Malaikat Kecilku

Malaikat Kecilku
275.Bab 274


__ADS_3

❤️ Happy Reading ❤️


Begitu selesai dengan urusan ena-enanya di kamar mandi,Kevin dan Sifa mengeringkan rambutnya setelah mereka berdua mandi besar.


Mereka berdua kini jalan beriringan guna untuk melaksanakan ibadah sholat magrib dan sholat isya berjamaah di mushola yang ada di belakang mensionnya.


''Mommy...Daddy.''seru Kirana saat melihat kedua orangtuanya keluar dari dalam lift.


''Iya sayang.''sahut Kevin.''Ough princessnya Daddy...cantik banget sih...solehah lagi.''sambungnya lagi setelah membawa tubuh sang putri dalam gendongannya.


''Sudah ayo sekarang kita segera ke mushola...sebentar lagi waktu sholat magrib tiba.''ajak papa Adi.


Papa Adi dan mama Iren jalan lebih dahulu dan baru di susul oleh Kevin dan Sifa beserta ketiga anak mereka.


Kirana yang masih setia di dalam gendongan daddynya,sedangkan Kenan dan Kendra di gandeng oleh Sifa dengan sang mommy yang berada di tengah-tengah bocah-bocah tampan itu.


*****


Setelah sholat...bertawakal serta berserah diri pada sang pencipta dan tak lupa pula mengungkapkan segala keluh kesah pada Yang Maha Kuasa...membuat hati,perasaan serta pikiran Kevin merasa lebih baik,ada sebuah kelegaan yang dia rasakan bahkan diapun lebih tenang sekarang.


''Maaf tuan...nyonya...''kata salah satu pelayan yang non muslim.


''Iya ada apa?''tanya Kevin.


''Itu tuan Kemal beserta anak dan istrinya sudah datang.''katanya memberi tahu.''Dan nyonya Kania bersama suami serta putrinya juga sudah tiba.''sambungnya lagi.


''Baiklah suruh mereka langsung menuju ke ruang makan dan katakan bahwa kami akan segera kesana.''kata Kevin.


''Baik tuan.''katanya dengan patuh.


''Bagaimana nanti aku mengatakan pada mereka?''tanya Kevin yang memang mereka saat ini hanya berdua.


Karena semua yang tadi ikut sholat berjamaah bersama mereka sudah pergi satu per satu termasuk papa Adi,mama Iren dan anak-anak.

__ADS_1


Mereka keluar saat Kevin dan Sifa masih berdzikir.


''Bicaralah pelan-pelan agar mereka tak terkejut dan katakan semuanya.''saran Sifa.


Kenapa Sifa berkata seperti itu,karena bagaimanapun keluarga Kevin berhak tau karena mereka juga ikut andil dalam merawat Kendra selama ini terlebih saat dirinya belum bertemu dengan bocah menggemaskan yang semakin hari semakin tampan saja.


''Ayo sekarang kita temui mereka dulu.''ajak Sifa.


''Baiklah ayo.''sahut Kevin.


*****


''Assalamualaikum.''ucap salam dari Sifa juga Kevin yang baru saja masuk kedalam mension utama.


''Wa'alaikumsalam.''jawab semuanya yang dulunya Aling bercengkrama serta berbincang.


''Ada apa kak...tumben ni ngajakin kita makan malam padahal bukan akhir pekan?''tanya si bungsu to the poin.


''Eh lebih baik kita makan malam dulu yuk...''ajak Sifa dengan memotong kata-kata Kevin.


''Baiklah.''kata Kemal.''Kebetulan semua cacing yang ada di perut aku sudah pada demo ni minta jatah.''seru kemal yang sebenarnya merasa ada yang tidak beres dengan kakak serta kakak iparnya itu,karena tak biasa-biasanya kakak iparnya itu memotong kata-kata suaminya.


''Bener tu...papa juga sudah lapar.''sambung papa Adi.


Akhirnya mereka berjalan kearah ruang makan dengan jendela besar yang ada di sana sengaja di buka dan satu hal lagi...di sebelah meja makan yang di sisi dekat jendela itu sudah tertata tempat makan yang sengaja di buat lesehan.


Mereka kemudian memulai makan malamnya.


''Emmm enak banget...ini pasti masakan kakak ipar.''puji Kania.


''Kalau enak nambah lagi ya Kan.''kata Sifa menanggapi.


''Waduh jangan dong kak...bisa gemuk aku entar.''sahut Kania yang membuat semuanya geleng-geleng kepala.

__ADS_1


*****


''Mirna.''panggil Kevin.


''Iya tuan.''sahut Mina sambil jalan tergopoh-gopoh.


''Tolong bawa anak-anak ya...ajak mereka main.''kata Kevin memberi tahu maksudnya.


''O iya mir,kamu juga bisa minta tolong sama yang lain ya untuk menjaga mereka.''sambung Sifa.


''Baik tuan...nyonya.''sahut Mirna.


''Tumben kak sampai anak-anak di minta pergi?''tanya Kania setelah anak-anak pergi dari sana bersama Mirna.


''Iya kak...ada apa sebenarnya.''sambung Kemal.


''Kamu ada masalah nak?''tanya papa Adi dengan raut wajah khawatirnya.


''Ehem...''dehem Kevin.''Huft...''dia kemudian menghela nafasnya panjang.


Tak lupa dengan Sifa yang tangannya menggenggam sebelah tangan Kevin yang ada di dekatnya untuk memberi ketenangan serta kekuatan pada suaminya


''Ada sesuatu yang ingi aku sampaikan pada kalian.''kata Kevin.''Dan aku harap kalian tidak kaget serta emosi setelah mendengarnya.''sambung Kevin lagi yang membuat seluruh anggota keluarganya saling tatap seolah-olah mereka bertanya dengan tatapan mata mereka ''Sebenarnya ada masalah apa ini"...begitulah kira-kira arti sorot mata mereka.


''Tadi saat aku jalan-jalan bersama anak-anak serta mommynya anak-anak ke mall,tak sengaja Kendra menabrak seorang wanita di sana.''kata Kevin yang memulai ceritanya.


''Terus apa wanita itu terluka kak?''tanya Kemal.


''Enggak.''jawab Kevin.''Tapi aku yakin kalian akan ikut terkejut dengan siapa wanita yang telah di tabrak Kendra itu.''lanjutnya lagi.


''Atau dia merasa tidak terima?''tanya Kania.


''Bukan...bukan begitu.''sanggah Kevin.

__ADS_1


__ADS_2