Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
301.Bab 300


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Di kamar kevin dan keluarga kecilnya menikmati makan malam dengan hikmat,setelah itu mereka lanjutkan dengan canda tawa.


Kevin pun sangat bersyukur akan hal itu,karena sang istri juga sudah tidak murung lagi berkat kehadiran anak-anak mereka.


Sedangkan di ruang makan bawah tak seperti yang ada di kamar Kevin.


''Ini ni gara-gara kamu Kan,kak Kevin jadi makan di kamar bersama keluarganya.''kata Kemal.


''Yah.''tegur Putri.


''Biarin aja bun,memang kenyataannya begitu kan.''sahut Kemal.


''Sudah-sudah sebaiknya kita makan malam dulu.''lerai papa Adi.


Mereka semua pun makan dalam diam.


*****


Tok


Tok


Sedari tadi Kania sudah memutuskan untuk menemui kakak dan kakak iparnya di kamar seusai makan malam.


Cklek

__ADS_1


''Ada apa?''tanya Kevin.


''Kak aku mau bicara dengan kak Sifa.''kata Kania.


''Besok saja.''jawab Kevin lalu menutup pintu kamarnya.


Bukan tanpa alasan Kevin melakukan itu,dia hanya tak ingin kalau senyum yang sudah tercetak di bibir istrinya saat ini hilang akibat bertemu dengan Kania.


''Siapa dad?''tanya Sifa.


''Bukan siapa-siapa mom.''jawab Kevin yang membuat Sifa sedikit curiga namun dia tak menanyakan atau mempermasalahkan hal itu.


*****


Lagi dan lagi pagi ini Kevin sarapan di kamarnya bersama anak dan istrinya...merwka benar-benar menikmati moments kebersamaan mereka.


''Masih gak makan bareng ma?''tanya Kemal.


''Liburan yang tak sesuai harapan.''kata Putri.


''Iya dan ini semua gara-gara mulut cabe kamu Kan.'' sentak Kemal.


Sedangkan Kania hanya bisa menundukkan kepalanya,tapi apa daya nasi sudah menjadi bubur...menyesal pun sudah tak ada guna.


Padahal beberapa kali dia berniat ingin menemui kakak iparnya tapi apa daya sang kakak sama sekali tak memberinya celah.


Mungkin benar yang di katakan suaminya bahwa kakaknya Kevin bukan tanpa maksud melakukan itu tapi pasti karena rasa takut dan khawatir di hatinya kalau sang adik bakal membuat istrinya terluka lagi dan kalau sampai itu terjadi maka sudah dapat di pastikan bahwa Kevin pasti tak akan bisa mengontrol emosinya.

__ADS_1


Setiap keluarga Kevin membicarakan tentang anak dan menantunya,maka keluarga Sifa juga Nana memilih untuk diam saja tak menyahut karena takut kalau sekali saja mereka buka mulut akan semakin memperkeruh suasana.


*****


''Bagaimana kalau hari ini kita jalan-jalan...setuju?''usul Kevin pada anak dan istrinya,karena tidak lucukan kalau sudah jauh-jauh datang ke sana malah mereka hanya diam saja di kamar atau di dalam vila.


''Setuju!''seru ketiga anak Kevin dan Sifa.


''Kalau kamu gimana mom?''tanya Kevin.


''Aku juga setuju.''sahut Sifa.''Lagian juga kasihan sama anak-anak kalau kita hanya diam di vila saja.''sambungnya lagi.


''Oke karena semua setuju jadi lebih baik sekarang kita bersiap.''perintah Kevin.


''Siap dad.''sahut mereka bertiga lagi.


Setelah selesai Kevin dan rombongan keluarga kecilnya plus Mirna turun kebawah untuk pergi dan bertepatan mereka turun,seluruh anggota keluarga yang lain sedang berada di ruang keluarga.


''Kalian mau kemana?''tanya mama Iren yang pertama kali melihat.


''Mau keluar.''sahut Kevin.


''Honey,sekarang waktunya kamu minta maaf sama kak Sifa,mumpung ketemu dan ada kesempatan.''bisik Chiko pada Kania.


''He'em.''jawab Kania.''Kak.''panggil Kania.


''Hem.''sahut Kevin acuh tak acuh.

__ADS_1


''Bolehkah aku bicara dengan kak Sifa sebentar saja?''tanyanya minta ijin.


''Silahkan tapi di sini saja.''kata Kevin.


__ADS_2