Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
168.Bab 168


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


''Belum selesai dad?''tanya sifa ketika keluar dari kamar mandi melihat sang suami yang masih dalam posisi semula setelah masuk ke kamar tadi.


''Dikit lagi yank.''sahut Kevin tanpa mengindahkan pandangannya.


''Aku ke kamar Arka dulu dad...mau ngecek Kendra sekalian bawain minum untuknya.''kata Sifa.


''He'em.''jawab Kevin yang masih tak menatap laptop di depannya.


*****


''Dek...''panggil Nia saat Sifa berada di dapur.


''Eh kak.''sahut Sifa.


''Belum tidur?terus ngapain di dapur?''tanyanya.


''Mau ambil minum buat mas Kevin kak sekalian ambilin buat Kendra juga.''jawab Sifa.''Kakak sendiri ngapain ke dapur?''tanyanya.


''Nih mau ambil minum juga.''jawabnya.


''Kalau gitu aku duluan ya kak.''pamit Sifa.

__ADS_1


''He'em.''jawab Nia.


Cklek


Sifa membuka pelan pintu kamar Arka,takut kalau nanti ada yang di dalam sudah tertidur sehingga bisa merasa kaget.


''Sudah pada tidur rupanya.''gumam Sifa.


Diletakkannya secara pelan botol minum serta gelas yang dibawanya di atas nakas di samping tempat tidur.


Cup


''Selamat malam putra mommy.''katanya begitu mengecup kening sang putra.


Cup


''Selamat malam para jagoan...''lirihnya lagi lalu keluar dari kamar kedua jagoan.


*****


Cklek


''Belum selesai juga dad?''tanya Sifa yang masih melihat sang suami duduk di tempat yang sama.

__ADS_1


''Belum yank,sebentar lagi.''sahutnya.


''Dikit lagi,sebentar lagi.''kata Sifa ngedumel.


''Kamu bicara apa yank?''tanya Kevin yang tak begitu jelas mendengar ucapan sang istri.


''Apa?orang aku gak ngomong apa-apa kok.''kata Sifa sambil meletakkan minuman yang di bawanya do atas nakas.''Aku mau tidur dulu dad...ngantuk.''katanya kemudian.


''He'em.''jawab Kevin yang membuat Sifa memberengut kesal.''O iya Kendra gimana yank?''tanya Kevin mengenai sang putra.


''Sudah tidur dia.''sahut Sifa lalu mulai membaringkan tubuhnya di tempat tidur.''Ya paling tidak dia tau waktulah dad...waktunya istirahat ya istirahat gak melakukan yang lainnya.''sindir Sifa baru setelahnya dia memejamkan kedua matanya.


Kevin yang merasa tersindir dengan ucapan sang istri langsung saja cepat-cepat menyelesaikan pekerjaannya lalu ikut naik dan berbaring di tempat tidur tepatnya di samping Sifa.


Sifa yang merasakan pergerakan di sampingnya tetap berusaha untuk memejamkan kedua matanya.


''Sayang...''panggil Kevin sambil melingkarkan salah satu tangannya di pinggang Sifa.''Mommy sayang.''panggilnya lagi dengan selembut mungkin.''Aku tau kamu belum tidur yank...''lanjut Kevin karena Sifa sama sekali tak bergeming menanggapinya.''Jangan marah dong...''bujuknya lagi namun tetap di acuhkan oleh Sifa.


Karena merasa tak di respon akhirnya Kevin mulai melancarkan aksinya...di mulainya dengan memberikan kecupan-kecupan basah di pundak serta leher Sifa,bahkan telinganya pun tak lolos dari aksi Kevin.


Jangan lupakan dengan tangannya yang sudah bergerilya kemana-mana...semua tak luput dari sentuhan sensualnya.


Lama-kelamaan semakin merangsang sehingga Sifa sudah tidak sanggup lagi untuk menahan suara lacnutnya...yaitu suara *******-******* indah yang langsung meluncur dari bibirnya dan hal itu membuat senyum menyeringai muncul di bibir Kevin dan membuatnya lebih bersemangat untuk melakukan hal yang lebih.

__ADS_1


Di genggam dan di re**snya dua buah yang sudah menjadi candunya itu...membuat sang empunya semakin mend***h tak karuan...sehingga terjadilah sesuatu yang harus terjadi karena mereka berdua sudah sama-sama di kuasai oleh hasrat yang menggebu serta gairah yang berkobar.


__ADS_2