
❤️ Happy Reading ❤️
Orangtua Siska cukup tercengang dengan semua kejadian yang baru saja terjadi ini...besannya sampai menampar putranya sendiri yang notabene sekarang menjadi menantunya itu...
''Ini semua gara-gara keponakan kamu itu...''kesal mamanya Siska pada sang suami.
''Ma...sudahlah jangan marah-marah terus...''kata papanya Siska.
''Kalau tidak ada Sifa...semua ini tak akan terjadi.''seru mama Siska.
''Mama benar pa...semua ini gara-gara Sifa.''timpal Siska.''Pesta resepsi pernikahanku yang harusnya megah dan meriah serta memberi kesan tersendiri untuk di kenang selama hidupku harus hancur berantakan karenanya.''kata Siska dengan berapi-api.
''Cukup Siska.''bentak Erik yang semakin tampah kesal serta pusing kerena ocehannya Siska.
''Kamu kok jadi bentak aku sih sayang...''kata Siska tidak terima.
''Kalau saja kamu diam dan tidak bikin gara-gara dengan Sifa...semua ini tak akan terjadi...semuanya akan berjalan sebagaimana mestinya...''hardik Erik.
''Oh jadi kamu nyalahin aku...iya...?!''ujar Siska.''Atau jangan-jangan kamu masih ada rasa sama dia selama ini...''katanya lagi.
__ADS_1
''Kamu ini ngomong apa...?''kata Erik jengah.
''Cukup-cukup...hari ini adalah hari pernikahan kalian...belum ada 24 jam kalian menikah malah sudah bertengkar kayak gini.''bentak mamanya Siska yang membuat Erik serta Siska terdiam.
''Kamu inget ya Siska...kamu besok harus ikut aku menemui Sifa dan calon suaminya untuk meminta maaf.''tegas Erik lalu pergi berlalu dari sana.
''Awas kamu Sifa...aku akan membalasmu.''geram Siska lalu pergi menyusul Erik.
Orangtua Siska pun langsung pergi dari sana untuk pulang kerumah.
*****
''Terus apa yang mau kamu lakukan pada mereka nak Kevin?apa kamu tidak ingin merubah keputusanmu?''tanya ayah Harun.
''Seperti yang kalian dengar tadi dan itu sudah mutlak.''jawab Kevin.
''Mas,apa itu gak keterlaluan dan berlebihan?''tanya Sifa.
''Ini esnya.''kata Nia sambil menyodorkan satu baskom kecil berisi es.
__ADS_1
''Sini biar aku saja yang kompres.''kata Kevin.
''Gak usah mas...aku bisa sendiri.''bantah Sifa.
''Gak usah ngeyel.''tegas Kevin lalu mulai mengompres.
''Mas kamu belum jawab perkataanku tadi lo...''protes Sifa.
''Gak langsung aku bikin bangkrut saja sudah untung.''ketus Kevin.''Aku paling gak suka sama orang yang seenaknya sendiri...yang gak bisa menghargai orang lain terlebih dia sudah berani menyinggung anggota keluarga Wijaya.''lanjutnya dengan serius.
''Tapikan mas...''kata Sifa.
''Dari tadi kamu kok seakan belain mereka...atau jangan-jangan kamu masih cinta sama mantan kamu itu.''tuduh Kevin.
''Eh bukan gitu mas...''kata Sifa cepat.
''Terus...''kata Kevin.
''Aku cuma gak mau orang yang gak bersalah di sini kena imbasnya.''kata Sifa.''Coba kamu pikir berapa keluarga yang terancam putus rezekinya bila sampai perusahaan mereka bangkrut...dan orangtua Erik serta kakaknya...mereka sangat baik mas sama aku...aku gak enak juga sama mereka...dan aku gak mau kalau sampai aku juga kamu menjadi golongan orang-orang yang egois dan tak berperasaan.''imbuhnya.
__ADS_1
''Baiklah akan aku pikirkan dan kita lihat dulu apa yang akan mereka lakukan...baru aku akan mengambil tindakan tegas yang sudah tidak bisa di ganggu gugat lagi.''tutur Kevin.