
❤️ Happy Reading ❤️
''Kendra minta maaf mom.''ucap Kendra yang membuat Sifa bingung dan langsung melihat semua orang yang ada di sana seolah minta penjelasan.
''Kenapa sayang?kok kamu minta maaf sama mommy nak?''tanya Sifa.''Kendrakan gak ada salah apa-apa sama mommy nak.''kata Sifa lagi.
''Kendra salah mom.''kata Kendra setelah tadi menggelengkan kepalanya mendengar kata-kata sang mommy.''Kalau saja mommy gak ikut Kendra ke sekolah...mommy gak bakal kayak gini.''lirihnya.
''Ya ampun sayang...ini bukan salah kamu.''kata Sifa yang kemudian menangkup kedua pipi Kendra dengan kedua tangannya.''Lihat mommy sayang...dan dengerin apa kata mommy.''intruksi Sifa setelah mendongakkan wajah sang putra yang sejak tadi menunduk agar menghadapnya.''Dengerin sayang...ini sudah takdir dari Allah dan juga atas ijin serta kehendakNya...jadi mau mommy antar Kendra atau enggak kalau memang jalannya mommy harus kecelakaan ya kecelakaan aja...gak ada hubungan serta sangkut pautnya sama kamu sayang.''terang Sifa.''Jadi stop buat nyalahin diri kamu sendiri sayang atau mommy akan marah sama kamu.''kata Sifa lagi.''Lagian mommy juga gak apa-apa kok sayang...dan mungkin dengan begini Allah ingin mommy buat beristirahat.''sambungnya lagi.
Namun walaupun begitu Kendra masih tetap diam.
''Sudah dong sayang...jangan diem gitu.''bujuk Sifa.''Huh mommy jadi sedih ni Kendra cuma diem aja hiks.''kata Sifa yang masih berusaha membuat Kendra tak menyalahkan dirinya.
''Mom,jangan nangis.''kata Kendra.
''Kalau Kendra mau mommy gak nangis maka Kendra harus memberi mommy sebuah senyuman...jadi mana senyumnya.''kata Sifa lagi dan Kendra pun tersenyum karena tak ingin membuat sang mommy sedih.
__ADS_1
''Good boy...sini cium dulu.''seru Sifa lalu mencium Kendra yang sedang mendekat padanya.
*****
Tiga hari Sifa harus di rawat inap di rumah sakit dan saat ini waktunya untuk pulang.
''Kok masih cemberut aja sih mom.''kata Kevin dengan wajah frustasinya.
Ya sejak kemarin sore Sifa sangatlah jengkel dengan suami tampannya itu.
Cklek
''Assalamualaikum.''
''Wa'alaikumsalam.''
''Kenapa tu muka dek...di tekuk aja?''tanya Arman yang datang bersama dengan Nia.
__ADS_1
Arman yang tak mendapatkan jawaban sepatah kata pun dari sang adik,kini mengalihkan pandangannya pada Kevin.
''Sebenarnya ini ada apa sih Vin?''tanya Arman.
''Itu kak sebenarnya...''kata Kevin.
''Sebenarnya aku sudah boleh pulang dari kemarin tapi adik ipar Abang itu menolak dan menahanku sampai sekarang di sini.''potong Sifa.
''Aku cuma ingin kamu mendapatkan perawatan agar benar-benar pulih mom.''sanggah Kevin.
''Kamu dengar ya dad...sebagus-bagusnya ruangan rumah sakit ini tapi lebih bagus serta nyaman istirahat dirumah.''jawab Sifa.''Kamu gak tau dan gak ngerti si dad bagaimana perasaanku.''kata Sifa lagi.''Aku itu bener-bener merindukan baby twins.''lirihnya.
''Ma...maafkan aku sayang...aku pikir.''kata Kevin terpOtong.''Huft baiklah sekarang kita pulang ya...''kata Kevin yang mendapat anggukan kepala dari Sifa.''Kamu tunggu disini dulu ya aku mau urus segala administrasinya.''kata Kevin.
Walaupun mereka adalah pemilik rumah sakit namun mereka tetap membayarnya.
Begitupun di restoran miliknya atau mall miliknya dia akan selalu membayarnya karena dia tidak mau seenaknya meskipun dialah pemiliknya.
__ADS_1