
❤️ Happy Reading ❤️
Setelah dua hari berlalu dan kebetulan besok adalah tanggal merah jadi malam ini Sifa dan Kevin mempunyai rencana untuk berbicara dengan Kendra...memberitahunya tentang kebenaran yang ada dan tentu saja dengan pemilihan kata-kata yang tepat,karena Kevin dan Sifa tak mau menunda-nunda lagi sebab semua itu hanyalah bagikan sebuah bom waktu yang pasti ada masanya akan meledak juga.
Tok
Tok
Tok
''Masuk.''seru Kendra dari dalam kamarnya.
Cklek
''Assalamualaikum sayang.''salam dari Sifa juga Kevin.
''Wa'alaikumsalam.''sahut Kendra.''Sini mom...dad.''kata Kendra yang sedang duduk di depan layar monitor...entah apa yang sedang di kerjakan anak itu dengan laptopnya.
''Sedang ngapain sayang?''tanya Sifa.''Sibuk ya?''tanya Sifa lagi.
''Enggak kok mom.''sahut Kendra Lalau mematikan laptopnya.
''Emm sini sayang...ada yang ingin mommy sama daddy bicarain sama kakak.''kata Sifa sambil menepuk tempat kosong antara dirinya dan suami.
''Ada apa?''tanya Kendra penasaran karena tak biasa-biasanya kedua tangannya seperti ini.
__ADS_1
''Ehm...ada yang mau mommy dan daddy sampaiin ke kakak tapi kakak gak boleh marah ya...dan gak boleh menyela omongan mommy dan daddy juga ya sayang .''kata Sifa.
''Iya mom.''jawab Kendra.
''Tapi sebelumnya mommy mau tanya dulu...kalau seandainya ibu kakak datang dan mau ketemu sama kakak...kakak gimana?''tanya Sifa dengan hati-hati.
''Ehm gak tau mom.''jawab Kendra.''Kenapa tiba-tiba mommy tanya ini sama kakak?''tanyanya.
''Jadi gini kak...kakak tau tante yang kakak tabrak waktu itu?yang kemarin kita ketemu?''tanya Sifa.
''Iya mom...Tante Nana kan?''kata Kendra dengan nada tanya.
''Iya bener sayang.''jawab Sifa.''Bagaimana kalau ternyata tante Nana itu ibunya kakak?''tanya Sifa.
''Iya tante Nana itu sebenarnya adalah ibu kandung kakak...yang dulu istrinya daddy.''kata Kevin.
''Tapi kenapa dia tega ninggalin Kendra dan daddy mom?dan kenapa sekarang dia kembali lagi?''seru Kendra.''Dimana dia saat Kendra dulu butuh dia?kenapa setelah kita bahagia dia kesini?''tanya Kendra bertubi-tubi.''Kendra gak mau ketemu dia lagi mom...dia bukan ibunya Kendra.''katanya dengan menggebu dan tentu saja terselip rasa amarah serta kecewa dan kesedihan di dalamnya.
Tak kuasa mendengar kata sang putra di tambah lagi melihatnya sampai meneteskan air mata membuat Sifa langsung memeluk tubuh bocah tampan itu karena jujur hatinya jauh lebih sakit melihat bagaimana sang putra saat ini.
''Sayang...dengerin mommy.''kata Sifa berusaha setenang dan sekuat mungkin.''Ibu kakak sangat menyesal dan merasa bersalah karena sudah ninggalin kakak waktu itu...ibu kakak juga ingin meminta maaf atas segala kesalahannya yang dulu.''kata Sifa.
''Tapi...''sela Kendra.
''Dengerin mommy dulu.''potong Sifa.''Semua orang itu tak pernah luput dari salah sayang...begitu juga mommy,Daddy bahkan kakak juga dan kita gak boleh melihat hanya dari kesalahannya itu sayang tapi lihatlah bagaimana orang itu menyesal serta mau memperbaiki segalanya dan mau meminta maaf.''tutur Sifa.''Kita harus bisa memaafkannya dan tak boleh menyimpan dendam...karena dendam hanya akan merusak hati kita.''sambungnya.''Allah yang Maha Kuasa saja masih mau memaafkan hambanya yang berbuat salah apalagi kita sayang yang tidak ada apa-apanya dariNya...kita harus berusaha untuk memaafkan.''lanjutnya lagi.
__ADS_1
''Kami tau kakak kecewa...sedih...marah...tapi kita harus berusaha untuk mengikhlaskannya...anggap saja kakak sedang ujian dan kakak lalu bisa melewati ini semua dengan memaafkan maka kakak akan lulus ujiannya.''kata Kevin.
''Dengar sayang...seburuk-buruknya dia tetaplah ibu kandung kakak...tempat dimana surganya kakak.''tutur Sifa.
''Tapi kakak gak mau tinggal sama dia...kakak mau sama mommy,Daddy.''lirihnya.
''Tentu saja sayang dan tak akan ada yang bisa ngambil kamu dari mommy dan daddy.''jawab Kevin.
''Kita harus ambil hikmah dari kejadian ini semua sayang.''sahut Sifa.''Dan mommy juga sangat berterimakasih sama ibunya kakak.''sambungnya lagi.
''Kok?''tanya Kendra.
''Iya karena dia sudah melahirkan malaikat kecil ini.''jawab Sifa sambil menoel hidung Kendra dengan ibu jari kanannya.''Juga mommy berterimakasih karena dia sudah ninggalin kamu sama daddy,jadinya kalian bisa ketemu sama mommy dan kita bisa sama-sama sampai sekarang.''lanjutnya lagi.
''Iya mommy benar.''kata Kendra.
''Jadi kakak maukan ketemu lagi?''tanya Sifa dan di angguki oleh Kendra.''Anak ganteng mommy ini maukan maafin ibunya?''tanyanya lagi.
''Iya mom.''jawab Kendra.
''Pinternya.''puji Sifa.''Mommy dan daddy bangga sama kamu sayang.''sambungnya lagi.''Bagaimana kalau malam ini kita tidur bertiga?''usul Sifa.
''Boleh juga itu mom.''sahut Kevin.
Masalah Kendra selesai dan tak sesulit seperti yang semula ada di pikiran Sifa serta Kevin dan alhasil malam ini mereka tidur bertiga di kamar Kendra.
__ADS_1