seru Kendra.

__ADS_1


''Sini sayang...''kata Sifa sambil merentangkan kedua tangannya.


''Uhh sayang kakak Kendra.''ucap Sifa saat si bocah sudah dalam pelukannya.


''Kendra juga sayang banyak-banyak sama mommy.''sahut Kendra.


''Maaf ya kak...beberapa hari ini mommy jadi jarang sama kakak.''kata Sifa.


''Kan mommy lagi jagain adek bayi.''kata Kendra.''Kendrakan udah besar...udah jadi kakak.''sambungnya yang membuat semuanya tersenyum bangga.


''Iya Kendra sekarang sudah jadi kakak...kakak Kendra.''sahut Sifa.''Seperti Boby dan kakak Arka.''sambung Sifa.


''Iyah.''kata Kendra yang membuat Sifa gemas dan menciumnya berkali-kali sampai puas sehingga membuat Kendra kegelian dan meminta sang mommy menghentikan aksinya itu.


''Mau kemana ma?''tanya Putri yang melihat tiba-tiba mama mertuanya berdiri.


''Mau cek makanan bentar.''sahut mama Iren.


''Kuenya ma?''tanya Kemal.


''O iya kan belum dikirim ya...''kata mana Iren yang baru ingat tentang kue-kue yang di pesannya.''Put,tolong kamu telponin bakerynya dong...tanyain kok sampai jam segini belum di anter tu kue-kue.''pinta mama Iren.


''Iya mama.''sahut Putri lalu mengambil ponselnya di meja.


''Memangnya pesen dimana ma?''tanya Kevin.


''Biasa di toko kue langganan keluarga kita Vin.''jawab mama Iren lalu melenggang pergi menuju ke dapur yang letaknya di belakang...atau lebih sering di sebut dengan dapur kotor...dapur kotor di kediaman Wijaya sengaja di buat sangat luas agar bisa di gunakan kalau ada acara seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2