Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
136.Bab 135


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Tok


Tok


Tok


Baru saja pintu kamar di tutup sudah ada saja yang mengetuk pintu kamar Sifa.


Cklek


''Dek,ini tas milik Kevin tadi di kasih supirnya.''kata Arman yang menenteng satu koper pakaian kecil.


''O iya terimakasih ya kak.''ucap Sifa.


''Kakak ke kamar dulu mau istirahat,kalian juga istirahat.''kata Arman lalu pergi dari sana.

__ADS_1


''Ini tas kamu kan dad?''tanya Sifa.


''Iya bener yank.''jawab Kevin.''La tadi siapa yang anter?''tanya Kevin.


''Kak Arman katanya di kasih sama supir kamu.''jawab Sifa.''Kamu mandi dulu gih dad,aku mau beresin ini dulu.''kata Sifa yang memulai aktifitasnya membersihkan segala riasan di wajahnya.


Setelah Kevin selesai mandi kini giliran Sifa untuk membersihkan tubuhnya.Saat ini Kevin hanya menggunakan celana pendek serta kaus biasa lengan pendek.


Sambil menunggu istrinya,Kevin pun mendudukkan dirinya di ranjang dengan kaki berselonjor serta punggung yang bersandar di kepala ranjang,tak lupa dengan tangannya yang sudah memegang ponsel.


''Sibuk amat dad.''tegur Sifa yang sudah berada di dekat ranjang miliknya.


''Lagi sibuk ya dad...sampai gak sadar gitu kalau sudah ada kau disini.''kata Sifa.


''Ini lagi lihat pergerakan saham perusahaan aja dan juga ada beberapa email dari Leo yang harus aku cek.''jawab Kevin.


''Huft...begini amat nikah sama pengusaha kaya...baru aja ijab,belum ada juga sehati nikah sudah di selingkuhin aja.''kata Sifa sambil memberengut.

__ADS_1


''Eh aku gak selingkuh ya yank.''bantah Kevin.


''La itu apa?''tunjuk Sifa yang Kevin sama sekali belum mengerti.''Kamu sudah diselingkuhi aku sama ponsel juga kerjaan kamu.''lanjutnya.


''Ya ampun sayangku...maaf ya aku gak bermaksud kayak gitu kok.''kata Kevin.''Sini...''panggil Kevin dengan isyarat tangan agar Sifa mendekat ke arahnya.


Begitu Sifa mendekat Kevin langsung saja menarik tangan kekasih halalnya,sehingga membuat Sifa tersentak kaget dengan ulah suaminya itu,alhasil tubuh Sifa jatuh di pelukan Kevin,lebih tepatnya di atas tubuh Kevin yang sedang duduk bersandar.


Mata mereka dalam seperkian detik saling menatap...menyelami rasa cinta yang terpancar di dalamnya...mendekat dan semakin mendekat hingga hembusan nafas keduanya pun begitu terasa di wajah mereka...begitu hidung saling bersentuh Sifa dengan refleks menutup kedua mata indahnya sampai akhirnya kedua bibir mereka pun saling bersentuhan.


Diam...untuk sesaat Kevin mendiamkan bibirnya tapi lama kelamaan bibir itu mulai bergerak...bergerak pelan mengecupnya berkali-kali...menyes*p dengan lembut lalu mel***tnya dengan pelan,bergerak dan terus bergerak hingga dia menerobos masuk untuk mengabsen semua yang ada di dalam sana,sedangkan Sifa dia hanya diam menikmati tanpa bergerak...mau membalas apa yang di lakukan Kevin dia belum terbiasa dan tak tau harus bagaimana karena ini adalah pengalaman yang pertama buatnya.


Hingga mau tak mau Sifa harus memukul dada Kevin begitu merasa pasokan oksigen didalam rongga paru-parunya semakin menipis.


''Uhuk...uhuk..''batuk Sifa begitu orangutan mereka berdua terlepas.


''Hah...hah...uhuk...uhuk...''batuknya lagi.

__ADS_1


Sifa meraup banyak-banyak oksigen untuk mengisi paru-parunya kembali.


''Sudah?''tanya Kevin lalu dia mendekatkan kembali wajahnya.''Bernapas sayang...jangan lupa bernapas...''peringatnya lalu memulai lagi aktivisai yang sama seperti tadi,sepertinya mantan duren itu bakal menjadi kecanduan dengan manisnya bibir sang istri.


__ADS_2